banner iklan

Apa Itu Cloud Kitchen serta Konsep dan Manfaatnya dalam Bisnis Kuliner

apa_itu_cloud_kitchen_serta_konsep_dan_manfaatnya_dalam_bisnis_kuliner_1000

Bisnis kuliner makin hari makin digemari orang. Bukan hanya para pebisnis tapi juga para artis hingga politikus. Namun, apakah Anda sadar kalau memulai usaha kuliner tak semudah yang dibayangkan? Banyak restoran yang baru saja buka dan tutup beberapa bulan kemudian. Oleh karena itu, kini muncul sebuah konsep restoran yang semakin inovatif. Konsep ini ‘katanya’ mampu menekan biaya operasional dan mulai muncul menjadi trend bernama Cloud Kitchen. Wah, sebenarnya apa sih Cloud Kitchen? Apa saja sih kelebihan atau manfaat yang ditawarkan? Berikut ini adalah ulasan lengkapnya tentang Cloud Kitchen!

Apa itu Cloud Kitchen?

Ghost Kitchen atau yang juga dikenal dengan Cloud Kitchen adalah restoran yang menawarkan fasilitas delivery saja. Di sini, Anda tidak bisa makan di tempat karena restorannya khusus dijadikan area dapur besar. Terdapat fasilitas yang sangat lengkap dan dapat digunakan untuk memasak berbagai jenis makanan dari banyak restoran. Bisa dibilang, konsep dasar dari cloud kitchen ini adalah co-working space sebuah aula besar dengan desain yang menarik di mana Anda bekerja bersama-sama untuk mengerjakan tugas atau pekerjaan dengan teman.Dari konsep dasar tersebut, cloud kitchen juga dapat diartikan sebagai dapur kolektif yang mana terdiri dari berbagai restoran dalam satu tempat. Ketika pengunjung atau konsumen datang ke sini, mereka bisa memilih berbagai menu dengan proses pengantaran makanan yang lebih cepat dari restoran konvensional. Karena restoran berkonsep ini menawarkan fasilitas delivery langsung, maka tak sedikit dari mereka yang bekerja sama dengan transportasi online seperti Go-Food dan Grab-Food.Konsep Cloud Kitchen perlahan-lahan mulai diminati penggelut usaha kuliner dunia. Negara-negara maju seperti Amerika, Inggris, Tiongkok sampai Indonesia mulai menerima konsep restoran jenis ini. Biasanya, negara-negara dengan tingkat penggunaan delivery makanan yang tinggi cenderung akan lebih mudah menerapkan konsep Cloud Kitchen. Diperkirakan pula nanti pada tahun 2026, pasar cloud kitchen bisa mencapai US$2,63 miliar lho! Wah, fantastis banget ya!Sebenarnya, konsep restoran ini bukanlah konsep baru melainkan sudah diterapkan 15 tahun silam. Sebuah restoran bernama Rebel Foods dan Sequoia membuka sebuah bisnis bernama Faasos di Indonesia dengan menawarkan berbagai macam kuliner kebab. Bisnis ini pada saat itu hanya menawarkan jasa delivery walau tak secanggih sekarang. Alhasil, karena meningkatnya minat konsumen untuk pelayanan delivery, bisnis konsep cloud kitchen pertama itu pun terus berkembang. Sampai saat ini, Rebel Foods sudah memiliki 9 brand yang mana 70% dari pelanggan mereka tak pernah berkunjung ke toko fisiknya sama sekali.

Manfaat Cloud Kitchen untuk Bisnis

Secara garis besar, keuntungan bisnis saat menerapkan konsep Cloud Kitchen pada usahanya adalah biaya yang lebih ringan serta kemudahan dalam berekspansi. Berikut ini adalah ulasan detailnya:

  1. Biaya yang Lebih Ringan dan Efisien

Mungkin Anda sudah menyadarinya, ketika sebuah restoran hanya digunakan hanya untuk memasak tanpa fasilitas tempat makan, maka biayanya tentu akan lebih ringan dengan produktivitas lebih tinggi. Restoran mampu membuat makanan lebih banyak dengan area restoran yang mungkin tidak terlalu luas karena hanya perlu area dapur saja. Selain itu, mengingat restoran ini menggunakan konsep delivery, tambahan biaya pengantaran bisa dijadikan margin atau dengan mencari lokasi berharga sewa rendah.Restoran juga tidak perlu pusing mencari tempat atau lokasi strategis, karena semua konsumen bisa menggunakan jasa delivery. Pihak restoran tak perlu mencari lokasi dekat jalan besar, dekat kampus, atau mall seperti restoran konvensional pada umumnya. Dengan opsi demikian, tentu restoran berkonsep cloud kitchen akan menawarkan anggaran yang tak terlalu tinggi.Selain itu, restoran ini juga bisa mencari partner delivery dengan ongkos paling murah. Cara seperti ini sudah diterapkan oleh Deliveroo salah satu market leader cloud kitchen di Inggris yang mana menggunakan para freelancer untuk mengantar makanan. Mereka menggunakan sepeda dan dibayar sesuai jumlah delivery. Wah, simpel dan mudah banget ya!Masih seputar biaya yang ringan dan efisien, saat ini sudah terdapat berbagai third party yang menawarkan jasa sewa cloud kitchen. Tempat tersebut siap digunakan dengan berbagai peralatan lengkap untuk memasak aneka kuliner. Anda bisa menyewa cloud kitchen tersebut untuk beberapa saat sekaligus menilai perkembangan usaha tanpa takut rugi atas biaya pembangunan restoran atau perbaikan.

  1. Kemudahan dalam Ekspansi Bisnis

Memiliki restoran berkonsep cloud kitchen akan memudahkan untuk berekspansi khususnya ketika tempat belum digunakan 100%. Anda bisa menambahkan brand baru di restoran dengan jenis kuliner yang berbeda. Hanya perlu memanfaatkan space yang tersisa, melegakan nama brand, dan mempersiapkan satu atau beberapa pegawai Anda sudah bisa memasarkan kuliner kepada konsumen.Tak perlu khawatir bila konsumen berpikir itu adalah anak brand sebelumnya, karena mereka tidak akan sadar bila kuliner tersebut di dapur yang sama. Mengapa? Kebanyakan dari mereka akan menggunakan jasa delivery daripada datang langsung ke restoran. Itulah mengapa, Anda bisa lebih mudah dalam berekspansi tanpa harus memikirkan citra brand Anda sebelumnya.Wah, manfaatnya walau tidak banyak tapi penting banget ya? Dengan mampu menekan biaya menjadi lebih ringan sekaligus kemudahan ekspansi tentu membangun atau menyewa cloud kitchen adalah pilihan yang tepat. Namun tahukah Anda bahwa terdapat beberapa jenis cloud kitchen berdasarkan model bisnisnya?Nah, secara garis besar, cloud kitchen dapat dibedakan menjadi empat model. Yang pertama adalah cloud kitchen yang dimiliki sendiri dan menawarkan satu jenis makanan saja. Tentunya ini lebih produktif karena mampu memproduksi lebih banyak makanan dalam satu hari. Yang kedua adalah cloud kitchen yang dimiliki sendiri namun menawarkan berbagai menu lain. Jenis ini akan menawarkan jumlah kuliner yang terbatas namun sangat beragam sehingga mampu memenuhi permintaan konsumen yang juga beragam. Yang ketiga adalah cloud kitchen yang dibuat untuk disewakan. Bisnis ini mirip seperti ruko yang mana Anda sebagai penyedia tempat untuk disewakan dengan margin sebagai profit. Yang terakhir adalah cloud kitchen dengan peralatan lebih lengkap dengan maksud untuk disewakan kepada orang lain. Untuk desain atau layout ruangan, tergantung dari penyewa tempat.Nah, itu adalah ulasan mengenai restoran berkonsep cloud kitchen secara lengkap. Selain unik dan digemari, konsep ini juga menawarkan anggaran yang lebih ringan dan efisien lho! Banyak manfaat yang juga bisa didapatkan dengan bergabung atau membuat restoran jenis ini, seperti kemudahan berekspansi dan biaya operasional yang lebih murah. Semoga artikel ini bermanfaat dan membantu Anda ya!


You Might Also Like