Contoh Cara Menentukan Biaya Perawatan (Maintenance Expense) untuk Meningkatkan Nilai Aset

By Martina, 15 Maret 2020
Google Plus Share   Facebook Share   Linkedin Share

Biaya perawatan atau maintenance cost adalah biaya yang dikeluarkan perusahaan untuk merawat aset serta sistem dalam masa operasinya. Seperti jenis biaya pada umumnya, maintenance expense juga akan dimasukkan ke dalam income statement dan mengurangi pendapatan perusahaan. Biaya perawatan juga bisa diartikan sebagai biaya yang dialokasikan perusahaan untuk memelihara fixed assets atau aktiva tetap sehingga bisa bekerja dengan baik selama periode operasi. 

Pembebanan biaya perawatan masuk ke dalam tahun berjalan atau periode bersangkutan. Seluruh pengeluaran untuk merawat aktiva tetap dibukukan pada perkiraan biaya perawatan. Namun, perlu diperhatikan bahwa biaya perawatan fixed assets secara langsung tidak meningkatkan nilai fixed assets yang bersangkutan. 


Setiap aktiva tetap memerlukan biaya perawatan, maka perusahaan selalu memikirkan harga awal sekaligus perkiraan biaya perawatan agar aset tetap bekerja dengan baik selama umur aktiva. Biaya perawatan juga menjadi alasan mengapa memiliki rumah menjadi lebih mahal daripada menjualnya saja. Biaya perawatan rumah yang disewa akan ditanggung oleh penyewa, sedangkan biaya perawatan rumah yang kamu miliki akan ditanggung oleh Anda sendiri. 

Dalam beberapa konteks, biaya perawatan bisa menjadi sangat tinggi dan merugikan perusahaan. Itu mengapa, biaya perawatan masuk ke dalam pertimbangan penentuan harga. Hal tersebut semata-mata mencegah kerugian sehingga perusahaan mampu bekerja dalam jangka yang panjang. Tak jarang pula, berbagai perusahaan mengakali hal tersebut dengan menyewa aktiva tetap seperti gedung atau bangunan yang dijadikan pabrik.  

Cara Menentukan Maintenance Expense

Biaya perawatan pada dasarnya adalah biaya yang digunakan untuk menjaga kualitas aktiva tetap. Oleh karena itu, jenis-jenis biaya perawatan tak terhitung jumlahnya. Setiap benda atau aktiva tetap akan memiliki jenis biaya perawatannya sendiri. Seperti automobiles, biaya perawatannya akan mencakup biaya pergantian oli, pergantian mesin, bahkan. Begitu juga dengan aktiva tetap lain yang tentunya memiliki jenis-jenis biaya perawatan tertentu. 

Contoh kedua misalnya adalah rumah. Kamu memerlukan biaya untuk mengganti lampu, mengganti atap, atau memperbaiki saluran air sehingga fasilitas rumah tetap bekerja dengan baik. Bahkan, kamu juga harus membayar asuransi untuk melindungi rumah dari bencana alam seperti banjir, tanah longsor, tornado, dan lain-lain. Untuk memudahkan Anda, segala biaya yang digunakan untuk melakukan perawatan terhadap aktiva dapat digolongkan sebagai maintenance expense


Perlu diketahui bahwa maintenance expense berbeda dengan capital expenditure atau pengeluaran modal. Bila biaya perawatan adalah untuk memulihkan aset ke kondisi sebelumnya, maka capital expenditure adalah pengeluaran yang digunakan untuk membeli aset. Nah, dalam prinsip akuntansi yang sudah diterima dunia, GAAP, pencatatan biaya perbaikan ke dalam laporan keuangan menggunakan aturan tertentu. 

Dalam GAAP, maintenance expense diakui tepat ketika transaksi terjadi. Tak peduli apakah kamu membayarnya nanti atau saat ini. Ketika kamu memperbaiki mesin mobil di tahun berjalan contohnya. Kamu mungkin akan membayar biaya perawatan mobil tersebut di tahun mendatang namun kamu harus mencatat beban perawatan di tahun berjalan. 

Di jurnal entri, kamu akan mendebet biaya perawatan dan kredit total biaya yang diperlukan baik dalam bentuk kas maupun utang. Ketika kamu membayar secara tunai, maka kreditlah akun kas, namun bila kamu membayarnya di masa depan, maka kreditlah akun utang. Dalam tahun berjalan, kamu akan memasukkan biaya perawatan (yang mungkin saja belum kamu bayar) ke akun Biaya Perbaikan dan Pemeliharaan dengan jumlah total sesuai dengan yang tertera di bagian pengeluaran operasional laba/rugi.

Pentingnya Maintenance Expense 

Setiap aset dipastikan memiliki biaya perawatan untuk memperpanjang umur atau setidaknya menstabilkan kualitas sehingga tetap bekerja dengan baik selama digunakan. Ketika biaya perawatan cukup besar, kualitas aset bisa saja dianggap semakin baik atau konsisten. Namun peningkatan nilai aset tak bisa dihitung secara jelas dan rinci.

Tak jarang antara akun biaya pemeliharaan dan peningkatan modal diberikan garis tipis yang dikapitalisasi pada neraca dengan maksud memasukkan biaya perawatan pada peningkatan modal. Sehingga, biaya perawatan tidak akan mempengaruhi laba perusahaan. Bagi beberapa manajer, maintenance expense dianggap tidak penting dan membuat laba perusahaan terlihat sedikit. Hal ini karena biaya perawatan akan selalu muncul di laporan laba rugi sehingga dapat mengurangi laba di tahun berjalan.

Jenis Biaya Lain

Selain maintenance cost, ternyata terdapat beberapa jenis biaya lain lagi lho! Mulai dari biaya tetap, biaya variable, biaya langsung, biaya tak langsung, hingga biaya berulang yang tentunya perlu kamu ketahui. Mulai dari biaya tetap serta biaya variabel. Sesuai namanya, biaya tetap adalah biaya yang dikeluarkan perusahaan terlepas dari seberapa banyak produksi yang dibuat. Sedangkan biaya variabel, akan semakin bertambah ketika kuantitas produksi juga ditingkatkan. Untuk biaya langsung dan tak langsung, keduanya berkaitan tentang faktor yang menyebabkan munculnya biaya.

Biaya langsung artinya biaya tersebut terjadi hanya karena sesuatu yang dibiayai seperti biaya tenaga kerja, biaya bahan baku, dan lain-lain. Sedangkan biaya tidak langsung artinya biaya yang disebabkan bukan hanya karena sesuatu yang dibiayai, biaya ini juga dikenal dengan biaya overhead seperti biaya asuransi gedung dan biaya sewa motor. 

Untuk biaya berulang dan tidak terluang, keduanya berkaitan dengan kuantitas terjadinya. Biaya berulang adalah biaya yang bertambah ketika suatu aktivitas menghasilkan produk yang sama. Sedangkan biaya tidak terulang hanya terjadi sekali seperti biaya pembelian tanah. 


Nah, itu dia ulasan singkat mengenai biaya perawatan mulai dari pengertian, cara menentukan, fungsi, serta informasi tambahan mengenai jenis biaya lain. Pada dasarnya, biaya perawatan adalah biaya yang dikeluarkan perusahaan untuk menjaga kualitas atau meningkatkan nilai aset (walau jarang terjadi). Seperti jenis biaya lain, maintenance expense juga akan dicatat dalam income statement dan akan mengurangi laba perusahaan. Semoga artikel ini bermanfaat untuk Anda, ya!


Baca juga

Pengertian Operating Asset (Aset Operasi) dalam Sebuah Bisnis

Langkah-langkah Mendata Aset Perusahaan (Beserta Contoh)

6 Alasan Pentingnya Pencatatan Aset Bagi Perusahaan

Pengertian, Cara dan Contoh Menghitung Nilai Goodwill (Aset tidak berwujud) pada Perusahaan

Menghitung Penyusutan Aset Kendaraan Mobil dengan Metode Garis Lurus

© 2020 PT Ukirama Solusi Indonesia Bahasa Indonesia | English   Google Plus   Instagram   Facebook   Linkedin