banner iklan

Pengertian, Manfaat, Tujuan dan Contoh Sederhana Membuat Trial Balance

pengertian__manfaat__tujuan_dan_contoh_sederhana_membuat_trial_balance

Setiap kali Anda mencoba menjawab pertanyaan dalam aritmatika, tak jarang Anda mencoba untuk memverifikasi apakah jawaban Anda benar atau tidak. Jika Anda mencoba memecahkan suatu masalah, tentu Anda ingin memastikan bahwa masalah tersebut telah terselesaikan dengan benar atau belum. Untuk itu, Anda mencoba mencari tahu beberapa cara atau sarana untuk memastikannya. Demikian pula seorang akuntan, ia juga ingin memastikan bahwa akun buku besarnya sudah benar dalam hal jumlah, saldo, dll. Untuk memeriksa keakuratan pencatatan dalam laporan buku besar ini biasanya akuntan akan membuat suatu trial balance atau neraca percobaan. Nah, berikut ini kami sajikan pembahasan selengkap mungkin mengenai trial balance mulai dari pengertian, manfaat, tujuan, hingga contoh sederhana membuat trial balance.

Pengertian Trial Balance

Trial balance (neraca percobaan atau neraca saldo) merupakan salah satu dari bentuk laporan pembukuan atau akuntansi yang sangat penting bagi perusahaan. Pasalnya, jika mengingat kembali langkah-langkah dalam prosedur akuntansi bahwa pada awalnya setiap transaksi akan tercatat dalam jurnal dan buku pencatatan khusus seperti buku kas, buku pembelian, buku penjualan, dll. Kemudian item-item dari buku tersebut diposting ke buku besar di akun masing-masing. Selanjutnya, pada waktu tertentu atau umumnya akhir tahun, akun-akun tersebut diseimbangkan. Untuk memeriksa keakuratan pengeposan buku besar ini, membutuhkan pernyataan dengan dua kolom yaitu kolom debit dan kolom kredit yang masing-masing berisi saldo debit dan saldo kredit. Jika total dari kedua kolom tersebut seimbang (balance) atau sama maka artinya posting buku besar secara hitung sudah benar. Sebaliknya, jika saldo debit dan kredit tidak seimbang ini menunjukkan kesalahan dalam sistem akuntansi perusahaan atau bisnis tersebut. Pernyataan ini lah yang disebut trial balance.Dengan kata lain, trial balance adalah pernyataan/ daftar yang memuat seluruh jenis nama akun beserta saldo total dari setiap akun yang tersusun secara sistematis sesuai dengan kode akun yang bersumber dari buku besar. Penyusunan trial balance sendiri memiliki fungsi utama untuk memverifikasi keakuratan aritmatika dari posting buku besar.

Apa Tujuan Dari Penyusunan Trial Balance?

Seperti penamaannya “trial” yang berarti percobaan, trial balance bertindak sebagai pemeriksaan awal sebelum menyiapkan laporan keuangan lainnya. Berikut ini adalah beberapa tujuan penting dari penyusunan trial balance :

Untuk memastikan keakuratan aritmatika akun buku besar

Sebagai ringkasan dari semua saldo penutupan akun buku besar, trial balance membantu dalam menentukan keakuratan jurnal dan posting buku besar. Ini juga memverifikasi bahwa setiap entri yang masuk berada pada sisi yang benar, yaitu di sisi debit atau sisi kredit.

Untuk membantu pembuatan laporan keuangan

Tujuan akhir dari akuntansi adalah untuk menyiapkan laporan keuangan seperti Akun Perdagangan dan Laba Rugi, serta Neraca perusahaan bisnis pada akhir tahun akuntansi. Karena trial balance ini berisi saldo dari semua akun buku besar, maka dalam pembuatan laporan keuangan dapat mengambil informasi yang ada dalam neraca saldo.

Untuk membantu menemukan kesalahan

Dari dokumen trial balance dapat diketahui apakah ada kekurangan atau kesalahan pencatatan seluruh catatan serta siklus akuntansi yang telah dilakukan. Jika hasil akhir pada kolom debit dan kredit trial balance sama maka berarti sudah sesuai. Jika berbeda, ini menunjukkan bahwa ada beberapa kesalahan dalam akun buku besar yang selanjutnya akan mendorong akuntan untuk mencari tahu kesalahannya.

Untuk perbandingan dan dasar pengambilan keputusan

Perusahaan akan dapat membandingkan saldo akun buku besar tahun sebelumnya dengan tahun yang berjalan. Dengan adanya informasi tersebut, perusahaan dapat mengambil keputusan penting terkait perusahaannya seperti perlu mengurangi biaya atau meningkatkan pendapatan.

Manfaat Dari Pembuatan Trial Balance

Melihat tujuan dasar trial balance, sangat jelas bahwa penyusunan trial balance memiliki banyak manfaat bagi perusahaan dan oleh karena itu persiapannya sudah menjadi keharusan untuk penutupan pembukuan. Adapun manfaat dari pembuatan trial balance antara lain yaitu :

  • Memudahkan pemilik, pengelola maupun pihak berkepentingan untuk melakukan pengecekan terhadap keakuratan buku besar. Ketika perhitungan buku besar sudah sesuai, maka dasar penyusunan trial balance pun akan akurat. Artinya jumlah pada kolom debet dan kredit akan sama. Sehingga trial balance dapat dianggap benar.
  • Data pada trial balance bermanfaat sebagai sumber pembuatan neraca lajur yang digunakan untuk pencatatan akuntansi secara manual.
  • Mengikhtisarkan seluruh pencatatan transaksi keuangan sehingga memudahkan dalam pembuatan laporan keuangan akhir seperti laporan arus kas, laporan laba rugi, atau neraca.
  • Trial balance juga merupakan komponen penting untuk keperluan audit karena biasanya auditor akan menganalisanya.
  • Mendefinisikan kredibilitas perusahaan Anda. Trial Balance juga dapat digunakan oleh Bank dan lembaga pemberi pinjaman untuk memahami kapasitas pinjaman bisnis dan kredibilitas.

Format Umum Trial Balance

Bentuk umum neraca saldo pada tiap perusahaan biasanya tidak memiliki perbedaan yang signifikan, umumnya tersusun dari empat kolom utama yaitu:

  1. Nomor akun. Kolom paling kiri dari trial balance adalah nomor akun. Ini merupakan kode unik dari setiap akun yang terdapat pada buku besar perusahaan. Pencantuman nomor akun ini neraca saldo ini harus urut dan sistematis, mulai dari kode yang menunjukkan akun harta, akun utang, akun modal, akun pendapatan hingga kode yang menunjukkan akun beban. 
  2. Nama akun/ keterangan. Disebelah kanan kolom nomor akun terdapat kolom nama akun. Ini merupakan keterangan dari nomor atau kode akun yang telah tercantum pada kolom nomor akun sebelumnya.
  3. Debit. Selanjutnya, kolom debit yang berisi saldo dari setiap akun yang bernilai debit sesuai dengan buku besar.
  4. Kredit. Terakhir, kolom kredit untuk mengisi saldo setiap akun yang memiliki nilai  kredit sesuai dengan buku besar.

Contoh Sederhana Neraca Saldo

No. AkunNama AkunDebitKredit
11Kas4.000.000-
13Piutang usaha800.000-
14Peralatan300.000-
21Hutang dagang-2.500.000
22Hutang bank-335.000
31Modal-2.750.000
32Prive200.000-
41Pendapatan-715.000
51Beban gaji500.000-
54Beban iklan350.000-
55Beban listrik150.000-
Jumlah6.300.0006.300.000

KesimpulanTrial balance (neraca saldo/ neraca percobaan) merupakan laporan yang berisi saldo dari semua akun buku besar pada tanggal tertentu. Pembuatan trial balance harus memperhatikan bentuk buku besarnya sendiri karena penyusunannya berdasar pada saldo akun yang terdapat dalam buku besar.Dokumen trial balance menjadi hal yang sangat penting yang tidak dapat dihindari oleh bisnis apa pun. Ini akan membantu Anda mengetahui posisi aktiva dan membuat keputusan penting demi pertumbuhan bisnis Anda.


You Might Also Like