banner iklan

Pengertian, Jenis dan Manfaat Komunikasi Bisnis

pengertian__jenis_dan_manfaat_komunikasi_bisnis

Komunikasi dalam dunia bisnis tentu harus efektif dan efisien sehingga informasi bisa tersampaikan dengan baik. Mulai dari tingkat manajer, karyawan, hingga mitra perusahaan yang bisa mendukung kemajuan usaha. Selain itu, komunikasi bisnis juga penting untuk menjaga kepuasan pelanggan, membuat mereka tahu apa yang dilakukan perusahaan serta kelebihan-kelebihan saat berbelanja di perusahaan tersebut.Dengan komunikasi bisnis yang baik juga bisa membuat budaya perusahaan semakin kuat. Employee turnover juga bisa ditekan dengan komunikasi bisnis yang profesional. Untuk membantu Anda, dalam artikel ini akan dibahas segala hal yang berkaitan dengan komunikasi bisnis perusahaan. Mulai dari pengertian, jenis, manfaat, hingga unsur-unsurnya. Yuk disimak!

Pengertian Komunikasi Bisnis

Komunikasi bisnis dapat didefinisikan sebagai proses penyampaian atau berbagi informasi terhadap pihak internal maupun pihak eksternal. Maksudnya, proses komunikasi yang terjadi pada orang-orang di dalam perusahaan dapat dikatakan sebagai komunikasi bisnis. Begitu pula sebaliknya, ketika orang perusahaan berkomunikasi dengan pihak-pihak eksternal, maka proses tersebut dapat juga dikatakan sebagai komunikasi bisnis.Selain itu, komunikasi bisnis juga adalah proses komunikasi yang hanya membahas seputar perusahaan, tujuan, peluang, dan segala bentuk aktivitas perusahaan. Maka dari itu, ketika proses komunikasi terjadi di dalam perusahaan, namun topik yang dibicarakan tak ada hubungannya dengan perusahaan maka hal tersebut tidak dapat dikatakan sebagai komunikasi bisnis atau bisa saja disebut komunikasi bisnis yang tidak efektif, efisien, dan produktif.Hal ini karena, ketika seseorang berada di dalam perusahaan berkomunikasi satu sama lain, penyajian opsi, ide bisnis, perencanaan, hingga proposal bisnis harus dikedepankan. Begitu pula ketika pihak perusahaan berkomunikasi dengan pihak eksternal maka proses pencapaian kesepakatan, pemenuhan pesanan, hingga cara-cara penjualan yang sesuai dengan permintaan pelanggan harus lebih diutamakan.Saat berada di dalam perusahaan, dalam lingkup kerja, dan waktu kerja produktif, komunikasi bisnis yang efektif harus lebih ditekankan. Bisa dikatakan, bahwa aktivitas dalam perusahaan bisa dilakukan dengan terorganisir apabila proses komunikasi bisnis dapat dilakukan dengan baik. Baik dari komunikasi manajerial, intra-departemen, hingga dengan vendor bisnis.

Jenis Komunikasi Bisnis

Berdasarkan pengertian tersebut, maka dapat disimpulkan bahwa terdapat  dua jenis komunikasi bisnis dalam perusahaan. Yang pertama adalah komunikasi Internal, Eksternal, Vertikal, dan Horizontal:

  • Komunikasi internal adalah komunikasi bisnis yang sifatnya internal atau dilakukan oleh orang-orang internal perusahaan. Maka dari itu, komunikasi hanya terjadi di sebuah lembaga, organisasi, sehingga perusahaan. Proses komunikasi bisa dilakukan secara langsung atau melalui sarana media seperti telepon, fax, email, dan lain-lain. Komunikasi internal tentunya dilakukan oleh para karyawan dan komponen perusahaan lainnya seperti Top Board. Komunikasi internal bisa dilakukan siapa saja yang masih menjadi bagian dari perusahaan.
  • Komunikasi Eksternal adalah proses komunikasi yang dilakukan terhadap pihak-pihak eksternal. Perusahaan dengan pelanggan, perusahaan dengan mitra seperti Vendor, dan perusahaan dengan pemerintah khususnya dalam pembahasan peraturan daerah dan lain-lain.
  • Komunikasi Vertikal adalah komunikasi yang sering terjadi antar karyawan dalam tingkat yang berbeda. Maksudnya, antara atasan dan bawahan atau antara bawahan dan atasan. Komunikasi internal tentu harus bersifat dua arah sehingga informasi bisa dibagikan dengan baik dan terdapat proses diskusi yang efektif.
  • Komunikasi Horizontal adalah komunikasi yang terjadi antar karyawan dalam satu jabatan atau posisi serta biasanya dalam satu departemen. Komunikasi horizontal memang bersifat santai dan informal, namun, hal yang didiskusikan tetap berkaitan dengan perusahaan. Yang berbeda hanya pada proses pembawaan atau penyampaian informasinya. Bahasa yang digunakan juga sederhana dan sesekali menyelipkan gurauan. 

Setiap jenis komunikasi bisnis sangat penting untuk diterapkan dalam perusahaan. Tanpa komunikasi vertikal yang sifatnya timbal balik, maka perusahaan tidak bisa mencapai tujuan perusahaan secara terencana dan terukur. Sebaliknya, apabila komunikasi hanya bersifat formal maka para karyawan bisa tertekan dan tidak betah bekerja di perusahaan. Maka dari itu komunikasi bisnis harus diterapkan dengan proporsi yang benar di saat yang tepat.

Manfaat Komunikasi Bisnis

Walau sederhana, ternyata Komunikasi Bisnis sangat bermanfaat lho! Perusahaan yang menerapkan komunikasi bisnis dengan baik mampu membuat proses komunikasi menjadi lebih efektif, menghindari silo komunikasi, meningkatkan produktivitas, mengurangi turnover, hingga membuat budaya bisnis menjadi lebih baik.Manfaat pertama adalah membuat komunikasi menjadi lebih efektif atau menghilangkan segala bentuk komunikasi yang tidak perlu. Masing-masing karyawan bisa memberikan feedback, laporan, hingga melakukan meeting dengan cepat karena informasi disebarkan dengan baik. Sedangkan silo komunikasi, perusahaan mampu menghindari kondisi ini dengan komunikasi bisnis yang efektif. Silo komunikasi adalah kondisi di mana antar departemen tidak berkomunikasi dengan baik atau enggan berbagi ide yang diperlukan.Karena Silo Komunikasi mampu dihindari, maka produktivitas karyawan bisa ditingkatkan. Karyawan bisa berkomunikasi baik internal dan eksternal secara on-point dan berdasarkan tujuan perusahaan. Selain itu, dengan komunikasi bisnis maka informasi yang dibagikan bisa lebih terkontrol dan tidak overload. Informasi yang overload bisa membuat karyawan bingung dan menurunkan tingkat produktivitas.Manfaat tersebut akan berimbas pada kinerja, sinergi, serta kerjasama antar departemen. Proses kerja akan menjadi lebih mudah dengan program-program yang saling mendukung. Ketika suasana kantor menjadi sangat kondusif dan nyaman, turnover karyawan menjadi rendah.Karyawan tertarik untuk tetap bekerja di perusahaan karena mendapatkan banyak informasi-informasi yang relevan dengan posisi dan pekerjaan mereka. Kondisi tersebut secara tidak langsung akan membuat budaya bisnis menjadi lebih kuat dan erat. Atmosfir kerja menjadi lebih sehat, positif, dengan kepuasan karyawan yang terus meningkat.

Unsur Komunikasi Bisnis

Secara sederhana, terdapat lima unsur dalam komunikasi bisnis, yaitu komunikator, pesan, media, komunikan, dan efek. Komunikator adalah mereka yang memulai penyebaran informasi, pesan adalah isi atau informasi yang disebarkan, media adalah sarana yang digunakan, komunikan adalah penerima informasi dan pemberi respon, lalu yang terakhir adalah efek, implikasi dari informasi tersebut terhadap perusahaan maupun orang-orang yang berkomunikasi.Komunikasi bisnis memang tak bisa dihindari. Ini adalah salah satu aspek penting dalam memajukan kualitas perusahaan baik secara internal maupun eksternal. Ketika sebuah perusahaan memiliki konsep atau menerapkan nilai-nilai komunikasi bisnis yang efektif dan efisien, maka proses usaha dalam perusahaan bisa menjadi lebih mudah.Miskonsepsi atau kesalahpahaman bisa dihindari sehingga pencapaian tujuan bersama bisa lebih mudah dilakukan. Seluruh komponen bisa bahu-membahu untuk memajukan perusahaan dengan mitra serta pelanggan yang tetap puas terhadap kinerja perusahaan. Semoga artikel ini membantu Anda, ya!  


You Might Also Like