Buku pembantu memiliki fungsi untuk menyediakan rincian dari buku besar umum. Sumber data informasi dari buku besar pembantu ini didapatkan dari jurnal khusus. Diantaranya informasi faktur pembelian, faktur penjualan, penerimaan kas dan pengeluaran kas. Pada kesempatan kali ini kami akan sampaikan cara dan contoh transaksi buku besar pembantu utang piutang pada perusahaan dagang.

Pada dasarnya ada 5 laporan keuangan yang biasanya digunakan oleh sebuah perusahaan. Salah satunya yang digunakan yakni laba rugi (income statement). Menurut dari Van Horne dan Wachowicz (2005:193), laporan dari laba rugi ini ringkasan pendapatan dan biaya sebuah perusahaan, dalam waktu tertentu. Dan laporan ini diakhiri dengan laba atau kerugian bersih pada periode tersebut.

Piutang ini merupakan salah satu unsur dari aktiva lancar dalam neraca perusahaan yang timbul akibat adanya penjualan barang, jasa atau pemberian kredit kepada debitur, yang pada umumnya pembayarannya diberikan tempo dalam 30 hari sampai dengan 90 hari. Jika diartikan dalam arti luas, maka piutang merupakan tuntutan terhadap pihak lain, yang berupa uang, jasa atau barang yang dijual dengan cara kredit.

Bagi seorang operation manager, menentukan tingkat inventory yang tepat, salah satu pekerjaan yang sangat penting baginya. Karena, jika sebuah perusahaan terlalu banyak inventory, maka uang Anda akan mati dalam modal kerja. Dan sebaliknya jika inventory perusahaan terlalu sedikit, maka bisa mengalami stock out dan pelanggan kecewa. Beruntung sudah ada sebuah rumus untuk menentukan safety stock.

Pada kesempatan kali ini kami akan sampaikan beberapa tipe dan jenis gudang. Salah satu tempat yang paling penting dalam kegiatan logistic yakni gudang. Pada artikel ini kami akan sampaikan 10 Tipe dan jenis gudang berdasarkan karakteristik penyimpanan. Secara umum ada 5 jenis tipe gudang, yaitu gudang gudang pribadi, gudang publik, gudang otomatis, gudang dengan pengaturan iklim/suhu

Dalam inventory management, utamanya material management, tentu saja perusahaan harus menjaga stock agar selalu bisa digunakan. Sangat diperlukan pengecekan dan pengawasan stock, ini agar saat barang diperlukan bisa didapatkan dari pihak gudang. Dan disisi lain, stock barang yang ada di gudang sebaiknya, jangan terlalu banyak. Karena ini bisa menyebabkan uang berhenti dan resiko barang rusak atau hilang sangat besar.

© 2021 PT Ukirama Solusi Indonesia Bahasa Indonesia | English   Google Plus   Instagram   Facebook   Linkedin