Apa itu Pasar Bisnis dan Pasar Konsumen? Bagaimana Cara Membedakannya?

By Martina, 04 Juli 2019
Google Plus Share   Facebook Share   Linkedin Share

Secara umum, kebanyakan orang memahami pasar sebagai tempat bertemunya penjual dan pembeli untuk melakukan transaksi jual beli barang. Tetapi dari sudut pandang keilmuan, istilah pasar ini bisa diartikan lebih luas. Sebut saja pasar bisnis dan pasar konsumen, apakah Anda tahu akan kedua istilah tersebut?


Ya, dalam dunia ekonomi terkhusus transaksi komersial dikenal dua jenis pasar yaitu pasar bisnis dan pasar konsumen. Lantas apa perbedaan keduanya? Adakah faktor-faktor yang mempengaruhi dari setiap jenis pasar tersebut? Untuk menjawab hal tersebut, berikut akan dijabarkan penjelasan dari pasar bisnis dan pasar konsumen agar kita mengetahui apa yang menjadi perbedaan diantara keduanya.


Pengertian Pasar Bisnis

Pasar bisnis (Business Market) merupakan semua organisasi yang membeli barang dan jasa untuk dipergunakan dalam memproduksi produk atau dengan tujuan dijual lagi atau disewakan kepada pihak lain dengan mengambil untung. Ini artinya sang pembeli tidak menggunakan langsung barang yang dibelinya melainkan akan digunakan untuk produksi produk baru yang akan dijual, disewakan, atau dipasok kepada pihak lain.


Industri utama yang membentuk adanya pasar bisnis adalah pertanian, kehutanan, perikanan, pertambangan, perusahaan manufaktur dan konstruksi, transportasi, komunikasi, sarana umum, perbankan, keuangan dan asuransi, distribusi, dan lain sebagainya.


Berdasar pengertian dan contoh industrinya, dapat dilihat bahwa pasar bisnis adalah pasar yang besar dan melibatkan jumlah uang dan barang yang banyak. Sebagai contoh, sebuah perusahaan pembuat ban tentu akan membeli karet dari petani besar dan peralatan penunjang lain. Kemudian setelah jadi, mereka akan memasok ban tersebut kepada penjual pabrik perakit kendaraan atau kepada pengecer. Di pabrik perakit kendaraan, ban akan dipasang sehingga dihasilkan produk baru berupa kendaraan.


Pengertian Pasar Konsumen

Pasar konsumen adalah sekelompok pembeli yang membeli barang-barang untuk dikonsumsi sendiri, bukan untuk dijual atau diproses lebih lanjut. Ini artinya, pasar jenis ini adalah jenis pasar yang lumrah kita jumpai dalam kehidupan rumah tangga (non bisnis).


Pada pasar konsumen, perilaku pembelian dipengaruhi oleh faktor-faktor budaya, sosial, pribadi, dan psikologis. Diantara keempat hal tersebut, faktor yang dipercaya paling berpengaruh adalah faktor budaya. Budaya menjadi penentu keinginan dan perilaku paling dasar. Dalam budaya, terdapat sub-budaya yang lebih menampakkan identifikasi dan sosial yaitu diantaranya adalah agama, kebangsaan, ras, dan wilayah geografis.


Faktor lain yang mempengaruhi adalah faktor sosial yang diantaranya terkait keluarga, kelompok acuan, serta peran dan status sosial. Selanjutnya adalah faktor pribadi yang melingkupi usia, pekerjaan, lingkungan ekonomi, dan gaya hidup. Hal-hal ini berpengaruh penting dalam pemasaran karena perilaku konsumen dibentuk melalui hal-hal tersebut.


Perbedaan Pasar Bisnis dan Pasar Konsumen

Untuk membedakan lebih detail lagi, berikut beberapa elemen yang menjadi acuan pembedanya.

  1. Struktur Pasar

Pada pasar bisnis, biasanya berhubungan dengan pembeli dengan jumlah yang sedikit tetapi berkapasitas besar dibandingkan dengan pasar konsumen. Bahkan dalam pasar bisnis yang besar, beberapa pembeli sering mendominasi sebagian besar pembelian.


  1. Segmentasi Pasar

Segmentasi pasar antara pasar bisnis dan pasar konsumen pada dasarnya adalah sama. Hanya saja pada pasar bisnis dilakukan secara bertahap dengan urutan tahapannya yang sistematis.


  1. Karakteristik Permintaan

Karakteristik permintaan yang menjadi pembeda antara pasar bisnis dan pasar konsumen adalah sifat permintaan, stabilitas permintaan, dan elastisitasnya. Berdasarkan sifat permintaannya, pasar bisnis termasuk permintaan turunan dari konsumen. Ini artinya, naik turunnya permintaan terhadap produk-produk bisnis dipengaruhi oleh besar kecilnya permintaan konsumen terhadap sesuatu.


Secara stabilitas permintaan, pasar bisnis lebih mudah terganggu dibanding pasar konsumen. Hal tersebut terjadi karena pembeli dalam pasar bisnis jumlahnya lebih sedikit namun skala pembeliannya besar. Ini artinya penjual menggantungkan penjualannya kepada pembeli yang jumlahnya terbatas.


Sedangkan elemen elastisitas dimaksudkan kepada bagaimana harga mempengaruhi pembelian. Pada pasar bisnis permintaan total atas berbagai barang dan jasa tidak begitu dipengaruhi oleh perubahan harga. Contohnya perusahaan pembuat ban tidak berarti akan langsung menambah pembelian karet ketika harga karet turun.


  1. Tingkat Hubungan Pemasok dan Pelanggan

Berbeda dengan pasar konsumen, dalam pasar bisnis hubungan antara pemasok atau penjual dengan pelanggan akan lebih erat karena pemainnya yang tidak banyak. Selain itu nilai bisnis yang besar menjadikan perlu interaksi yang lebih erat untuk menghindari konflik.


Selain itu, Biasanya pelaku pasar bisnis memiliki timbal balik dalam transaksinya. Sebagai contoh pabrik kertas yang membeli bahan kimia di perusahaan A, maka perusahaan A juga akan membeli kertasnya dari pabrik kertas tersebut.


  1. Proses Transaksi

Pada pasar konsumen, keputusan dalam proses transaksi tentu tidak akan rumit. Berbeda dengan pasar bisnis dimana transaksi bersifat multi-step karena ada kebijakan, batasan, dan persyaratan atau instrumen yang perlu dipertimbangkan.


Pembelian pada pasar bisnis juga biasanya akan melibatkan pihak lainnya. Pengambilan keputusan dilakukan secara profesional sehingga usaha pembelian menjadi tidak sesederhana pada pasar konsumen.


  1. Karakteristik Pemasaran

Elemen lain yang juga menjadi pembeda antara pasar bisnis dan pasar konsumen adalah karakteristik pemasaran. Faktor yang terkandung dalam karakteristik pemasaran ini bisa dilihat pada tabel berikut.


Faktor Pembeda

Karakteristik

Pasar Bisnis

Pasar Konsumen

Filosofi Pemasaran

Segmentasi Pasar

Emporografis

Demografis


Perspektif Pasar

Global

Regional/Nasional


Penekanan Taktik Pemasaran

Kinerja Keuntungan

Pangsa Pasar


Interaksi Penjual-Pembeli

Kemitraan

Transaksional


Arti Pelanggan Utama

Penting

Tidak Perlu


Pengetahuan Pelanggan

Kuat

Lemah

Bauran Produk dan Layanan

Pemberian Merek

Corporate

Produk Individual


Waktu Pembelian

Perlu perencanaan

Penggunaan saat itu


Tingkat Pabrikasi

Butuh proses tambahan

Umumnya produk akhir/siap pakai


Tipe Kemasan

Protektif

Promosional


Layanan

Lebih banyak

Jarang


Konsistensi Kualitas

Penting

Tidak Vital

Promosi

Penekanan Promosi

Personal selling

Iklan


Sasaran Promosi

Mengharap terjadinya Sales Call

Menempatkan produk dan layanan

Bauran Distribusi

Panjang Saluran

Langsung

Tidak langsung


Kompleksitas Saluran

Kompleks

Sederhana


Pengetahuan Pasar

Kuat

Lemah


Ketersediaan antaran

Krusial

Tidak Krusial

Harga

Tawar Menawar

Lumrah Terjadi

Jarang Terjadi


Negosiasi Harga

Lumrah Terjadi

Jarang Terjadi


Itulah hal-hal yang menjadi perbedaan antara pasar bisnis dan pasar konsumen. Secara pengertian sudah sangat terlihat bahwa keduanya memiliki poin pembeda yang jelas. Khusus untuk pasar bisnis, karena bersifat lebih kompleks maka biasanya memerlukan akuntansi bisnis. Banyak hal yang mempengaruhi sehingga pengambilan keputusan tidak bisa dibuat sembarangan.


Baca juga

Perbedaan Marketplace, E-commerce, dan Online Shop

Perbedaan Aktiva dan Pasiva Beserta Contohnya

Perbedaan Strategi Penjualan Offline dengan Salesman atau Penjualan Online dengan E-commerce

Proses Bisnis Perusahaan Dagang dan Perusahaan Jasa serta Perbedaannya

Perbedaan Amortisasi, Depresiasi dan Deplesi dalam Dunia Akuntansi Keuangan

© 2021 PT Ukirama Solusi Indonesia Bahasa Indonesia | English   Google Plus   Instagram   Facebook   Linkedin