Dropshipping: Apa Itu dan Bagaimana Cara Kerjanya?

Sindhu Partomo
Dropshipping: Apa Itu dan Bagaimana Cara Kerjanya?

Daftar Isi


Di era digital ini, peluang untuk memulai usaha semakin terbuka lebar. Salah satu model bisnis yang menarik perhatian banyak orang adalah dropshipping. Bagi kamu yang masih awam dengan dunia bisnis online, mungkin bertanya-tanya, “Apa itu dropshipping dan bagaimana cara kerjanya?“. Artikel ini akan mengupas tuntas tentang dropshipping, mulai dari pengertian, cara kerja, hingga panduan praktis untuk memulai bisnis dropshippingmu sendiri.

Apa itu Dropshipping?

Dropshipping adalah model bisnis ritel di mana kamu menjual produk tanpa perlu menyimpan stok barang. Ketika ada pembeli yang memesan produk, kamu hanya perlu meneruskan pesanan tersebut ke supplier. Supplier-lah yang kemudian bertanggung jawab untuk mengemas, mengirim, dan menangani layanan pelanggan terkait produk tersebut.

Bagaimana Cara Kerja Dropshipping?

Berikut adalah alur kerja dropshipping yang sederhana:

  1. Pilih Barang dan Cari Supplier Terpercaya:
    • Pilih niche atau ceruk pasar yang kamu minati dan kuasai. Hal ini akan membantu kamu dalam memilih produk yang tepat untuk dijual dan menargetkan audience yang sesuai.
    • Cari supplier yang menyediakan produk berkualitas tinggi dengan harga grosir yang kompetitif. Pastikan supplier memiliki reputasi yang baik dan layanan pelanggan yang handal.
    • Lakukan riset terhadap supplier untuk memastikan kredibilitas dan kualitas produknya. Baca ulasan dari pelanggan lain dan bandingkan harga yang ditawarkan dengan supplier lain.
    • Tanyakan detail mengenai proses pemesanan, pengemasan, pengiriman, dan layanan pelanggan yang disediakan oleh supplier.
  2. Buat Akun Toko Online:
    • Pilih platform e-commerce yang sesuai dengan kebutuhan dan budget kamu. Platform populer seperti Shopify, WooCommerce, dan Tokopedia menawarkan berbagai fitur dan kemudahan untuk membangun toko online.
    • Desain toko online yang menarik dan mudah dinavigasi. Gunakan tema yang sesuai dengan niche kamu dan tampilkan produk-produk dengan gambar yang berkualitas tinggi.
    • Buat deskripsi produk yang jelas dan informatif. Pastikan deskripsi produk mencakup informasi mengenai bahan, ukuran, warna, dan fitur produk lainnya.
    • Tambahkan fitur keamanan seperti SSL certificate untuk melindungi data pelanggan kamu.
  3. Promosikan Produk Kamu:
    • Gunakan media sosial seperti Instagram, Facebook, dan TikTok untuk mempromosikan produk kamu. Buatlah konten yang menarik dan informatif untuk menarik perhatian calon pembeli.
    • Manfaatkan email marketing untuk membangun hubungan dengan pelanggan dan mempromosikan produk baru.
    • Jalankan iklan online di platform seperti Google Ads dan Facebook Ads untuk menjangkau lebih banyak calon pembeli.
    • Cobalah bekerjasama dengan influencer yang topik kontennya berkaitan dengan niche produk kamu. Kamu bisa mulai dengan influencer berskala kecil untuk membantu mempromosikan produk kamu kepada audiens mereka.
  4. Pembeli Memesan Produk:
    • Pastikan toko online kamu memiliki sistem pembayaran yang aman dan mudah digunakan. Maka, pakailah platform e-commerce yang terpercaya.
    • Proses pesanan dengan cepat dan akurat. Pastikan kamu menerima semua informasi yang dibutuhkan dari pembeli, seperti nama, alamat, dan detail produk yang dipesan.
    • Komunikasikan dengan pembeli dengan baik selama proses pemesanan. Berikan informasi mengenai status pesanan dan perkiraan waktu pengiriman.
  5. Kamu meneruskan pesanan ke supplier:
    • Kirimkan detail pesanan kepada supplier dengan lengkap dan akurat. Pastikan informasi mengenai nama pembeli, alamat, produk yang dipesan, dan jumlahnya sudah benar.
    • Lakukan pembayaran kepada supplier sesuai dengan harga yang telah disepakati.
  6. Supplier memproses pesanan:
    • Supplier akan mengemas dan mengirim produk langsung kepada pembeli atas nama toko kamu.
    • Supplier bertanggung jawab untuk menangani pertanyaan pelanggan terkait produk tersebut: baik soal garansi, menangani keluhan, dan menyelesaikan berbagai masalah pengiriman yang mungkin terjadi.
  7. Kamu menerima keuntungan:
    • Kamu menerima pembayaran dari pembeli.
    • Kamu membayar supplier sesuai dengan harga yang telah disepakati.
    • Keuntungan kamu adalah selisih antara harga jual ke pembeli dan harga beli dari supplier.

Contoh Kasus Dropshipping yang Sukses

Salah satu contoh kasus dropshipping yang sukses adalah toko online yang menjual aksesoris gadget. Toko online ini tidak memiliki stok barang, melainkan bekerja sama dengan supplier di China. Ketika ada pembeli yang memesan aksesoris gadget, toko online ini meneruskan pesanan ke supplier. Supplier kemudian mengemas dan mengirim aksesoris gadget tersebut langsung kepada pembeli atas nama toko online. Toko online ini menerima keuntungan dari selisih harga jual ke pembeli dan harga beli dari supplier.

Keuntungan Dropshipping

Dropshipping menawarkan banyak keuntungan bagi pemula yang ingin memulai bisnis online, di antaranya:

  • Modal kecil: Kamu tidak perlu mengeluarkan modal besar untuk membeli stok barang, risiko pun sangat rendah.
  • Mudah untuk memulai: Kamu tidak perlu memiliki gudang atau keahlian khusus untuk memulai bisnis dropshipping.
  • Fleksibel: Kamu dapat menjalankan bisnis dropshipping dari mana saja

Contoh 10 Barang Terlaris Untuk Dropshipping

Kalau kamu sudah mengerti apa itu dropshipping, kamu bisa mulai mencari barang-barang yang paling laku untuk dropshipping. Kalau kamu melihat tren Google https://trends.google.com/ atau memakai alat riset seperti Ahrefs, Semrush, dan sebagainya, kamu bisa melihat apa saja barang yang paling banyak dicari di Indonesia. Misalnya:

  1. Ring holder
  2. Screen protector
  3. Ring light
  4. Charger USB-C
  5. Kabel USB-C
  6. Case hp
  7. Tongsis
  8. Lensa kamera handphone
  9. Earphone
  10. Wireless earbuds

Bagaimana, tertarik untuk memulai bisnis dropshipping di tahun 2024 ini? Kalau kamu mau tahu lebih banyak tentang akuntansi, ERP, atau ingin bisa menjalankan pencatatan dan analisis akuntansi secara serba otomatis, pelajari fitur dari Ukirama di sini.

Ukirama ERP memudahkan ratusan perusahaan mengelola bisnis setiap hari

Jadwalkan Demo

Sindhu Partomo
Sindhu Partomo

Seorang penulis dengan fokus pada Branding dan Digital Marketing

You Might Also Like