banner iklan

Pelajari Bentuk-Bentuk Kurva Pasar

pelajari_bentuk-bentuk_kurva_pasar

Pada pembahasan artikel kali ini, kita akan membahas sekaligus mempelajari mengenai bentuk-bentuk kurva pasar berdasarkan ilmu ekonomi yang tertera. Namun, sebelum membahas mengenai bentuk-bentuk kurva pasar tersebut, ada baiknya kita mengetahui arti dari pasar itu sendiri. Secara umum, pasar memiliki pengertian yaitu tempat bertemunya penjual dan pembeli dimana permintaan dan penawaran atas barang atau jasa juga ikut turut serta di dalamnya / ikut turut serta bertemu. Di dalam ilmu ekonomi, terdapat yang namanya kurva pasar. Kurva pasar dibagi menjadi dua bentuk yaitu kurva permintaan dan kurva penawaran. Sebelum mengulik lebih lanjut tentang apa itu kurva permintaan dan kurva penawaran, sebaiknya kita mengetahui terlebih dahulu yang dimaksud dengan permintaan dan penawaran dalam ilmu ekonomi.

Permintaan

Permintaan dalam ekonomi memiliki pengertian yaitu sejumlah barang atau jasa yang diinginkan untuk dibeli dengan tujuan untuk memenuhi kebutuhan pasar yang didasarkan pada tingkat harga dan waktu tertentu sesuai dengan kondisi pasar global yang ada. Permintaan dibagi menjadi dua yaitu sebagai berikut:

  • Permintaan efektif: Permintaan efektif itu sendiri merupakan permintaan terhadap barang atau jasa yang disertai dengan kemampuan untuk membeli barang atau jasa tersebut baik dari pihak penjual maupun pihak pembeli.
  • Permintaan absolut: Permintaan absolut merupakan permintaan terhadap barang atau jasa secara umum yang disertai atau tidak disertai dengan kemampuan untuk membeli barang atau jasa tersebut baik dari pihak penjual maupun dari pihak pembeli. 

Permintaan dalam ekonomi juga dikenal dengan yang namanya hukum. Hukum tersebut dinamakan dengan hukum permintaan. Hukum permintaan bersifat tetap (kekal) dan tidak dapat diganggu-gugat oleh siapapun dan oleh apapun. Hukum permintaan menyatakan bahwa: Saat harga barang atau jasa mengalami penurunan di pasar, maka jumlah permintaan barang atau jasa tersebut akan mengalami peningkatan. Sebaliknya, jika saat harga barang atau jasa tersebut mengalami peningkatan, maka jumlah permintaan barang atau jasa tersebut akan mengalami penurunan atau penyusutan. Faktor-faktor yang mempengaruhi adanya permintaan di dalam perekonomian pasar adalah sebagai berikut:

  • Harga suatu barang atau jasa – Jika harga suatu barang atau jasa di dalam perekonomian pasar mengalami penyusutan atau penurunan, maka jumlah permintaan akan barang atau jasa tersebut akan mengalami peningkatan yang cukup signifikan di dalam perekonomian pasar. Konsumen akan membeli barang atau jasa tersebut dalam jumlah yang banyak, biasanya mereka akan  melakukan stok barang untuk mewanti-wanti jika suatu saat harga barang atau jasa tersebut mengalami peningkatan. 
  • Intensitas kebutuhan dalam masyarakat - Kebutuhan masyarakat terutama pada individu (perseorangan) dari tahun ke tahun semakin meningkat. Hal tersebut berdampak pada semakin tingginya permintaan akan suatu barang atau jasa yang masyarakat butuhkan. Misalnya seperti saat tibanya musim hujan yang dapat berlangsung hingga beberapa bulan, masyarakat pasti membutuhkan yang namanya payung dan jas hujan. Di kondisi seperti itulah permintaan akan payung dan jas hujan yang dibutuhkan oleh masyarakat akan mulai meningkat jika dibandingkan dengan saat tidak musim hujan (musim panas), yang tidak terlalu membutuhkan payung dan jas hujan. 
  • Jumlah penduduk dalam suatu negara – Jika jumlah penduduk dalam suatu negara semakin meningkat atau semakin tinggi dari tahun ke tahun, maka permintaan akan barang atau jasa juga akan semakin meningkat atau besar.
  • Selera masyarakat akan suatu barang atau jasa – Meningkatnya permintaan akan suatu barang atau jasa juga dapat dipengaruhi oleh meningkatnya selera masyarakat akan suatu barang atau jasa tersebut (seperti barang atau jasa yang sedang populer di musimnya sendiri atau di waktunya sendiri). Misalnya seperti akhir-akhir ini, di kalangan wanita sedang terkenal dengan produk skincare dari Korea Selatan. Karena produk skincare tersebut sedang booming, maka permintaan akan produk atau barang tersebut mengalami peningkatan secara drastis di pasar global. 

You Might Also Like