7 Peluang Bisnis Makanan dengan Modal Kecil di Tengah Pandemi

By Ayu, 12 Agustus 2021
Google Plus Share   Facebook Share   Linkedin Share

Pandemi seakan meluluhlantakkan seluruh sektor bisnis. Ekonomi rapuh dan dihantam berkali-kali hingga ambruk berkeping. Apalagi banyak pembatasan bisnis yang membuat gerak makin terbatas. Dalam situasi serba tidak pasti ini, kita membutuhkan cara untuk tetap bertahan di tengah pandemi. 

Tak bisa sembarang membuka ide bisnis baru, kita perlu memilih jenis bisnis apa yang tangguh di masa pandemi ini. Jenis bisnis yang tetap memiliki permintaan tinggi di pasar dan tidak terpengaruh oleh trend karena manusia hampir pasti membutuhkannya. Salah satunya yaitu bisnis makanan. Apapun bentuk produknya, makanan hampir pasti tak pernah sepi peminat. Setiap orang butuh makanan. Kebutuhan yang lama kelamaan berkembang menjadi keinginan. Makanan yang sederhana kemudian dikreasikan sedemikian rupa untuk menaikkan nilainya sehingga makanan biasa dapat dihargai mahal. 

Berbisnis makanan juga tidak membutuhkan modal yang terlalu melangit. Kita bisa menyesuaikan jumlah produksinya dengan budget yang dimiliki. Tak hanya jumlah produksi saja, tapi juga cara berjualannya, luas tempatnya, lokasinya, perkakas yang dibutuhkan, dan sebagainya. 

Nah, untuk anda yang sedang mempertimbangkan beberapa varian bisnis makanan yang tak perlu modal besar, barangkali tujuh peluang ini bisa anda coba salah satunya! Apa saja itu?

Katering Rumahan

Di korea selatan, masakan rumahan amat berharga. Jarang sekali para pemudanya, ataupun para suami-istri workaholic sempat memasak sendiri. Makanan rumahan justru menjadi hidangan istimewa, karena dinilai lebih sehat, bersih dan menghargai kekayaan negerinya. Sementara di Indonesia, budaya mulai bergeser ke arah yang sama. Mulai banyak orang yang tidak memasak sendiri untuk makanan rumah dan memilih beli di restoran yang disukai. Bukan karena tak suka, tapi karena terlalu sibuk hingga tak memiliki cukup waktu. Sementara kebutuhan akan makanan tiap hari di rumah masih tetap ada dan tinggi. Ini menjadi peluang yang sangat bagus untuk menjadi ide bisnis katering rumahan. 

Dahulu, catering selalu diasosiasikan dengan makanan mewah untuk resepsi pernikahan yang didatangkan dengan vendor khusus. Namun saat ini katering lebih luas lagi. hampir semua bisnis makanan baik itu makanan kotak, makanan perjamuan prasmanan ataupun makanan harian untuk rumahan, juga dinamakan ketring. Berbisnis catering rumahan tak membutuhkan biaya yang terlalu mahal sebab proses produksi makanannya bisa di rumah, tak perlu menyewa tempat, kecuali jika sudah punya banyak karyawan. Selain itu produksi makanan juga bergantung pada pemesanan yang masuk saja sehingga dapat menekan biaya produksi dan kemungkinan rugi, sebab semua yang diproduksi sudah terbeli. 

Makanan Sehat

Sebetulnya hampir sama dengan catering rumahan, hanya saja untuk peluang kedua ini lebih berfokus pada makanan yang sehat. Jadi menu-menu yang pilih adalah menu yang mengandung gizi seimbang, proses pemasakan yang juga diperhatikan agar tidak merusak kandungan gizi dalam makanan. Ide bisnis ini menjual kebutuhan makanan yang sehat yang saat ini memiliki nilai dan permintaan yang tinggi. Banyak dokter ahli gizi yang menyarankan untuk wajib mengkonsumsi makanan sehat di masa pandemi ini untuk memperkuat imunitas kita. Jadi kebutuhan makanan sehat ini tak bisa diabaikan. 

Dari kacamata bisnis pun, peluang dan permintaan makanan yang sehat yang tinggi ini menjadi peluang yang begitu basah. Potensi bertumbuh pesatnya makin cepat seiring dengan kesadaran masyarakat akan kebutuhan tubuh merekaa terhadap makanan sehat bergizi seimbang. 

Ditinjau dari segi biaya, juga akan menjadi peluang bagus. Selama ini yang tertanam di benak masyarakat adalah makanan sehat itu mahal dan tidak enak. Nah ini bisa dijawab dengan membuat produk makanan sehat yang murah dan tetap enak untuk dikonsumsi. 

Aneka Camilan

Selain katering dan makanan sehat, satu lagi produk makanan yang tak pernah sepi peminat adalah camilan. Mulai dari anak kecil sampai orang lanjut usia, camilan seakan menjadi pelengkap yang wajib ada. Contoh sederhana misal wafer, ciki, telur gulung terang bulan dan banyak lainnya. Semua makanan ini, meskipun bukan yang utama untuk kelangsungan hidup, tetap terasa wajib disediakan baik di meja atau rumah. Para anak muda pun lebih suka membeli camilan ketika hang out daripada makanan berat. Oleh karena itu, bisnis camilan sangat menjanjikan. 

Menjual Buah Online

Di masa pandemi konsumsi buah kian merangkak naik. Itu karena makin banyak orang yang sadar bahwa buah sangat penting untuk membangun imunitas tubuh. Dengan semakin tingginya kesadaran gizi dan permintaan buah, maka bisnis buah online bisa dipertimbangkan. 

Kopi

Kopi seakan tak bisa dipisahkan lagi dari agenda pagi, siang dan malam. Saat ini pun menjamur sekali café-café kopi kekinian. Kopi dapat menjadi peluang bisnis yang tepat dengan ditambah strategi pengemasan yang bagus dan pemasaran yang kuat dan tepat sasaran. Berbisnis kopi harus melihat besar kecilnya skala usaha yang akan dibuat. Hal itu akan berpengaruh pada besaran biaya untuk membangun sebuah bisnis kopi. 

Frozen food

Siapa yang tak suka frozen food? Pasti suka. Frozen food punya keunggulan dalam hal kepraktisan, awet dan lebih murah dari yang segar. Frozen food biasanya dijadikan stok oleh ibu-ibu untuk mengurangi mobilitas bertemu masyarakat, karena awet. Frozen food dapat menjadi pilihan bisnis dengan modal merah. Apalagi di masa pandemi yang untuk sekadar berbelanja ke mall, makin ketat. Cobalah membuka usaha frozen food dengan bermodal kulkas pendingin dan smartphone untuk mengabarkan sekaligus mempromosikan frozen soof tersebut. 

Aneka Minuman

Setelah membahas makanan dari A-Z, dari sektor minuman pun juga memberikan peluang yang cukup besar untuk dijadikan ide bisnis. Ide jualan minuman bisa dibilang lebih besar peluangnya, karena pasar lebih mudah memutuskan membeli minuman daripada makanan. Pertama karena minuman lebih cepat, biasanya lebih murah, menyegarkan dahaga dan lebih fleksibel tak butuh tempat khusus untuk meminumnya. Berbisnis minuman di masa pandemi ini dapat dijadikan dua fokus produk, menjual minuman yang menyehatkan atau minuman kekinian yang menyegarkan dan instagramable. Keduanya memiliki kans yang sama besarnya. Minuman kesehatan juga berpeluang tinggi karena di masa pandemi seperti ini, kesadaran orang untuk menjaga kesehatan sedang tinggi, mereka memperhatikan apa yang mereka makan dan minum. Sementara minuman kekinian juga punya kans yang tinggi namun sasaran pasarnya yang akan berbeda. Modal yang dibutuhkan untuk berbisnis minuman juga cenderung lebih murah daripada makanan.


Baca juga

6 Solusi Mengatasi Masalah Stok Barang dalam Bisnis Makanan dan Minuman

5 Cara Mengoptimalkan Proses Produksi di Pabrik Makanan dan Minuman

Pentingnya Efisiensi Waktu dan Ketepatan Perhitungan COGS Pada Bisnis Makanan dan Minuman

Trend Bisnis Makanan dan Minuman Tahun 2019

Ini Tips Menentukan Harga Makanan Anda di Aplikasi Pesan Makanan GoFood atau GrabFood

© 2021 PT Ukirama Solusi Indonesia Bahasa Indonesia | English   Google Plus   Instagram   Facebook   Linkedin