Apa Itu Laporan Umur Utang Dagang (Aged Account Payable) dan Tujuan Membuatnya

By Martina, 27 Juli 2020
Google Plus Share   Facebook Share   Linkedin Share

Dalam praktek bisnis, usaha, atau perdagangan baik barang atau jasa, utang menjadi hal yang lumrah ditemui. Sebagaimana layaknya utang yang dipahami masyarakat awam, maka utang dagang juga wajib untuk dibayarkan sesegera mungkin. Utang dagang sendiri muncul karena transaksi baik barang atau jasa yang dilakukan secara kredit dengan jangka waktu pelunasan yang disepakati. Utang bisa dikatakan utang dagang apabila berhubungan dengan kegiatan pokok perusahaan. Jika tidak, maka bukan lagi disebut utang dagang melainkan jenis utang lain. 


Berkaitan dengan utang dagang, perusahaan juga harus melakukan pengelolaan utang dagangnya. Salah satu bentuk laporan yang dibuat adalah laporan umur utang dagang sebagai rincian utang yang dimiliki perusahaan. Agar lebih memahami tentang laporan umur utang dagang ini dan apa tujuannya, berikut penjelasan rincinya.


Definisi Laporan Umur Utang Dagang

Sebelum membahas tentang laporan umur utang dagang, ada baiknya Anda pahami dulu tentang utang dagang itu sendiri. Hal ini penting karena tidak semua utang yang dimiliki perusahaan atau bisnis termasuk utang usaha. Sebagai contoh, jika kontraktor membeli bahan bangunan secara kredit, maka hal itu termasuk utang dagang. Tetapi jika kontraktor membeli truk secara kredit, maka itu tidak termasuk utang usaha, melainkan utang jangka panjang. Artinya, utang dagang tidak hanya berkaitan dengan usaha pokok, tetapi juga digunakan sebagai bahan produk yang akan dijual serta memiliki waktu pembayaran yang relatif lebih cepat. Biasanya, jangka waktu pelunasan utang dagang adalah kurang dari 1 tahun.


Agar Anda bisa lebih mudah memahami bedanya utang dagang dan utang lain, berikut adalah beberapa ciri utama dari utang dagang.

  1. Tidak disertai surat perjanjian formal karena hanya mengandalkan faktur penjualan dan rasa percaya karena sudah menjadi langganan. Sedangkan jika sudah memakai perjanjian, maka sudah dianggap sebagai utang wesel.

  2. Kebanyakan terjadi berulang karena sudah menjadi langganan. Hal ini juga yang menjadi alasan mengapa utang dagang tidak memakai surat perjanjian.

  3. Jatuh tempo yang cepat, yaitu tidak lebih dari satu tahun buku. Jika sudah bertempo panjang, maka itu masuk golongan utang jangka panjang atau utang tak lancar.

  4. Meskipun tidak selalu, tapi biasanya terdapat potongan harga karena sudah menjadi langganan.


Setelah mengetahui tentang utang dagang dan cirinya, maka selanjutnya adalah tentang laporan umur utang dagang. Laporan umur utang dagang merupakan dokumen akuntansi yang menguraikan tentang utang perusahaan di masing-masing supplier serta tanggal jatuh temponya. Artinya, laporan ini memungkinkan Anda melihat saldo utang kepada perusahaan lain untuk kebutuhan persediaan, inventaris, dan operasional. Laporan umur utang dagang ini kebalikan dari laporan umur piutang dagang karena laporan umur piutang dagang justru memberikan  informasi kapan diterimanya pembayaran dari pihak lain yang melakukan utang kepada perusahaan Anda. 


Biasanya, laporan umur utang dagang ini disusun dalam kolom-kolom terpisah. Masing-masing kolom mewakili 30 hari dan kelipatannya, sehingga setiap kolom berturut-turut dalam laporan mencantumkan faktur pemasok yang:

  • Berusia 0 sampai 30 hari

  • Berusia 31 sampai 60 hari

  • Berusia 61 sampai 90 hari

  • Lebih dari 90 hari


Pembuatan kolom dengan jangka 30 hari ini dilakukan untuk memudahkan perusahaan mengenali pembayaran antara bulan ini, bulan depan, atau bulan berikutnya. Hanya saja kelemahan dari pemberian jangka 30 hari seperti ini adalah menganggap semua faktur jatuh tempo dalam 30 hari. Padahal tanggal jatuh tempo faktur individual bisa beragam. Satu supplier mungkin hanya memberi waktu 10 hari, sedangkan supplier lain memberikan tempo 30 hari atau lebih. Hal ini mengakibatkan faktur yang tercantum dalam laporan umur utang dagang tidak sesuai masa pembayarannya.  Untuk itu, dibutuhkan pembersihan secara berkala untuk menghapus kredit dan debit yang menyimpang.


Di sisi lain, laporan umur utang dagang juga mencakup informasi tentang berbagai pemasok yang digunakan dalam bisnis perusahaan. Informasi ini penting agar perusahaan memiliki data sebagai rujukan bisnis di masa depan.


Tujuan Dibuatnya Laporan Umur Utang Dagang 

Laporan umur utang dagang dibuat dengan berbagai tujuan, baik yang bermanfaat secara langsung ataupun tidak. Bahkan, laporan ini juga bisa bermanfaat bagi pihak luar. Berikut adalah beberapa tujuan dibuatnya laporan umur utang dagang.

  1. Memberikan informasi yang jelas kepada pemilik usaha atau perusahaan tentang semua pembayaran yang belum diselesaikan.

  2. Memberikan informasi tentang waktu jatuh tempo kredit yang harus diselesaikan atau dilunasi.

  3. Media pengingat perusahaan untuk membuat skala prioritas pembayaran.

  4. Membantu perusahaan menilai seberapa baik mereka melakukan pembayaran tagihan.

  5. Bahan analisa perusahaan dalam mengendalikan arus kas. Jika laporan menunjukkan tagihan yang melewati waktu jatuh tempo, maka ini menjadi sinyal bahwa perusahaan gagal dalam mengendalikan arus kasnya atau justru terlalu bergantung pada kredit perdagangan. 

  6. Sangat bermanfaat apabila arus kas perusahaan ketat dan tidak bisa membayar faktur tepat waktu karena perusahaan bisa memutuskan mana yang harus dibayar lebih dulu dan mana yang bisa ditunda.

  7. Terkadang digunakan editor dari luar perusahaan sebagai daftar utang yang harus dibayar pada akhir periode yang diaudit.


Pemahaman tentang laporan umur utang dagang ini sangat penting bagi semua pemilik usaha atau akuntan. Apalagi dengan segala kelebihan dan kekurangannya, maka setiap pemilik usaha dan akuntan harus menyadari bahwa laporan umur utang dagang ini akan efektif digunakan jika diupdate secara berkala. Hal ini penting agar debit dan kredit yang tercatat tidak sesuai atau menyimpang bisa segera dihapus dari laporan. Jika tidak, maka laporan akan cenderung berantakan dan sulit untuk dibaca.


Pencatatan dan pembuatan laporan umur utang dagang sendiri sejak dulu dilakukan secara manual. Hal ini diakui rumit karena melalui banyak detail pembukuan. Namun seiring perkembangan teknologi, aplikasi atau software akuntansi bisa dimanfaatkan untuk memudahkan pembuatan laporan ini. Seperti yang disediakan oleh software akuntansi Ukirama ERP yang memiliki banyak fitur dan saling terintegrasi. Penggunaan software Ukirama ERP sendiri tidak hanya memudahkan pembuatan laporan tetapi juga menjadikan laporan lebih berkualitas karena akurat dan realtime.


Baca juga

Definisi, Jenis, dan Ciri-ciri Piutang dalam Akuntansi

Pengertian Credit Expense (Hutang Biaya) dan Contoh Cara Menghitungnya

Contoh Cara Membuat Jurnal Utang Pendapatan

3 Jenis Hutang dalam Akuntansi

Keuntungan dan Kerugian Utang Bagi Perusahaan

© 2020 PT Ukirama Solusi Indonesia Bahasa Indonesia | English   Google Plus   Instagram   Facebook   Linkedin