Cara Membuat dan Contoh Laporan Keluar Masuk Barang Sederhana Perusahaan

By Ayu, 19 April 2018
Google Plus Share   Facebook Share   Linkedin Share

Seperti diketahui, perusahaan dagang adalah perusahaan yang bidang usahanya menjual barang yang dibeli tanpa mengubah bentuk dari barang tersebut. Nah, intensitas keluar masuk barang pada perusahaan ini biasanya akan sangat tinggi mengingat penjualan dan pembelian barang lah yang jadi aktivitas utamanya.


Jika sudah demikian, biasanya perusahaan membutuhkan sebuah daftar laporan keluar masuk barang. Tentu ini dibuat guna mengawal atau monitor persediaan barang yang ada pada perusahaan.


Mengelola stok barang juga dibutuhkan untuk perusahaan yang memiliki cabang. Bayangkan saja mengontrol barang dengan jumlah ribuan yang ada pada ratusan cabang tentu membutuhkan penyusunan laporan yang baik dan optimal. Selain itu, manajemen gudang juga sangat penting untuk diperhatikan.


Fatalnya, banyak perusahaan yang masih menganggap sepele manajemen persediaan barang serta penyusunan laporannya. Padahal, jika stok barang tak sesuai dengan penjualan, maka perusahaan akan mengalami kerugian.


Itu sebabnya, pada pembahasan kali ini, kita akan berbicara soal cara membuat laporan keluar masuk barang sederhana. Namun sebelum beralih pada langkahnya, ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan.


Persiapkan Data

Minta seseorang secara khusus bertanggung jawab dalam pencatatan. Orang ini harus melakukannya se-akurat mungkin. Dari sini, Anda bisa tau data dari periode sebelumnya dan akhirnya menentukan target pemasaran serta ramalan penjualan pada periode saat ini.


Buat Forecast

Forecast atau perkiraan ini dilakukan untuk mencatat jumlah persediaan yang dibutuhkan pada periode ini. Anda harus menentukannya per item.


Lakukan Pengecekan sebelum Barang Disimpan

Lakukan pengecekan sebelum barang dimasukkan ke dalam rak. Beri kode pada barang untuk mengetahui ada atau tidaknya barang yang dicatat. Dalam langkah ini, Anda bisa mengetahui barang mana yang cacat, salah produksi dan kesalahan lainnya.


Beri Kode Pada Setiap Barang

langkah ini membantu ketika akan melakukan penjualan barang. Jika pelanggan misal menanyakan stok barang dengan kode AA, maka Anda langsung tahu barang apa yang dimaksudkan pelanggan. Kode ini juga berguna untuk membantu penataan barang.


Pisahkan Stok Lama dengan yang Baru

Ini dilakukan agar memudahkan Anda dalam menghitung jumlah stok lama yang terjual dan belum terjual. Anda juga bisa mengklasifikasikan barang yang lama dan yang baru.


Lalu apa yang bisa dilakukan untuk membuat laporan keluar masuk barang?

Sebetulnya, ada dua cara pencatatan yang bisa digunakan, yakni dengan Table Excel atau dengan software.


Laporan keluar masuk barang dengan Excel

  1. Buatlah sheet baru, beri nama "data barang" dan buat tabel dengan judul kolom: kode, nama barang, stok awal, masuk, keluar, dan stok akhir.

  1. Buat headers dengan cara memblok semua kolom tadi dan klik tombol table di menu insert. Beri tanda centang pada pilihan "My tables has headers”.

  1. Isi data yang sesuai dengan data barang perusahaan Anda.

  1. Buat sheet baru dan beri nama "barang masuk".

  1. Buat kolom: tanggal, kode, nama barang, jumlah.

  1. Buat sheet baru dan beri nama "barang keluar" dan buat kolom yang sama dengan sheet 'barang masuk".

  1. Aktif di sheet "barang masuk" dan letakkan kursor di kolom nama barang. Ketik Vlookup agar jika kode barang Anda ketikkan maka nama barang akan tampil otomatis. Lakukan hal yang sama pada sheet "barang keluar".

  1. Aktif di sheet "data barang" dan pada kolom "Masuk" masukkan rumus: =Sumif(table6[kode],table8[#thisrow],[kode],table6[jumlah])

keterangan:

table6[kode]: pilih kode di sheet "barang masuk"

table8[this row]: pilih kode di sheet "data barang"

table6[jumlah]: pilih kolom jumlah di sheet "barang masuk"

  1. Pada kolom stok akhir, ketikkan rumus "stok awal" ditambah "masuk" dikurangi "keluar".


Contoh Laporan Keluar Masuk Barang

Kode

Nama Barang

Stok Awal

Masuk

Keluar

Stok Akhir

AA01

ABCD

XXX

XXX

XXX

XXX

AA02

EFGH

XXX

XXX

XXX

XXX

AA03

IJKL

XXX

XXX

XXX

XXX

AA04

MNOP

XXX

XXX

XXX

XXX

AA05

QRST

XXX

XXX

XXX

XXX

Contoh tabel “Data Barang”


Tanggal

Kode

Nama Barang

Jumlah

1/1/2018

AA01

ABCD

XXX

1/2/2018

AA02

EFGH

XXX

1/3/2018

AA03

IJKL

XXX

1/4/2018

AA04

MNOP

XXX

1/5/2018

AA05

QRST

XXX

Contoh tabel  “Barang Keluar”


Tanggal

Kode

Nama Barang

Jumlah

1/1/2018

AA01

ABCD

XXX

1/2/2018

AA02

EFGH

XXX

1/3/2018

AA03

IJKL

XXX

1/4/2018

AA04

MNOP

XXX

1/5/2018

AA05

QRST

XXX

Contoh tabel “Barang Masuk”

Selain dengan Excel, ada beberapa software yang bisa memudahkan Anda dalam melakukan pencatatan keluar masuk barang. Dengan software ini, semua data akan dicatat dengan cepat dan mudah. Salah satu software yang dapat Anda gunakan untuk memudahkan pengaturan dan pencatatan keluar masuk barang adalah Ukirama ERP. Ukirama ERP dapat mengintegrasikan bagian penjualan, pembelian, dan persediaan sehingga dapat diperoleh berbagai laporan termasuk laporan keluar masuk barang secara otomatis. Untuk informasi lebih lanjut mengenai Ukirama ERP dapat dilihat di sini.


Demikian pembahasan mengenai laporan keluar masuk barang perusahaan yang bisa Anda pahami. Perlu diingat bahwa menyusun laporan ini dibutuhkan ketelitian dan keakuratan agar tak berdampak pada kerugian usaha Anda. Jadi, selamat mencoba!

Cr: Berbagai sumber


Baca juga

4 Macam Standar Akuntansi Keuangan (SAK) yang Ada di Indonesia

Contoh Jurnal Umum Perusahaan Manufaktur

6 Fungsi Manajemen Keuangan Lengkap Yang Perlu Anda Ketahui

Contoh Laporan Laba Rugi (Income Statement) Perusahaan Dagang

Contoh Laporan Arus Kas (Cash Flow) Perusahaan Distributor (Distribusi)

© 2020 PT Ukirama Solusi Indonesia Bahasa Indonesia | English   Google Plus   Instagram   Facebook   Linkedin