banner iklan

Faktor-faktor dan Cara Menentukan Potongan Harga Penjualan (Diskon)

faktor-faktor_dan_cara_menentukan_potongan_harga_penjualan__diskon

Di era yang serba canggih sekarang ini seringkali strategi diskon diterapkan dalam proses penjualan di e-commerce ataupun di pasar-pasar biasa. Anda juga pasti masih sering menemui banyak yang menawarkan diskon-diskon menarik. Sehingga Anda tergiur untuk membeli walaupun sebenarnya Anda tidak membutuhkan barang yang didiskon itu. Sebagai pengusaha, mungkin Anda sedang mencari metode strategi diskon yang tepat sehingga Anda bisa menambah pelanggan atau ingin menghabiskan stok. Tapi kalau Anda tidak menghitung dengan cermat produk yang Anda jual ketika akan dijual secara diskon bisa-bisa bukan keuntungan yang didapatkan tetapi kerugian. Tentu itu bukan harapan yang diinginkan. Jadi bagaimana metode yang tepat untuk menentukan strategi diskon ini?Pada artikel kali ini Ukirama akan berbagi mengenai strategi diskon dan seberapa penting diskon ini dalam pemasaran. Kemudian faktor penentu apa saja yang bisa membuat strategi diskon Anda gagal atau berhasil.

Seberapa Penting Strategi Diskon untuk Bisnis?

Diskon adalah metode yang bisa dinilai sangat efektif untuk meningkatkan fluktuasi penjualan. Rata-rata konsumen menghabiskan uang pada barang-barang yang tidak dibutuhkan hanya karena tergiur oleh diskon yang ditawarkan. Hasil survey yang dilakukan oleh AMG Strategic Advisors 93% konsumen akan membeli produk yang memiliki diskon buy one get one free. Kemudian diskon dengan uang bisa meningkatkan penjualan sampai 79%. Masih top three discount strategy  yaitu memberikan diskon potongan harga langsung. Dari hasil riset tersebut bisa dilihat bagaimana diskon benar-benar mempengaruhi persepsi konsumen. Bahkan bisa mengubah preferensi atau keputusan pembelian konsumen. Yang mulanya tidak ingin membeli barang yang Anda tawarkan, tetapi ketika diberi diskon konsumen cenderung mengubah pikiran nya dan membeli produk yang Anda tawarkan.Selain itu diskon juga akan mengubah persepsi pelanggan pada produk yang ditawarkan menjadi lebih positif. Hal ini juga akan membuat produk Anda menjadi magnet baru bagi pelanggan yang sudah loyal pada competitor. Ketika menawarkan diskon, pelanggan akan memiliki risiko yang lebih rendah. Sehingga hal ini akan menjadi waktu yang tepat untuk mereka mencoba kualitas dari produk yang Anda tawarkan. 

Tujuan Sebelum Mengatur Harga Diskon 

Ini adalah hal penting sebelum Anda menggunakan strategi diskon. Pastikan memiliki tujuan utama dari tujuan-tujuan strategi diskon sendiri. Strategi diskon biasanya dilakukan ketika akan menghabiskan stok lama, menarik pelanggan baru, meningkatkan penjualan dan menyeleksi konsumen-konsumen loyal. Dari keempat tujuan diskon sendiri pastikan Anda sudah menentukan tujuan dari strategi ini sebelum tiba-tiba menurunkan harga dan berbalik menjadi kerugian. 

  1. Menghabiskan Stok Lama 

Tujuan diskon yang satu ini tidaklah mementingkan margin. Karena ketika akan menghabiskan stok lama, bisa dibilang Anda sudah tidak peduli lagi keuntungan dari item per item yang terjual. Fokus utamanya adalah menghabiskan stok sehingga Anda lebih leluasa ketika akan melakukan inovasi produk baru. Strategi diskon ketika Anda akan mengosongkan stok akan sangat membantu, apalagi jika Anda sudah berencana untuk meningkatkan performa dari produk yang dijual.

  1. Mendapatkan Pelanggan Baru 

Strategi diskon ini biasanya dilakukan oleh produsen yang baru memperkenalkan produknya. Hal ini tentu menjadi win-win solution untuk produsen dan konsumen. Karena konsumen akan mendapatkan risiko lebih rendah ketika kurang cocok dengan produk yang ditawarkan. Kemudian Anda sebagai produsen juga diuntungkan karena dengan strategi ini angka penjualan Anda akan cukup tinggi. 

  1. Meningkatkan Penjualan 

Ketika bisnis mulai loyo, pelanggan mulai sepi atau kehilangan pembelinya, strategi diskon akan sangat membantu untuk meningkatkan penjualan. Dalam hal ini jangan hanya menjual satu produk ke satu pelanggan. Tapi gunakan strategi dimana pelanggan bisa membeli beberapa produk Anda dalam sekali beli. Misalnya Anda bisa menggunakan strategi diskon bundling. 

Faktor penentu Kesuksesan Strategi Diskon 

Setelah Anda menentukan tujuan dari strategi diskon yang dilakukan, Anda juga perlu menghitung berapa biaya dan prediksi keuntungan yang akan didapatkan jika Anda menggunakan strategi diskon. Jangan sampai Anda menghabiskan tanpa memperoleh keuntungan sedikitpun. 

  1. Keuntungan (Margin)

Ketika menghitung berapa diskon yang harus ditawarkan, pastikan Anda sudah menghitung kemungkinan margin yang didapatkan dari strategi tersebut. Jika keuntungan dari per item menurun, Anda bisa menurunkan biaya promosi sehingga ada ‘saku’ lain yang memberikan keuntungan ketika menggunakan strategi ini.

  1. Volume Penjualan  

Seperti tujuan diskon yang sudah disebutkan tadi, ketika Anda menggunakan strategi ini untuk meningkatkan volume penjualan. Gunakan periode diskon semaksimal mungkin. Jangan hanya memberikan diskon pada konsumen yang sudah melakukan pembelian berkali-kali. Strategi ini juga harus menjangkau konsumen pada segmen baru sehingga membuka pasar baru bagi Anda. Dengan demikian, volume penjualan bukan hanya meningkat pada periode diskon saja. Tetapi juga meningkat karena bertambahnya konsumen-konsumen baru dari keberhasilan strategi diskon Anda. 

Jenis-Jenis Diskon 

Setelah menentukan tujuan kemudian menghitung margin dan volume penjualan, sekarang jenis diskon yang mana yang paling sesuai dengan kebutuhan Anda. 

  1. Diskon Volume 

Diskon volume biasanya diterapkan dengan simulasi setiap ada penambahan pembelian pada sebuah item maka akan mendapatkan beberapa persen dari potongan harga. Selain memberikan harga ketika ada penambahan volume pembelian produk. Anda juga bisa memberikan diskon di awal dengan menggunakan bundling. Sehingga konsumen sudah membeli beberapa item dari produk Anda dalam sekali pembelian. 

  1. Diskon Pembelian Pertama 

Ukirama banyak menemukan start-up yang menerapkan strategi ini ketika membuka usaha mereka. Ini merupakan strategi yang tepat ketika Anda belum memiliki banyak pelanggan. Atau berapa dalam periode memperkenalkan produk yang Anda miliki. 

  1. Diskon Pengiriman 

Jika Anda melakukan penjualan secara online, perlu diketahui bahwa strategi diskon yang satu ini merupakan strategi yang cukup sukses membuat konsumen membeli produk Anda. Anda bisa menerapkan diskon pada level harga tertentu untuk memberikan bebas ongkir kepada konsumen. Sehingga, biaya pengiriman tidak terlalu mengganggu keuntungan Anda. 

  1. Diskon Musiman 

Diskon musiman adalah diskon yang diberikan pada momen-momen tertentu. Diskon musiman ini sangat sering, karena banyak momen yang bisa dijadikan ajang memberikan diskon kepada konsumen. Dalam setahun Anda bisa memanfaatkan momen ketika masuk sekolah, libur akhir tahun, idul fitri dan momen-momen lainnya.


You Might Also Like