banner iklan

Pendapatan Nasional: Pengertian, Manfaat dan Faktor Berpengaruh

pendapatan_nasional_pengertian_manfaat_dan_faktor_berpengaruh

Pendapatan berarti apa yang didapatkan. Bisa berupa barang ataupun jasa. Pendapatan dapat diartikan sebagai segala sesuatu, baik barang maupun jasa yang didapatkan seseorang dari sebuah hasil kerja. Kerja tersebut dapat berupa penawaran terhadap faktor-faktor produksi, yang kemudian ditukar dengan gaji. Sementara pendapatan nasional, skalanya lebih diluaskan lagi, yaitu skup satu negara. Pendapatan nasional ini dapat diartikan juga sebagai hasil kekayaan negara (yang didapatkan dari penghitungan pendapatan masyarakat) yang menjadi tolak ukur apakah negara tersebut sudah sejahtera dan makmur ataukah belum. Melalui ukuran pendapatan nasional ini, pemerintah dapat mengetahui bagaimana kondisi perekonomian rakyatnya, bagaimana pertumbuhan ekonomi rakyatnya dari waktu ke waktu serta menjadi pijakan untuk pembuatan kebijakan selanjutnya. Bagian mana yang sekiranya dapat disupport oleh pemerintah dan mana yang tidak bisa. Tanpa sebuah perhitungan pendapatan nasional, pemerintah buta terhadap kondisi ekonomi bangsanya. Apakah rakyatnya sejahtera atau melarat, apakah ekonominya bertumbuh atau jatuh, pemerintah dapat mengetahuinya. Pendapatan Nasional memiliki faktor-faktor yang mendorong hasilnya tinggi atau rendah, dan selalu berpotensi bisa berubah setiap tahunnya. Berikut ini akan dibahas apa saja faktor-faktornya. 

Faktor-faktor Berpengaruh

  1. Potensi sumber daya alam (SDA)

Faktor pertama adalah dari segi ketersediaan sumber daya alam suatu negara. Negara yang memiliki SDA melimpah memiliki peluang yang tinggi untuk memiliki pendapatan nasional yang tinggi. Sumber daya alam tersebut merupakan suatu modal yang memiliki nilai tinggi yang dapat diolah untuk menjadi pendapatan negara. Terlebih untuk sumber daya yang tidak semua negara bisa memilikinya, seperti kekayaan sumber minyak, batu-batuan mulia dan juga kekayaan yang bisa diperbarui seperti hutan dan perikanan laut. Semuanya merupakan potensi yang sangat besar untuk bisa mendatangkan pendapatan nasional. 

  1. Kualitas SDM 

Sia-sia saja memiliki sumber daya alam yang sangat melimpah ruah, namun tak ada SDM berkualitas yang mampu mengelolanya. Tidak ada yang memiliki kemampuan pengolahan sumber daya mentah tersebut untuk menghasilkan barang dan jasa yang bernilai lebih dibandingkan dijual mentahan. Sumber daya manusia yang berkualitas merupakan sebuah kunci yang tak bisa diremehkan. Sumber daya manusia inilah yang menjadi penentu tinggi rendahnya pendapatan nasional. Sekalipun sebuah negara tak memiliki sumber daya alam yang banyak, namun jika SDMnya ahli dan unggul, mereka tetap bisa menciptakan terobosan baru untuk menghasilkan produk dan jasa yang bernilai yang itu akan menjadi sumber pendapatan nasional. 

  1. Kebijakan pemerintah

Bagaimana pemerintah membuat regulasi dalam hal ekonomi, pelayanan birokrasi dan kebijakan lainnya sangat mempengaruhi tinggi rendahnya pendapatan nasional. Hal itu dikarenakan kondusivitas bisnis sangat dipengaruhi oleh regulasi yang dibuat pemerintah. Jika birokrasi sangat rumit, berlapis dan tidak jelas, bisnis akan terhambat dan pendapatan nasional rendah. Begitupun sebaliknya. Untuk itu, kebijakan pemerintah menjadi faktor yang cukup signifikan.  

  1. Stabilitas keamanan 

Keamanan suatu negara mempengaruhi bagaimana kondusifitas bisnis berjalan. Kita bisa membandingkan bagaimana kira-kira berbisnis di negara damai dengan negara perang? Negara yang aman dan stabil dapat menjadi penunjang yang besar untuk kemajuna bisnis dan ekonomi negara tersebut. Pengusaha dapat dengan tenang merencanakan strategi pengembangan bisnisnya. Rakyat juga merasa aman dan bisa bekerja dengan kondusif. 

  1. Konsumsi, tabungan dan investasi masyarakat 

Bagaimana pola konsumsi dan tabungan di masyarakat juga mempengaruhi tingkat pendapatan nasional. Masyarakat yang memiliki banyak tabungan dibanding konsumsinya, memiliki ekonomi yang lebih kuat. Jika terjadi krisis ekonomi, setidaknya mereka masih bisa bertahan karena telah memiliki cukup tabungan. Pendapatan nasional juga akan lebih baik jika masyaarakat memiliki tabungan, karena dengan tabungan yang makin tinggi berarti pendapatannya juga tinggi. 

  1. Kecanggihan teknologi yang digunakan 

Bagaimana teknologi dipakai dan terus diupgrade juga menentukan tingkat pendapatan nasional. Teknologi dapat mempercepat proses-proses sehingga produksi akan lebih cepat. Semakin canggih teknologi yang dimiliki, dapat memperingkas proses-proses produksi. Biaya jadi lebih hemat dan pendapatan meningkat. 

  1. Geografis dan geologis (potensi bencana) 

Wilayah yang rawan terjadi bencana alam seperti gunung meletus atau banjir perlu mendapat perhatian lebih. Negara dengan wilayah yang rawan bencana memiliki potensi yang besar untuk merusak sarana dan prasarana bisnis dan fasum masyarakat. Hal tersebut dapat menjadi penghambat bisnis yang mempengaruhi tingkat pendapatan nasional. 

Manfaat Mengetahui Pendapatan Nasional

  1. Mengukur pertumbuhan ekonomi 

Angka pendapatan nasional yang setiap tahun selalu diperbarui dapat menjadi sumber data untuk melihat bagaimana laju ekonomi nasional. Angka yang setiap tahun dapat berubah itu dapat menjadi raport bagaimana performa pendapatan nasional negara, bagaimana kemakmuran rakyatnya, kondisi ekonominya. 

  1. Landasan pembuatan kebijakan

Salah satu data yang menjadi pertimbangan pemerintah adalah angka pendapatan nasional. Keadaan ekonomi yang bisa dilihat dari angka pendapatan nasional ini menjadi landasan kebijakan apa yang paling cocok untuk keadaan saat itu. Tanpa sebuah data yang valid, kebijakan pun tak bisa menyelesaikan masalah secara tepat. 

  1. Membandingkan kemajuan ekonomi antar negara 

Setiap negara perlu untuk mengetahui bagaimana laju ekonominya dibanding dengan negara lain. Terlebih untuk negara yang saling berkompetisi dalam perdagangan dan ekonomi. Sekalipun data pendapatan nasional ini terbilang data yang sensitif dan rahasia, namun data tersebut sangat diperlukan. Sebab tak hanya berhenti pada angkanya saja, tapi juga bagaimana suatu negara bisa bertumbuh pendapatan nasionalnya. 

  1. Mengetahui besaran kontribusi berbagai sektor ekonomi 

Setiap sektor tentunya menyumbang sekian persen untuk pendapatan nasional. Ada sektor yang sangat dominan dan ada yang kecil juga kontribusinya. Data-data ini perlu dipetakan untuk kemudian dijadikan landasan penentuan strategi berikutnya, bagaimana sektor-sektor yang kurang berkontribusi tersebut dapat dioptimalkan lagi dan sektor yang besar kontribusinya dapat dipertahankan. 

  1. Bahan evaluasi kebijakan pemerintah 

Tingkat pendapatan nasional yang rendah akan menjadi alarm pemerintah terhadap kondisi ekonomi nasional. Pun juga jika pendapatan nasional sangat tinggi, juga akan menjadi catatan dalam histori pemerintah. Data-data tersebut menjadi landasan untuk mengevaluasi hasil dari kebijakan pemerintah, tinggi dan rendah angkat pendapatan nasional, sama-sama akan dievaluasi sekiranya faktor apa yang membuat pendapatan tinggi atau rendah. Tanpa data ini, pemerintah akan kesulitan untuk memantau dan mengevaluasi kebijakan yang ada.


You Might Also Like