Cara Mengelola dan Melunasi Hutang pada Bisnis UKM

By Ayu, 30 Agustus 2018
Google Plus Share   Facebook Share   Linkedin Share

Saat menjalankan sebuah bisnis terutama pada bisnis UKM untuk pertama kalinya, para pengusaha membutuhkan modal awal yang tidak sedikit dalam memulai bisnisnya. Oleh karena itu, kebanyakan dari para pengusaha berusaha untuk mencari pinjaman modal dengan cara berhutang baik itu kepada saudara, teman dekat, atau bisa juga meminjam kepada pihak bank.


Lalu bagaimana cara mengelola hutang yang ada pada para pebisnis agar ke depannya tidak berdampak buruk bagi bisnis yang dijalankannya? Berikut cara mengelola hutang pada bisnis UKM:

  1. Membuat perencanaan secara rinci

Sebelum mulai berhutang kepada pihak yang bersangkutan, sebaiknya para pebisnis membuat perencanaan secara rinci tentang jumlah modal yang dibutuhkan dalam menjalankan bisnis tersebut serta beragam resiko yang dapat muncul nantinya. Kemudian, pikirkan juga kemampuan untuk melunasi hutang yang ada. Dengan demikian, pihak yang memberi pinjaman modal akan mengetahui kapan hutang akan dilunasi sesuai dengan tanggal jatuh tempo yang telah disepakati bersama dan kemungkinan mereka untuk memberikan pinjaman akan semakin besar jika mendapat kepastian akan pelunasan hutang.


  1. Menentukan keperluan hutang

Para pebisnis harus menentukan apakah hutang yang diperlukan termasuk hutang jangka pendek atau jangka panjang. Jangan sampai pebisnis mengambil keputusan yang salah dalam penentuan jenis hutang. Misalnya pebisnis meminjam modal dengan jangka waktu pendek tetapi sebenarnya pinjaman yang dibutuhkan adalah untuk jangka waktu panjang maka pinjaman yang ada tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan yang ada sehingga pebisnis harus menjual asetnya agar hutangnya dapat lunas sedikit demi sedikit. Hal tersebut membuat bisnis tidak berjalan dan pebisnis mengalami kerugian.


Setelah peminjaman modal kepada pihak tertentu pasti akan ada yang namanya pengembalian modal kembali dengan waktu yang telah disepakati bersama antara kedua belah pihak. Hutang yang ada harus segera dilunasi dan jangan sampai hutang malah menumpuk kembali. Berikut akan dibahas cara melunasi hutang pada bisnis UKM:

  1. Menghitung total hutang yang dipinjam

Cara pertama yang dilakukan untuk melunasi hutang adalah menghitung total keseluruhan hutang yang dipinjam kepada pihak yang bersangkutan (pihak bank ataupun dari saudara dan teman dekat). Jika pebisnis meminjam modal kepada bank maka jangan lupa untuk menghitung biaya bunga yang tertera pada setiap pinjaman.


  1. Merencanakan pelunasan hutang

Mulailah merencanakan pelunasan hutang secara berkala misalnya pada setiap bulan dengan tanggal yang telah disepakati bersama. Jika berhutang dengan saudara atau teman dekat, pebisnis dapat melunasi hutang tersebut dari nominal yang paling kecil hingga ke besar sehingga hutang dapat berkurang sedikit demi sedikit. Jika berhutang dengan pihak bank maka sudah tertera perjanjian kapan hutang akan dilunasi misalnya setiap 12 bulan, 24 bulan, dan lainnya sesuai kesepakatan antara kedua belah pihak. Jika pebisnis tidak membayar hutang dengan tepat waktu pada pihak bank maka bunga yang harus dibayarkan akan semakin tinggi.


  1. Membayar dengan cicilan

Hutang yang ada dapat dibayar dengan cara menyicil per bulan. Jika cicilan per bulan dirasa terlalu besar atau berat bagi pebisnis, pebisnis dapat menyicil per minggu atau per hari dengan jumlah cicilan yang pastinya lebih kecil dari jumlah cicilan per bulan. Sehingga hutang yang harus dibayar tidak memberatkan pebisnis dalam menjalankan bisnisnya.


  1. Menyeimbangkan antara pendapatan dan pengeluaran dalam bisnis

Pebisnis harus mengetahui besarnya pendapatan dan pengeluaran dalam bisnis mereka sebelum membuat rencana pelunasan hutang. Dengan demikian, pebisnis akan tahu berapa jumlah cicilan hutang yang harus dibayarkan setiap bulannya. Sehingga cicilan hutang yang dikeluarkan tidak terlalu besar dan dapat dibayarkan secara teratur walaupun dengan jumlah cicilan yang kecil.


Demikian penjelasan mengenai cara mengelola dan melunasi hutang pada bisnis UKM. Semoga penjelasan yang disampaikan dapat memberikan pengetahuan lebih dan bermanfaat bagi Anda.


Baca juga

8 Solusi Mengatasi Masalah Mengelola Stok Barang di Gudang

7 Cara Mudah dalam Mengelola Stok Barang di Gudang

Cara dan Contoh Perhitungan Metode FIFO, LIFO dan Average

Cara Menghitung/Menentukan Modal Awal (Initial Capital/Initial Investment) Perusahaan

Jenis dan Manfaat Chart of Account (COA) dalam Pembukuan Akuntansi

© 2019 PT Ukirama Solusi Indonesia Bahasa Indonesia | English   Google Plus   Instagram   Facebook   Linkedin