Kesalahan Yang Sering Terjadi Saat Membuat Business Plan (Perencanaan Bisnis)

kesalahan_yang_sering_terjadi_saat_membuat_business_plan_perencanaan_bisnis

Business plan digunakan pelaku usaha untuk mencanangkan bisnis yang hendak ia didirikan. Dalam proposal business plan akan diuraikan jelas mulai dari analisis SWOT, berapa dana yang dibutuhkan hingga bagaimana anda memasarkan produk yang anda tawarkan nanti. Dengan adanya perencanaan bisnis maka tujuan yang hendak anda capai akan lebih mudah terarah. Melalui business plan ini maka bisa pula dinilai apakah ide bisnis anda ini layak untuk dilakukan atau tidak. Tak heran jika investor akan menanyakan perihal proposal business plan saat anda mengajak kerja sama.  Dalam proposal business plan juga merangkum beberapa poin penting diantaranya :

  1. Peluang akan ide bisnis tersebut
  2. Strategi pemasaran hingga analisis pesaing
  3. Siapa saja target pasarnya
  4. Bagaimana pengembangan dan rencana operasional meliputi manajemennya
  5. Rencana anggaran yang dibutuhkan

Sayangnya banyak pula yang tidak sadar saat merancang proposal business plan ini pelaku usaha melakukan kesalahan. Untuk membuat proposal business plan haruslah sedetail mungkin untuk menghindari kerugian karena kurangnya persiapan yang matang. Beberapa kesalahan umum ini mungkin perlu anda waspadai saat hendak membuat proposal business plan : Terlalu PedePercaya diri boleh-boleh saja namun anda juga harus ingat bahwa business plan tidak hanya butuh kepercayaan diri yang tinggi saja. Tanpa ada usaha maka ide bisnis anda hanya akan mangkrak di tengah jalan. Dalam setiap bisnis pasti ada kemungkinan buruk yang mungkin terjadi di masa depan. Untuk itu hindari sifat terlalu percaya diri dan optimis yang terlalu over. Pikirkan hambatan apa saja yang mungkin anda temui saat mendirikan dan atau menjalankan ide bisnis yang dicanangkan. Persiapkan pula solusi atas hambatan yang telah anda temukan. Jangan hanya siapkan satu solusi namun juga beberapa solusi.Berpikir PendekKesalahan umum yang dilakukan pelaku usaha saat membuat business plan ialah berpikir pendek. Anda tak memikirkan perencanaan jangka panjang dan hanya berfokus pada rencana bisnis jangka pendek saja. Setiap bisnis yang dibuat pasti diharapkan mampu berkembang dan menjadi besar. Untuk itulah visi dan misi sangat dibutuhkan walau bisnis anda ini belum didirikan. Selain itu lebih baik anda tak terlalu banyak membicarakan sejarah bisnis. Tekankan pada pin bisnis anda dan manfaatnya bagi orang lain.Tak Punya Cadangan Business PlanKetika membuat perencanaan bisnis jangan hanya fokus pada satu ide bisnis saja. Anda butuh banyak ide bisnis segar sehingga ketika satu ide tak cocok anda bisa langsung memberikan ide bisnis lainnya. apalagi dunia bisnis mudah sekali berubah dan sulit untuk ditebak. Untuk mencegah lupa catatlah ide bisnis anda dan coba riset apakah ide bisnis tersebut tergolong masih baru atau sudah ada.Tak Pedulikan Riset PasarJangan pernah remehkan riset pasar jika anda tak mau mengalami kerugian dalam bisnis. Riset pasar ini digunakan untuk memperbaiki strategi pemasaran anda sehingga produk yang anda tawarkan bisa diterima dengan baik oleh public. Tujuan lain dari riset pasar ini diantaranya ialah sebagai berikut :

  1. Mendapatkan informasi yang lebih akurat sehingga mampu menyelaraskan informasi yang didapat dengan yang ada di lapangan
  2. Memperkirakan besarnya permintaan atas produk yang anda tawarkan
  3. Segmentasi pasar juga bisa lebih terarahkan
  4. Mampu melakukan analisis pesaing

Target Konsumennya Kurang SpesifikSelanjutnya, kesalahan umum yang sering pelaku lakukan saat membuat perencanaan bisnis ialah lupa siapa saja target pasarnya. Anda lupa untuk menentukan target konsumen spesifik mungkin sehingga target pasarnya tak begitu jelas. Biarpun produk anda unik dan kreatif namun jika tidak memiliki segmentasi pasar yang jelas maka akan sia-sia saja. Untuk itulah sebelum memulai bisnis sangat ditekankan untuk melakukan riset pasar terlebih dahulu.Rencana Keuangan Yang Belum MatangDalam perencanaan bisnis ada poin yang aman sulit untuk dikerjakan yakni rencana anggaran. Rencana anggaran tentu saja meliputi biaya- biaya yang anda butuhkan untuk membangun ide bisnis anda menjadi bisnis beneran. Tak hanya itu perlu pula proyeksi laba rugi untuk mengetahui apakah bisnis anda ini memiliki potensi profit tinggi atau tidak. Selalu canangkan dana cadangan untuk kemungkinan yang tak terduga. Anda juga harus membuat rencana anggaran ini realistis karena ekspektasi yang terlalu tinggi dalam menghitung keuntungan akan membutakan anda dalam menentukan biaya yang realistis. Prioritas LemahSatu hal lagi yang tak kalah penting dari poin diatas ialah prioritas. Sama halnya dalam mengurusi keuangan pribadi selalu ada skala prioritas begitu dalam perencanaan bisnis. Catat hal-hal apa saja yang perlu anda dahulukan dan apa saja yang bisa anda tunda terlebih dahulu. Tak perlu membuat list prioritas terlalu banyak cukup poin pentingnya saja. Bagaimana sudah siap membuat perencanaan bisnis  mulai dari sekarang?


You Might Also Like