6 Alasan Pentingnya Pencatatan Aset Bagi Perusahaan

By Ayu, 24 Januari 2019
Google Plus Share   Facebook Share   Linkedin Share

Bagi Anda yang tidak memiliki latar belakang ilmu akuntansi, mungkin istilah manajemen aset terdengar kurang familiar di telinga. Secara keseluruhan ilmu manajemen aset memang lebih kompleks dan tergolong rumit. Namun ini sangat penting untuk Anda ketahui agar aset-aset yang telah Anda miliki selalu pada posisi optimal saat ingin digunakan.

Alasan Pentingnya Manajemen Aset Pada Perusahaan

Dengan manajemen aset yang baik perusahaan dapat menekan angka pengeluaran dan menambah pemasukan uang kas (tunai). Manajemen aset menjadi satu kesatuan dengan pengelolaan aset yang melibatkan semua pihak level manajemen agar bisa diimplementasikan secara baik pada semua departemen perusahaan. Apa saja sih pentingnya manajemen aset dalam perusahaan? Berikut beberapa alasannya.

1. Menjaga Nilai Aset

Manajemen aset yang baik dalam perusahaan sangat diperlukan untuk menjaga nilai aset yang dimiliki agar tetap tinggi. Dengan demikian, semua risiko yang berhubungan dengan aset seperti kerusakan atau kehilangan dapat diminimalisir agar usia aset bisa menjadi lebih panjang. Dalam menjaga nilai aset tersebut, tentu saja diperlukan tambahan biaya operasional untuk mendapatkan output yang maksimal dan sesuai dengan tujuan perusahaan.

2. Meningkatkan Keamanan

Aset dengan jumlah yang cukup banyak pada satu perusahaan pastinya tidak dapat dikontrol satu persatu dan terjamin keamanannya. Dengan menerapkan manajemen aset, Anda dapat meminimalisir hilangnya aset perusahaan ataupun rusak, penerapan manajemen aset sangat diperlukan oleh sebuah perusahaan. Dengan demikian aset-aset tersebut akan tersimpan dengan baik, aman dan terlindungi.

3. Memonitor Penyusutan Aset

Salah satu risiko yang perlu Anda waspadai  atas penggunaan aset tetap adalah terjadinya penyusutan. Penyusutan dapat terjadi pada aset tersebut mulai dari fungsi sampai dengan nilainya. Untuk memudahkan dalam mengontrol dan juga memonitor penyusunan aset tersebut sangat diperlukan manajemen aset. Laporan aset ini nantinya harus dimasukkan ke dalam laporan keuangan karena berhubungan dengan nilai uang yang dimiliki perusahaan.

4. Menghindari Pembelian Berlebih

Tahukah Anda jika pembelian berlebih dan yang tidak perlu dalam perusahaan sebenarnya dapat dikontrol jika Anda menerapkan manajemen aset. Dengan demikian, perusahaan dapat menyusun anggaran pembelanjaan yang tepat untuk menentukan prioritas dalam pembelian barang serta menghemat biaya pengeluaran.

5. Mempermudah Penyusunan Anggaran

Dengan penerapan manajemen aset pada perusahaan, penyusunan anggaran berupa konstruksi, pembelian barang, pemeliharaan barang yang berkaitan dengan pendanaan aset lebih mudah dilakukan. Hal ini akan membuat perusahaan mengetahui mana aset yang harus diperpanjang usianya atau harus dihapus.

6. Membuat Manajemen Risiko

Manajemen risiko merupakan sebuah metode untuk mengidentifikasi, menganalisis, menilai, mengendalikan, menghindari, meminimalisir atau bahkan menghapuskan ancaman (risiko) pada sebuah perusahaan. Manajemen risiko sangat penting untuk menciptakan kesadaran perusahaan atas bahaya dan risiko dari aset yang dimiliki.

Menerapkan manajemen risiko akan sangat membantu perusahaan dalam mengelola ketidakpastian yang mungkin terjadi karena perusahaan dapat membuat langkah pengendalian dan pencegahan.

Ketika perusahaan sudah menerapkan manajemen aset sebaiknya didalamnya juga sudah sekaligus menerapkan manajemen risiko. Meski terlihat satu kesatuan namun tidak semua perusahaan sudah menerapkan manajemen risiko untuk melindungi aset mereka dari berbagai macam ancaman yang tidak terduga. Dengan hanya menerapkan manajemen aset terkadang mereka berpikir bahwa aset sudah pasti aman dan tidak mempertimbangkan kemungkinan ancaman dimasa yang akan datang.

Seorang fund manager atau investor adalah orang yang sangat jeli dalam melakukan manajemen risiko karena mereka harus mengukur potensi kerugian yang mungkin dialami ketika berinvestasi. Setelah mengetahui risiko yang mungkin terjadi mereka akan menyusun rencana dan mengambil tindakan yang tepat untuk mengurangi nilai risiko tersebut sesuai dengan tujuan investasi.

Besarnya risiko yang dihadapi dapat ditoleransi berdasarkan beberapa kategori risiko. Untuk kategori risiko yang menimbulkan bahaya kecil biasanya akan dibiarkan, namun berbeda dengan kategori risiko yang dapat menimbulkan bahaya besar bagi perusahaan biasanya cenderung akan dihindari atau disiapkan strategi yang lebih detail dan terperinci.

Nah itulah tadi ulasan tentang alasan pentingnya pencatatan aset bagi perusahaan yang wajib anda ketahui. Semoga Bermanfaat.


Baca juga

Langkah-langkah Evaluasi Laporan Keuangan Akhir Tahun untuk Perkembangan Bisnis di Tahun Depan

Keuntungan dan Kerugian Transaksi Cashless di Indonesia

Cara dan Contoh Laporan Laba Rugi dan Jurnal Penutup Pada Perusahaan Dagang

Cara dan Contoh Neraca Saldo Setelah Penutupan Pada Perusahaan Jasa

Apa itu Pajak UMKM, Keuntungan dan Cara Perhitungannya

© 2019 PT Ukirama Solusi Indonesia Bahasa Indonesia | English   Google Plus   Instagram   Facebook   Linkedin