10 Jenis Profesi Akuntansi yang Ada di Indonesia

By Aulia, 12 Januari 2022
Google Plus Share   Facebook Share   Linkedin Share

Kata akuntansi dan akuntan sepertinya sudah tidak asing lagi terdengar di telinga setiap orang.  Profesi Akuntansi merupakan suatu profesi yang dimana tugasnya adalah mengawasi, menghitung, membuat laporan, serta bertanggung jawab atas laporan keuangan pada suatu lembaga, institusi, ataupun perusahaan itu sendiri. 

Akuntansi sendiri merupakan kegiatan yang tak dapat dipisahkan dari kegiatan sehari-hari pada masyarakat, khususnya dalam bidang bisnis. Oleh karena itu, akuntansi menjadi profesi yan sangat dibutuhkan oleh setiap perusahaan manapun.

Di dalam sebuah perusahaan, seorang akuntan memiliki peran penting dalam hal yang berhubungan dengan keuangan perusahaan. Jika seorang akuntan itu sukses, maka perusahaan akan mendatangkan klien baru dan  dapat meningkatkan tunjangan karyawan sehingga perusahaan tersebut menjadi lebih maju dan sejahtera. Profesi akuntan saat ini menjadi profesi yang sangat menjanjikan, sehingga Anda dapat memilih atau menjadikannya pilihan sebagai bahan pertimbangan jenjang karier untuk masa depan.

Ada berbagai macam jenis akuntan yang dapat Anda pelajari dan ketahui. Jika Anda sedang belajar mengenai seluk-beluk akuntansi, sangat penting untuk mengetahui terlebih dahulu beberapa jenis profesi akuntansi yang paling sering dicari oleh setiap perusahaan. 

Berikut ini adalah 10 jenis profesi akuntan yang paling umum di Indonesia.

  1. Akuntansi Perusahaan

Pada umumnya, jenis profesi akuntan ini bekerja sama dengan kolega ataupun manajer tiap perusahaan. Hal ini bertujuan agar perusahaan tersebut dapat menyusun strategi agar perusahaan menjadi lebih maju dan memberikan lebih banyak keuntungan. 

Tak hanya itu, seorang akuntan yang bekerja di suatu perusahaan juga memegang tanggung jawab yang besar terhadap segala permasalahan keuangan yang terjadi di perusahaan. 

  1. Akuntansi Pemerintahan

Di pemerintahan juga memiliki akuntan agar dapat mengelola segala perencanaan keuangan dan alokasi anggaran sumber daya ke departemen dalam pemerintahan. Tetapi akuntansi jenis ini memiliki standar khusus yang harus dipenuhi, yang sesuai dengan Dewan Standar Akuntansi Pemerintahan (GSB).

Akuntan pemerintah biasanya bekerja untuk mengawasi dan memeriksa setiap aliran keuangan negara. Tak hanya itu, akuntan pemerintah juga harus membuat rancangan sistem akuntansi yang tertuju untuk pemerintah. 

Pada umumnya, akuntan pemerintahan bekerja di Kementerian Keuangan, Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), dan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

  1. Akuntansi Publik 

Profesi Akuntansi publik terdiri dari dua macam jenis yaitu, atestasi, yang meliputi jasa akuntansi umum atas laporan keuangan, pemeriksaan performa informasi keuangan dan review laporan keuangan. Sedangkan non-atestasi merupakan jasa yang berkaitan dengan perpajakan, konsultasi, manajemen, dan kompilasi keuangan.

Akuntan publik biasanya bertugas melayani masyarakat umum yang sedang memerlukan jasa akuntan. Dan karena sifatnya yang independen, profesi ini umumnya memiliki kantor sendiri atau menawarkan jasanya langsung kepada masyarakat umum. 

  1. Akuntansi Pendidikan

Akuntansi pendidikan merupakan jenis profesi akuntan yang bertugas di lembaga-lembaga pendidikan. Biasanya tugas akuntan pendidikan adalah merancang dan membuat kurikulum pendidikan pada jenis pelajaran akuntansi.

Tak hanya itu, mereka juga bertugas mengajarkan jenis akuntansi dan juga melakukan penelitian pada bidang ilmu akuntansi.  Sederhananya adalah sebagai dosen atau guru khusus yang mengajar pada pelajaran jenis akuntansi. 

Karena jam kerjanya yang fleksibel, Profesi Akuntansi ini dapat dilakukan sembari membuka praktik untuk melayani masyarakat yang membutuhkan ahli atau pihak akuntan. 

  1. Akuntansi Internal 

Akuntansi internal di perusahaan memiliki tanggung jawab besar terhadap catatan dan setiap jenis susunan laporan manajemen dan penyusunan laporan keuangan. Hal ini terdiri dari neraca, perubahan modal, rugi-laba yang didapat dan dikeluarkan, serta aliran uang kas yang ada di perusahaan. 

  1. Akuntansi Manajemen

Tugas umum akuntan manajemen biasanya melakukan perencanaan dan penganggaran keuangan, pelaporan keuangan, manajemen risiko keuangan, dan menganalisis profitabilitas. 

Akuntan manajemen bertanggung jawab memberikan informasi terkait keuangan suatu perusahaan ataupun organisasi agar memiliki masa depan yang lebih menguntungkan. 

  1. Akuntansi Syariah

Profesi yang masih terbilang baru dan sangat jarang ditemukan di Indonesia. Akuntan syariah merupakan jenis profesi yang dimana seseorang tersebut bekerja sesuai dengan standar Akuntansi Syariah.

Tak hanya itu, biasanya mereka juga berpegang teguh pada keputusan Majelis Ulama Indonesia (MUI). Mereka bekerja dengan cara menerapkan hukum-hukum yang sesuai dengan syariat Islam dalam mengelola keuangan.

  1. Akuntansi Proyek

Profesi Akuntansi ini bekerja berdasarkan proyek. Jenis akuntan ini bertugas mengawasi semua aspek yang berjalan pada proyek misal, menyiapkan dan mengumpulkan faktur, menyetujui biaya keseluruhan, merencanakan dan memelihara anggaran agar tetap stabil. Memastikan para pekerja tim memenuhi tenggat waktu proyek tersebut. Akuntansi proyek umumnya harus memiliki kemampuan komunikasi yang kuat. Karena biasanya, akuntansi proyek bekerja sama dengan para kolega-kolega dan manajer profesional.

  1. Akuntansi Investasi

Umumnya jenis akuntan investasi banyak ditemukan di perusahaan pialang. Para pekerja akuntan jenis ini biasanya memiliki pengetahuan yang kuat mengenai saham, mata uang, obligasi, logam mulia, dan segala jenis investasi lainnya.  Akuntansi investasi sendiri memiliki tugas penting dalam mempertahankan klien mereka agar tetap mematuhi peraturan negara. 

  1.  Akuntansi Pajak 

Akuntan pajak merupakan jenis akuntan yang hanya berfokus pada pencatatan, pembukuan, dan penyusunan. Hal ini terdapat pada laporan segala jenis transaksi pajak sesuai dengan besarnya biaya yang harus dibayar Wajib Pajak (WP).

Akuntansi perpajakan sangat berguna agar administrasi perpajakan negara menjadi baik dan benar. Sehingga kewajiban pembayaran pajak dapat dipertanggungjawabkan.

Maka tak heran apabila akuntansi perpajakan memiliki fungsi yang  sangat penting dalam hal perencanaan strategi masa depan pada perpajakan Indonesia. 

Seiring dengan berjalannya waktu, praktik akuntansi di Indonesia semakin banyak diterapkan pada setiap perusahaan-perusahaan. Dalam beberapa tahun terakhir ini, praktik akuntansi menjadi lebih mudah karena sudah ada banyak kemudahan dari teknologi. 

Di era yang serba digital seperti ini, biasanya para perusahaan besar mencari kandidat akuntan yang terbaik untuk diperkerjakan di perusahaan mereka. Jadi tak heran apabila ada banyak perusahaan yang menawarkan jasa akuntansi dengan gaji yang cukup memuaskan.

Saat ini, jasa akuntansi tak hanya dipakai untuk perusahaan besar. Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) pun saat ini sudah mulai menggunakan jasa akuntansi pada bisnisnya. 

Dan untuk dimasa yang akan datang pun diharapkan bahwa dunia akuntansi Indonesia dengan berbagai macam profesi akuntansi akan menjadi lebih berkembang dan menjadi lebih baik lagi.


Baca juga

4 Penilaian Dasar Menyusun Anggaran Belanja Perusahaan

Ciri-ciri Bisnis Pasar Persaingan Sempurna Dan Pasar Persaingan Tidak Sempurna

Punya Niat Mendirikan Startup tanpa Modal? Anda Harus Tau Rasio Solvabilitas

surat kuasa dalam ranah bisnis, pada saat apa digunakan dan contoh membuatnya

Cara Mendapatkan Modal Usaha Tanpa Harus Pinjam ke Bank

© 2022 PT Ukirama Solusi Indonesia Bahasa Indonesia | English   Google Plus   Instagram   Facebook   Linkedin