Pengertian Nota Kredit, Tujuan dan Manfaat

By Ayu, 25 Januari 2019
Google Plus Share   Facebook Share   Linkedin Share

Bagi suatu bisnis, penting untuk memiliki dokumen tertulis sebagai bukti dari transaksi bisnis yang dibuat. Hal tersebut dimaksudkan agar memudahkan pelacakan transaksi bisnis. Dan dengan ini bisnis dapat menghindari kesalahan-kesalahan teknis dalam kegiatan operasi bisnis dan transaksi penjualan. Jenis- jenis dokumen tersebut seperti misalnya faktur, nota promes, dan atau nota kredit (credit note). Dalam artikel ini, Anda akan melihat definisi, manfaat, tujuan, dan contoh Nota Kredit dalam suatu transaksi bisnis.

Nota Kredit

Nota kredit merupakan berkas atau dokumen yang membuktikan terjadinya pengurangan piutang usaha karena adanya pengembalian barang dagangan akibat adanya penurunan harga yang disebabkan karena adanya kerusakan/ketidaksesuaian kualitas barang yang dikirim dengan yang dipesan atau karena terjadinya pengembalian barang dagangan.

Nota kredit dibuat serta ditandatangani penjual dan memiliki fungsi bagi penjual untuk mengurangi piutang usaha yang akan ditagihkan kepada pembeli. Sama seperti halnya nota debit, nota kredit biasanya minimal dua rangkap. Lembar pertama (dokumen asli ) diberikan kepada pembeli, sedangkan lembar lainnya disimpan oleh penjual.

Dalam sudut pandang perpajakan, terdapat dua hal yang berhubungan dengan nota debit dan nota kredit, yaitu:

  1. Saat adanya revisi/penurunan nominal harga penjualan.

  2. Terjadinya retur pembelian atau adanya pengembalian barang.

Ketika terjadi atau terlaksana retur pembelian, maka pembeli harus menerbitkan nota debit serta retur pembelian kepada penjual. Setelahnya, penjual akan menerbitkan nota kredit.

Pada saat merevisi atau menurunkan nominal harga penjualan dalam invoice karena adanya pembatalan, ketidaksesuaian barang, ataupun alasan lainnya yang sebelumnya sudah disepakati antara pembeli dan penjual, maka pembeli akan menerbitkan yang namanya nota debit dan penjual menerbitkan nota kredit.

Selanjutnya, yang perlu dilakukan penjual adalah menerbitkan faktur pajak pengganti atau faktur pajak batal tergantung dari kasus yang dihadapi.

Format Nota Kredit Secara Umum

Sejatinya, setiap perusahaan atau bisnis bisa membuat template atau format Nota Kredit secara bebas sesuai kebutuhan mereka. Namun, berikut bentuk format yang biasa digunakan untuk membuat Nota Kredit secara umum:

  • Terdapat kolom informasi produk, jumlah, harga yang dikembalikan dan disepakati oleh kedua pihak dan dinyatakan dengan jelas.

  • Nota kredit setidaknya harus memiliki Nomor Pesanan untuk tujuan pelacakan (tracking).

  • Tanggal, faktur tagihan, dan alamat pengiriman juga harus ada dalam Nota Kredit.

  • Dan juga penting untuk membubuhkan ketentuan pembayaran yang dinyatakan secara jelas untuk menghindari permasalahan lebih lanjut.

Tujuan Pembuatan Nota Kredit

Dalam dunia bisnis, penting untuk mencatat dokumentasi dari semua transaksi bisnis yang telah dilakukan. Tidak seperti faktur atau kartu ucapan terima kasih, Nota Kredit dibuat untuk mengoreksi dan memperbaiki kesalahan yang terjadi dari proses penjualan. Seperti kelebihan atau kekurangan dari pengiriman barang kepada pembeli dan kerusakan barang ketika barang sampai ditangan pembeli. Nota Kredit menginformasikan secara formal dan tertib atas kesalahan yang dilakukan penjual. Dengan memanfaatkan kegunaan Nota Kredit, diharapkan catatan akuntansi bisnis bersih dari segala kesalahan dan Laporan Keuangan bisa terbuat secara reliabel. Dengan menggunakan Nota Kredit juga menunjukkan kepada pembeli bahwa bisnis Anda bertanggung jawab secara penuh atas kesalahan yang dilakukan.

Manfaat Nota Kredit

Dengan menggunakan Nota Kredit akan membantu bisnis dalam melacak kesalahan penjualan yang terjadi. Tetapi apa manfaat lain yang dapat diperoleh bisnis dari penggunaan Nota Kredit? Penggunaan Nota Kredit dapat menguntungkan bisnis dalam banyak aspek. Berikut manfaat-manfaat dari penggunaan Nota Kredit:

  • Bisnis dapat mempertahankan hubungan yang baik dengan klien atau pelanggan mereka.

  • Meningkatkan kinerja operasional bisnis secara menyeluruh dengan memperbaiki kesalahan yang telah dibuat.

  • Menyelamatkan bisnis dari kemungkinan konflik atau masalah teknis yang berpotensi timbul.

Contoh Nota Kredit

Secara umum, berikut contoh Nota Kredit yang biasa digunakan dalam dunia bisnis:

https://s3-ap-southeast-1.amazonaws.com/jurnal-blog-assets/wp-content/uploads/2018/12/26144548/Credit-memo_000001.jpg

Bisnis atau perusahaan yang memanfaatkan Nota Kredit bisa dipastikan mempunyai sistem perdagangan dan akuntansi yang baik.

Nah, sudah paham belum dengan yang dinamakan pengertian nota kredit tujuan dan manfaat? Semoga ulasan diatas bisa membantu anda dalam memahami pengertian nota kredit tujuan dan manfaat.


Baca juga

Poin Penting Pajak Penghasilan (PPH) Perusahaan Konstruksi yang Harus Diketahui

Cara dan Contoh Menghitung Pajak PPH pada Perusahaan Jasa Konstruksi

Pentingnya Stok Opname Pada Perusahaan Manufaktur

Penentuan Harga Pokok Penjualan ( COGS ) dan Hubungannya dengan PPn Import, PPh Pasal 22 Import

Perbedaan Laporan Laba Rugi Fiskal dan Komersial

© 2019 PT Ukirama Solusi Indonesia Bahasa Indonesia | English   Google Plus   Instagram   Facebook   Linkedin