Cara Menghitung/Menentukan Modal Awal (Initial Capital/Initial Investment) Perusahaan

By Martina, 21 Agustus 2018
Google Plus Share   Facebook Share   Linkedin Share

Suatu perusahaan yang baru saja atau ingin menjalankan sebuah usaha pasti memerlukan modal awal agar usaha tersebut dapat berjalan sebagaimana mestinya. Para pengusaha pemula harus mengetahui dan menentukan modal awal terlebih dahulu sebelum memulai usaha mereka masing-masing. Namun, bagi para pengusaha yang baru memasuki dunia bisnis terkadang belum begitu mengetahui bagaimana cara mengetahui dan menentukan modal awal usaha. Pada kesempatan kali ini, akan dibahas bagaimana cara menghitung atau menentukan modal awal pada sebuah perusahaan. Tapi sebelumnya, akan dibahas apa yang dimaksud dengan modal awal usaha.

 

Modal awal usaha adalah sejumlah modal baik dalam bentuk uang maupun tenaga yang dibutuhkan dan akan digunakan untuk memulai suatu usaha untuk pertama kalinya dalam sebuah perusahaan. Modal dalam bentuk uang akan digunakan untuk menyewa gedung serta mengurus perizinannya, membeli barang-barang keperluan, menggaji karyawan, dan lain sebagainya. Modal dalam bentuk tenaga dapat berupa kemampuan atau keahlian yang dimiliki seseorang untuk menjalankan usaha dalam sebuah perusahaan.

 

Modal usaha pada umumnya dibagi menjadi dua jenis yaitu:

  1. Modal usaha capital expenses

Modal yang digunakan untuk pembelian barang yang penggunaannya dapat digunakan dalam jangka waktu yang lama seperti peralatan kantor (komputer, printer, mesin fax, telepon), peralatan atau barang lain (meja, kursi), kendaraan (pada perusahaan dagang biasanya digunakan untuk mengangkut barang).

  1. Modal usaha operational expenses

Modal yang digunakan untuk biaya operasional usaha seperti biaya listrik, biaya telepon, biaya sewa gedung, gaji karyawan, dan biaya-biaya lainnya. Modal usaha operational expenses bersifat berkala. Jadi, pembayaran dilakukan dalam periode tertentu secara berkala misalnya dibayarkan sebulan sekali.

 

Berikut cara menghitung atau menentukan modal awal pada perusahaan yang baru mulai menjalankan usaha bisnisnya.

Pertama-tama, perusahaan harus membuat perkiraan modal yang akan digunakan untuk menjalankan usaha bisnisnya. Perkiraan modal ini dibagi menjadi 2 yaitu:

  • Capital expenses = berisi perkiraan modal untuk biaya peralatan atau barang yang dibutuhkan perusahaan seperti komputer, printer, meja, kursi, dan lain sebagainya.

  • Operational expenses = berisi perkiraan modal untuk biaya sewa gedung atau toko, gaji karyawan, biaya listrik, biaya telepon, dan biaya lainnya

 

Kemudian, dapat ditentukan modal awalnya yaitu sebagai berikut:

MODAL AWAL = MODAL CAPITAL EXPENSES + MODAL OPERATIONAL EXPENSES

 

Berikut penjelasan mengenai cara menghitung atau menentukan modal awal bagi perusahaan pemula. Semoga pembahasan di atas dapat membantu para pengusaha yang ingin membangun usaha bisnis untuk pertama kalinya dalam menentukan modal awal usaha sehingga saat memulai usaha bisnisnya tidak terjadi kekurangan yang menghambat proses usaha bisnisnya.


Baca juga

Mengatasi Masalah Selisih Stock Gudang

Alasan Pajak Tidak mengakui Metode LIFO

Apa Itu Inventory Cost dan Bagaimana Cara Menekannya

Apa itu Retur Pembelian dan Penjualan

Apa Itu Debit Dan Kredit Dalam Akuntansi?

© 2020 PT Ukirama Solusi Indonesia Bahasa Indonesia | English   Google Plus   Instagram   Facebook   Linkedin