Cara Tepat Membaca Laporan Arus Kas

By Ayu, 26 Desember 2018
Google Plus Share   Facebook Share   Linkedin Share

Pertama-tama, yang harus kita sepakati betapa pentingnya laporan arus kas. Laporan ini berfungsi untuk menyajikan informasi seputar pemasukan dan pengeluaran kas perusahaan pada periode tertentu.

Apakah laporan arus kas penting? Bagi pemilik usaha atau pemegang jabatan tertinggi di perusahaan pastilah sangat penting. Kemudian bagaimana cara membaca laporan arus kas? Ikutilah ulasan kami mengenai cara tepat membaca laporan arus kas berikut ini.


Laporan Arus Kas

Saat menyusun laporan arus kas, dibutuhkan data dan informasi tentang pemasukan dan pengeluaran kas. Contoh sederhana, pendapatan akan tercatat sebagai arus kas masuk, pendapatan yang dimaksud disini adalah pendapatan secara tunai. Sebaliknya, arus kas keluar tercatat dari beberapa beban yang harus dibayarkan oleh perusahaan.

Bermacam-macam kegiatan perusahaan akan tercatat dalam sebuah laporan arus kas berdasarkan klasifikasinya. Perlu Anda ketahui, bahwa laporan arus kas terbagi menjadi tiga kegiatan. Yaitu laporan arus kas operasi, investasi, dan pembiayaan. Pada akhirnya, laporan arus kas menjadi sebuah informasi penting, yang akan membantu Anda dalam kegiatan evaluasi keuangan dan pengambilan keputusan.

Permasalahan terjadi ketika Anda belum bisa membaca laporan arus kas dengan benar. Apa yang akan terjadi? Evaluasi tidak akan maksimal dan pengambilan keputusan bisa jadi akan membahayakan masa depan perusahaan.

Sebelum masuk ke topik utama dalam cara tepat membaca laporan arus kas, sebaiknya pahami masing-masing bagian, baca secara detail semua laporan. Sehingga keputusan yang dibuat nantinya akan benar dan tepat. Berikut akan dijelaskan mengenai cara membaca laporan arus kas.

  1. Pahami Perbedaan Kas dan Laba

Laporan keuangan biasanya terdiri dari laporan laba rugi, perubahan modal, neraca, dan arus kas. Kali ini yang akan dibahas hanya laporan laba rugi dan arus kas, mengapa? Beberapa orang beranggapan bahwa laba yang dihasilkan didalam laporan laba rugi adalah kas. Ini merupakan perihal yang salah, perlu diketahui dulu perbedaan antara kas dan laba.


Kas merupakan satu aset yang sifatnya liquid. Sementara laba sering dianggap sebagai keuntungan yang diperoleh perusahaan dari aktivitasnya atau kas operasionalnya.


Perlu Anda tahu, tidak seluruh laba bentuknya adalah kas. Perusahaan yang meraih laba atau untung sanggup terhitung ia tidak mempunyai kas atau uang tunai, dan perusahaan yang memiliki kas tidak sanggup dipastikan bahwa mereka meraih keuntungan.


Jadi antara laba dan kas tidak bisa disamakan. Laporan laba rugi akan menunjukkan hasil yang diperoleh perusahaan terhadap suatu periode dan laporan arus kas memberi tambahan informasi perihal banyaknya uang atau kas yang diterima dan dikeluarkan.


  1. Kas Dari Aktivitas Operasi

Aktivitas operasi merupakan hal paling penting dari perusahaan untuk membuahkan pendapatan, dan secara segera berhubungan bersama kas. Sebagian besar aktivitas operasi berasal dari penjualan produk atau jasa. Selain itu, penghasilan dari pembayaran kontrak dagang, royalti, komisi atau fee terhitung digolongkan terhadap aktivitas ini. Sedangkan arus kas keluarnya bersifat biaya seperti pembayaran gaji, pajak, biaya pengiriman, dan biaya operasional lainnya.


Pada aktivitas operasi, akan keluar akun-akun harta dan pinjaman seperti account piutang, pinjaman dagang, laba bersih, persediaan, dan lain-lain. Yang perlu dicatat secara detail, bahwa penghasilan berbeda dengan uang tunai. Sehingga untuk menganalisanya, Anda perlu melaksanakan penyesuaian dimana terhadap selanjutnya nanti akan diperoleh informasi perihal arus kas informasi. Jadi terhadap arus kas dari kesibukan operasi Anda bisa menyimpulkan apakah terhadap tahun berikut lebih banyak membuahkan keuntungan atau uang operasional.


  1. Kas Dari Aktivitas Investasi

Investasi seringkali dijalankan oleh pelaku usaha untuk mengembangkan perusahaannya. Untuk memudahkan memantaunya, Anda mampu melihatnya di dalam laporan arus kas berasal dari aktivitas investasi. Arus kas penerimaan berasal dari aktivitas ini umumnya bersifat pendapatan berasal dari penjualan tanah, bangunan, dan peralatan. Selain itu, perolehan saham dan instrumen keuangan lain juga masuk di dalam aktivitas ini. Sementara, pengeluaran kas berasal dari aktivitas ini seperti pembelian aktiva baik aktiva tetap, aktiva tidak bersifat maupun aktiva jangka panjang.


Jadi, berasal dari laporan arus kas berasal dari aktivitas investasi Anda mampu melihat apakah perusahaan Anda terhadap th. berjalan melaksanakan investasi dan tipe investasi apa saja yang diambil. Dengan begitu Anda juga mampu menilai risiko yang mampu berjalan di era yang bakal datang.


Untuk pihak eksternal laporan ini mampu digunakan sebagai bentuk tanggung jawab Anda melaksanakan komunikasi dan transparansi. Selain itu, laporan ini akan sangat mendukung menilai kinerja perusahaan Anda.


  1. Kas Dari Aktivitas Pendanaan

Aktivitas pendanaan sangat erat hubungannya dengan investasi dari pemilik, prive, dan pinjaman dana yang dilakukan perusahaan. Beberapa aktivitas pendanaan yang sering dilakukan atau muncul pada laporan arus kas aktivitas pendanaan yakni emisi saham, emisi obligasi, pinjaman, wesel, hipotik.


Jika dilihat dari sisi sebaliknya, untuk pengeluarannya adalah pembayaran kas kepada pemegang saham dan pelunasan pinjaman. Pada akhirnya di sini Anda dapat melihat kas sebagai aktivitas keuangan yang akan menyebabkan perubahan jumlah, komposisi modal dan pinjaman.


Baca juga

Contoh Menghitung Safety Stock (Stok Pengaman) Pengamanan pada Industri Manufaktur

10 Tipe dan Jenis Gudang Berdasarkan Karakteristik Penyimpanan

Cara Menentukan Reorder Point untuk Mengatasi Masalah Stock Gudang

Perbedaan dan contoh Jurnal Penyesuaian, Jurnal Penutup dan Jurnal Pembalik

Perhitungan dan Bea Masuk Freight dan PPN Impor saat Beli Barang Impor

© 2020 PT Ukirama Solusi Indonesia Bahasa Indonesia | English   Google Plus   Instagram   Facebook   Linkedin