Apa Itu Landed Cost (Harga Perolehan) dan Rumus untuk Cara Menghitungnya?

By Martina, 10 Oktober 2019
Google Plus Share   Facebook Share   Linkedin Share

Pembahasan kali ini akan membantu anda para pengusaha memahami apa yang dimaksud dengan landed cost. Seringkali anda yang berkecimpung dalam dunia bisnis dan perusahaan, tidak memahami apa itu landed cost dan apa manfaatnya dalam pelaksanaan usaha dari perusahaan anda. Mungkin landed cost hanya faktor yang kecil bahkan sangat kecil dalam pelaksanaan suatu usaha, tapi ketahuilah bahwa sangat besar perannya.


Seringkali karena dianggap kurang memiliki peran yang penting, landed cost diabaikan dalam perhitungan dan pemahaman maksud dari hasil perhitungannya. Anda tidak boleh seperti itu tentunya. Anda harus memahami dengan baik apa itu landed cost dan bagaimana rumus untuk dapat melakukan perhitungannya.


Tidak cukup hanya sampai di situ. Mengetahui macam-macam kegunaan dari perhitungan landed cost ini pun dapat membuat anda memaksimalkan fungsi usaha dari perusahaan anda. Oleh karena itu, tidak perlu menunggu lebih lama lagi simaklah penjelasan mengenai landed cost yang akan disampaikan pada bagian berikutnya.

Mengenal Istilah Landed Cost dalam Bisnis Perusahaan

Hal pertama yang harus anda pahami dalam pembahasan kali ini adalah apa yang dimaksud dengan landed cost itu sendiri. Anda tidak cukup hanya tahu dan hafal pengertian dari landed cost, tetapi anda harus mengenalnya lebih dalam. Sebagai pelaku bisnis dalam perusahan, memahami landed cost ini sifatnya wajib.


Cobalah anda mulai memahami landed cost sebagai segala pengeluaran yang harus dikeluarkan oleh perusahaan mulai dari pembelian barang modal atau langsung barang dagangan, hingga barang tersebut sampai di gudang penyimpanan yang membelinya.


Biasanya, landed cost ini akan mencakup harga dari bahan baku, biaya pengiriman, biaya asuransi, hingga pajak, dan biaya lain yang harus dilakukan dari seluruh kebutuhan dalam perjalanan. Itulah mengapa hasil perhitungan keseluruhannya dinamakan sebagai landed cost atau harga setelah barang sampai.


Tentunya, anda akan lebih mudah memahami mengenai landed cost ini melalui sebuah contoh. Contoh dari landed cost ini bisa anda dapatkan dari pembahasan berikutnya pada bagian ini. Jadi silahkan simak terus penjelasannya dan pahami berapa landed cost dari barang, produk, atau jasa yang anda produksi.

Bagaimana Cara Menghitung Landed Cost (Rumus Perhitungannya)?

Anda pastinya setelah memahami apa yang dimaksud dengan landed cost akan penasaran mengenai bagaimana cara menghitung landed cost ini juga. Tentunya yang perlu anda ketahui terlebih dahulu adalah rumus umumnya. Rumus umum dari landed cost ini akan memerlukan beberapa penjelasan mengenai komponen-komponen di dalamnya.


Silahkan anda simak rumus menghitung landed cost yang tergolong sederhana di bagian berikut ini:

Landed Cost = Biaya Pengiriman + Biaya Pajak + Biaya Asuransi + Biaya Tak Terduga Langsung

Perlu anda ketahui bahwa yang dimaksud dengan biaya pengiriman biasanya adalah biaya yang anda butuhkan untuk mengirim barang menggunakan ekspedisi. Anda bisa memilih ingin pengiriman melalui darat atau udara.


Anda juga perlu memahami mengenai custom. Tentunya setiap negara memiliki aturan pajak yang berbeda. Anda harus memperhitungan biaya ini juga masuk ke dalam landed cost tadi. Begitu pula dengan biaya asuransi yang dibayarkan untuk membantu anda terhindar dari berbagai resiko.


Masih ada juga beberapa jenis biaya lainnya yang perlu dihitung masuk dan dijumlahkan menjadi landed cost dari barang produksi perusahaan anda.


Berbagai Keuntungan dari Landed Cost yang Bisa Anda Rasakan

Lanjut ke pembahasan berikutnya, anda juga perlu mengetahui apa saja keuntungan dari dilakukannya perhitungan landed cost. Ada beberapa hal dari perhitungan landed cost yang menguntungkan dan bisa dirasakan. Berikut ini daftar keuntungan tersebut untuk anda pahami lebih mudah dan terapkan di usaha anda nantinya:

  1. Membantu Menilai Performa Perusahaan

Tahukah anda bahwa dengan menghitung landed cost anda bisa mengetahui harga asli suatu produk yang membuat anda pun bis menilai secara langsung performa dari perusahaan anda setelah mengetahui besar landed cost yang dikeluarkan.

  1. Memaksimalkan Harga Produk

Tidak hanya itu, dengan tujuan mulia anda juga bisa memanfaatkan hasil dari penghitungan landed cost ini untuk memaksimalkan harga produk. Jadi setiap anda bisa memahami berapa yang harus anda bayar dari penggunaan landed cost.

  1. Menganalisa Rantai Pasokan

Hasil dari perhitungan landed cost juga diketahui mampu membantu anda melakukan analisis terhadap rantai pasokan. Jadi anda bisa mengurangi orang-orang yang tidak sepenuhnya mampu melakukan upaya mengefektifkan landed cost ini. 

  1. Melakukan Penghematan Landed Cost

Keuntungan yang terakhir yang mungkin menjadi yang paling krusial juga adalah penghematan dalam hal landed cost semaksimal mungkin. Anda sudah mengetahui biaya-biaya apa saja yang ada dan bagaimana bisa melakukan penghematan atas biaya-biaya tersebut.

Contoh Kasus Landed Cost untuk Dipahami

Misalkan anda memiliki pesanan untuk mengirimkan produk hasil produksi anda sebesar 100 unit dari Indonesia ke Jepang. Diketahui bahwa harga per unit produk tersebut adalah US$50 dan besar biaya pengirimannya adalah US$1000 per seperempat perjalanan pengiriman. Ada juga pajak yang harus dibayarkan oleh anda sebesar 5%. Pertanyaannya adalah berapa landed cost dari perusahaan ini?

Anda bisa mulai dengan menjelaskan bahwa masing-masing biaya yang disebutkan di atas bisa segera anda selesaikan. Diperlukan juga beberapa buku yang baik untuk  menghitung berapa harga satu unit tersebut setelah rusak. Barulah anda bisa masuk ke bagian emailnya.

Secara sederhana, anda bisa menghitungnya seperti di bawah ini, yaitu:

Landed cost = US$50 + US25% + 5% * US$50) = US$55


Sehingga kesimpulan yang bisa didapatkan adalah bahwa anda bisa membandingkan sendiri berapa landed cost perusahaan  dan bagaimana jika dilakukan penghematan dari biaya-biaya tersebut.


Jadi demikianlah penjelasan yang bisa diberikan terkait apa itu landed cost, cara menghitungnya, keuntungan dari perhitungannya, dan contoh kasusnya. Sekarang yang perlu anda lakukan adalah mengaplikasikannya pada perusahaan anda. Semakin baik perusahaan anda menguasai kontrol atas landed cost ini, semakin banyak juga keuntungan yang bisa dirasakan oleh perusahaan anda.


Pastikan untuk memahami mengenai landed cost ini sebaik mungkin ya. Dengan begitu semakin mudah juga anda memahami bahwa landed cost memiliki efek yang sangat besar bagi keuntungan yang bisa perusahaan anda dapatkan. Selamat mempelajarinya!


Baca juga

Apa itu Pajak Progresif serta Contoh dan Cara Menghitungnya

Ketahui Apa Itu Periode Akuntansi serta Manfaat dan Tujuannya untuk Perusahaan

Sudah Tahu Apa Itu Persetujuan Penghindaran Pajak Berganda? Ketahui Tujuan dan Persyaratannya Disini!

Apa itu PPh Final dengan PPh Tidak Final? Beserta Perbedaan dan Contohnya

Apa Itu Biaya Penyusutan Aktiva?

© 2019 PT Ukirama Solusi Indonesia Bahasa Indonesia | English   Google Plus   Instagram   Facebook   Linkedin