5 Strategi Memasarkan Bisnis Online Anda di Instagram

By Martina, 12 Juli 2019
Google Plus Share   Facebook Share   Linkedin Share

Siapa yang tidak tahu platform media sosial Instagram? Mereka yang memiliki smartphone atau ponsel pintar sudah pasti hampir memiliki aplikasi berbagi kehidupan sehari-hari ini pada telepon genggamnya. Tahukah Anda berapa banyak pengguna Instagram aktif yang ada di Indonesia? Dikutip dari Statista yang ada pada artikel CNBC Indonesia,


“setidaknya ada 62 juta pengguna aktif Instagram per bulannya di Indonesia.”


Angka ini menjadikan Indonesia salah satu negara dengan pengguna Instagram terbanyak setelah Amerika Serikat di peringkat pertama dengan 160 juta orang, India dengan 75 juta pengguna per bulan, dan Brazil di peringkat ketiga dengan jumlah 69 juta pengguna aktif per bulannya. Setidaknya sekitar hampir 60% pengguna Instagram berada pada kelompok usia 18-19 tahun dan kebanyakan dari sisanya adalah mereka yang berada pada usia produktif yaitu 19-35 tahun. Usia produktif ini biasanya merupakan kelompok yang sudah memiliki pendapatan sendiri sehingga telah bebas secara finansial dari orang tua dan dapat memutuskan sendiri akan digunakan untuk apa uang yang dimiliki. Tak heran apabila aplikasi Instagram menjadi salah satu platform yang paling diminati untuk membuka dan memasarkan bisnis mulai dari bisnis skala kecil hingga besar, mengingat angka penggunanya yang fantastis.


Selain karena  jumlah penggunanya yang menggiurkan untuk dijadikan target pasar, untuk mengoperasikan platform media sosial ini pun tergolong cukup mudah sehingga mendorong pada pelaku bisnis terutama yang tidak memiliki modal besar untuk menyewa tempat usaha / toko untuk memanfaatkan Instagram sebagai media jual beli dan terhubung kepada target pasar yang jauh lebih luas. Dari sinilah terciptanya istilah bisnis online yang kini makin diminati dan menciptakan persaingan yang kompetitif. Namun, Anda tidak perlu khawatir karena strategi pemasaran yang terencana dan identitas merek yang kuat bisa menjadi cara agar merek lebih cepat dikenal. Berikut di bawah ini beberapa kiat untuk memasarkan bisnis online Anda di Instagram.

  1. Gunakan Profil Instagram Bisnis

Pasti Anda akan bertanya apa bedanya antara Instagram akun biasa dengan Instagram untuk akun bisnis? Yang pertama, Anda tidak perlu mengunduh atau install aplikasi yang berbeda. Untuk memiliki akun Instagram bisnis, Anda tetap menggunakan aplikasi yang sama.


Keunggulan dengan beralih dari profil Instagram personal ke profil Instagram bisnis adalah sebagai berikut.

  • Selain bisa langsung mengunjungi website bisnis Anda, followers Anda juga bisa mengklik tombol kontak untuk langsung menghubungi Anda sehingga mempermudah proses komunikasi dengan calon pembeli.

  • Anda bisa memanfaatkan tool analisis Instagram yang disebut dengan Insights yang dapat memperlihatkan kinerja dari konten postingan yang Anda lakukan, seperti dilihat oleh berapa banyak orang, berapa persen orang yang melihat postingan tersebut yang bukan followers akun bisnis Anda, dan lain sebagainya.

  • Dapat dengan mudah membuat dan mempublikasikan iklan pada Instagram.

  • Memungkinkan untuk meningkatkan kesempatan agar konten Anda dilihat oleh lebih banyak orang.


  1. Gunakan Kalimat Singkat, Padat, dan Jelas

Konten merupakan salah satu bagian penting dalam strategi pemasaran bisnis online. Mengapa demikian? Karena Anda akan berkomunikasi dengan calon pelanggan melalui konten tersebut dan yang menentukan apakah mereka akan membeli dari Anda atau tidak adalah konten yang menarik. Caranya, Anda bisa mulai dengan kalimat pembuka yang singkat, padat, dan jelas karena merupakan kesempatan awal untuk menarik minat pembaca. Jangan membuat konten yang bertele-tele, tetapi juga tidak terlalu singkat. Berikan perhatian khusus agar pembaca sebagai calon pelanggan / konsumen tertarik untuk membaca hingga akhir.


Selain itu, Anda juga bisa membuat paragraf dengan berisikan fakta-fakta menarik dari foto / produk yang akan dijual atau kalimat yang menggugah rasa penasaran pembaca, atau masalah yang banyak dialami target pasar Anda. Anda juga bisa menambahkan kalimat tanya pada konten karena menurut penelitian, kalimat tanya secara psikologi dapat mempengaruhi minat baca seseorang.


  1. Publish di Waktu yang Tepat

Banyak yang masih tidak tahu bahwa pemilihan waktu untuk posting konten pada Instagram merupakan salah satu hal yang penting untuk diperhatikan. Biasanya pelaku bisnis online yang sudah lama bergelut di bidang ini pasti sudah paham mengenai waktu yang dianggap efektif untuk mengunggah konten. Alih-alih memposting pada waktu yang tidak tentu, ada baiknya Anda mempelajari waktu yang dianggap efektif ini dan buat perencanaan yang baik.


Waktu efektif untuk posting ini bisa tergantung dari tempat tinggal dan sasaran konten yang Anda buat. Berdasarkan informasi dan data yang dihimpun dari beberapa sumber, dikatakan bahwa waktu yang paling tepat untuk melakukan posting konten agar bisa di share oleh banyak orang adalah sekitar pukul 11.30 hingga 13.00 dan pukul 20.00 hingga 22.00. Selain kedua waktu tersebut, ada juga tambahan waktu yaitu sekitar 07.00 pagi. Jika Anda perhatikan dengan saksama, waktu tersebut adalah waktu istirahat makan siang dan menjelang tidur dimana kebanyakan orang memiliki waktu lebih banyak untuk membuka media sosial sehingga memperhatikan konten dengan lebih detail.


  1. Bekerja sama dengan Influencer

Apabila Anda ingin mencoba menjangkau target pasar di Instagram dengan pendekatan yang berbeda, Anda bisa mempertimbangkan pengaruh influencer yang telah memiliki followers yang mumpuni. Banyak yang berpikir bahwa menggunakan bantuan influencer tidak ada gunanya. Namun, peran dari seorang influencer adalah untuk memberikan review kepada produk Anda dan memberikan rekomendasi kepada orang lain. Salah satu alasan mengapa banyak orang suka mengikuti akun influencer adalah karena mereka cenderung ingin mencoba atau mengikuti rekomendasi dari sang influencer. Tentu ini akan menjadi cara tersendiri untuk menarik perhatian target pasar Anda dengan cara yang terasa lebih personal.


Influencer adalah pengguna yang memiliki kekuatan berupa basis follower yang besar dan setia sehingga percaya terhadap produk barang atau jasa yang direkomendasikan oleh influencer tersebut. Namun, agar hasil yang diinginkan tercapai, sebaiknya Anda bekerja sama dengan influencer yang memiliki tingkat relevansi tinggi dengan produk yang Anda tawarkan.


Satu hal yang perlu diingat adalah bekerja sama dengan influencer tidak semata-mata akan langsung menghasilkan transaksi dari pelanggan. Alih-alih mengharapkan penjualan langsung dari iklan dengan influencer tersebut, Anda harus fokus dalam membangun strategi pemasaran jangka panjang dengan bantuan influencers sehingga setiap kali pelanggan ingin membeli sesuatu, mereka akan selalu teringat dengan brand milik Anda dan membelinya dari Anda daripada dari pesaing.


  1. Mencari Inspirasi dari Akun Lain

Selanjutnya, Anda juga bisa mencari inspirasi apa yang harus dilakukan untuk menarik calon pelanggan melalui akun lain. Tapi ingat! Jangan contek sepenuhnya ya. Kontennya tentu harus disesuaikan dengan kebutuhan bisnis Anda. Semakin banyak dan sering Anda mencari inspirasi, maka akan semakin banyak pula ide-ide baru yang muncul dan bisa  dijadikan referensi untuk diterapkan pada bisnis Anda. Contohnya, Anda bisa belajar jenis-jenis post yang menarik, cara menulis caption, menentukan hashtag dan membuat suatu promo.



Baca juga

Mengenal Undang Undang Perdagangan Dalam Bisnis Online

Cek Disini untuk Tahu Pajak yang Berlaku di Bisnis Online

Perbedaan Marketplace, E-commerce, dan Online Shop

12 Cara Sukses Memulai Bisnis Online dengan Modal Kecil

Ini Dia, Cara Menentukan Harga Jual Produk yang Tepat untuk Bisnis Konsinyasi yang Dijual Online

© 2022 PT Ukirama Solusi Indonesia Bahasa Indonesia | English   Google Plus   Instagram   Facebook   Linkedin