Panduan Mudah Menghitung Bea Impor Dalam 3 Tahap

Sindhu Partomo
Ilustrasi Bea Impor

Daftar Isi


Mengenal Bea Impor

Buat sebagian orang, belanja secara online atau menerima paket dari luar negeri mungkin sudah biasa. Tapi, pernahkah kamu membeli barang dari penjual secara langsung, dan harus mengurus bea atau cukai sendiri saat memasukkan barang ke Indonesia?

Kalau kamu melakukan pembayaran lewat kartu kredit, PayPal, atau semacamnya, maka barang akan dikirim dengan ekspedisi, melalui pelabuhan atau bandara. Di sini, kamu berhadapan dengan pajak untuk barang masuk dari luar negeri, atau disebut bea impor.

Pihak bea cukai lah yang akan bertugas untuk memeriksa atau menentukan jumlah pajak yang wajib kamu bayar, ketika barang tersebut ini datang ke dalam negeri. Tentu saja ini menjadi perhatian, terutama bagi kamu yang ingin membeli barang dari luar negeri, karena biaya pajak ini cukup besar. Berapa jumlahnya, dan bagaimana cara hitungnya?

3 Tahap Menghitung Bea Impor

Pertama, kamu harus melihat jenis barang yang kamu beli di Buku Tarif Kepabeanan Indonesia (BTKI). Pastikan kamu mengacu ke edisi terbaru, yang saat ini adalah edisi 2022. Perhatikan apakah barang yang akan kamu impor termasuk komoditas yang terkena bea masuk.

Kedua, cek HS Code yang mewakili jenis barang tersebut. HS code adalah kode universal yang dipakai di seluruh dunia untuk mengkategorikan barang yang diperdagangkan secara internasional.

Kalau kamu kebetulan membeli barang yang sangat spesifik, Ikan Kerapu, misalnya, kamu perlu memerhatikan apakah golongan barang tersebut punya HS code sendiri, dan tarifnya berbeda dari barang-barang pada umumnya.

Ketiga, kamu bisa mensimulasikan perhitungan bea masuk di situs Indonesia National Single Window (INSW) yang dikelola oleh Kementerian Keuangan. Gunakan HS code, dan isi formulir yang ada di halaman https://www.insw.go.id/intr/simulasi . Dari sini kamu akan mendapatkan perkiraan jumlah yang harus dibayarkan. Kalau kamu ingin tahu lebih dalam tentang rumus perhitungannya, kamu bisa membaca lebih lanjut di sini.

Kamu juga bisa memakai aplikasi mobile Bea Cukai di smartphone (Android atau iOS), maupun kalkulator dari instansi negara lainnya, misalnya: (https://bcbengkalis.beacukai.go.id/kalkulator-bea-masuk-barang-kiriman2/).

Jenis-jenis Bea Impor

Sebuah aturan bea masuk yang sudah diatur oleh pemerintah ini perlu kamu ketahui. Dan jangan sampai bea masuk tersebut menjadi beban karena nilainya yang cukup besar. Sebaiknya kamu ketahui dengan benar dan jelas tentang berbagai ketentuan bea masuk barang kedalam negeri. Berikut ini beberapa poin perhitungan dan bea masuk freight dan ppn impor saat beli barang impor:

1. Bea masuk

Bea masuk yakni sejumlah pungutan yang wajib kamu bayarkan ke pemerintah, terhadap berbagai barang impor yang masuk kedalam negeri. Jumlah biaya yang harus kamu bayarkan sudah diatur dalam buku tarif kepabeanan Indonesia (BTKI)

2. Cukai

Cukai ini adalah pajak eksternalitas untuk berbagai barang yang dibatasi peredarannya, seperti alkohol, rokok, dan lain-lain.

3. Nilai asuransi

Sejumlah biaya untuk pertanggungan asuransi yang dikenakan untuk sebuah barang yang masuk dalam negeri, nilai asuransi ini diberi istilah insurance (I).

4. Biaya lainnya

Biaya lainnya kadang diterapkan untuk barang-barang tertentu, seperti biaya IMEI untuk gadget smartphone, tablet, dan sebagainya. IMEI ini diperlukan supaya gadget bisa berfungsi secara legal di Indonesia.

Ingin tahu lebih jauh tentang pajak, akuntansi, dan aplikasi ERP? Pelajari lebih dalam tentang akuntansi, ERP, dan Ukirama, di sini.

Ukirama ERP memudahkan ratusan perusahaan mengelola bisnis setiap hari

Jadwalkan Demo

Sindhu Partomo
Sindhu Partomo

Seorang penulis dengan fokus pada Branding dan Digital Marketing

You Might Also Like