Definisi Cek Perjalanan, Kegunaan, dan Cara Menggunakannya

By Martina, 29 Juni 2020
Google Plus Share   Facebook Share   Linkedin Share

Cek perjalanan dapat dikatakan sebagai sebuah alat pembayaran yang dibuat sebagai sarana pengganti uang tunai. Tentu dengan maksud untuk mencegah kemungkinan pencurian atau kehilangan karena membawa uang tunai dalam jumlah besar. Orang yang sedang bepergian, berlibur, atau ke luar negeri biasanya akan menggunakan cek untuk kemudahan transaksi karena tidak semua alat pembayaran yang kita miliki saat ini seperti kartu kredit maupun debit juga berlaku di negara lain. 


Cek perjalanan berasal atau diterbitkan oleh sebuah bank yang mana selembar kertas cek bernilai sesuai nominal yang tertera dan issuer atau pihak bank akan membayar nominal tersebut kepada orang yang menandatangani cek tersebut. Maka dari itu, ketika Anda sudah memiliki cek perjalanan, maka cek tersebut dapat ditukarkan pada bank penerbit atau mitra lainnya. Walau biasanya Anda akan dikenai biaya saat mencairkan cek perjalanan, tak sedikit pula penerbit yang menggratiskan biaya penukaran cek. 


Cek perjalanan juga bisa disebut dengan traveler’s cheques yang mana merupakan alternatif untuk uang tunai yang populer sejak tahun 1980an. Penggunaan cek sebenarnya mulai tergantikan oleh keberadaan kartu debit dan prabayar sehingga mungkin sulit untuk menemukan tempat yang masih menerima cek sebagai metode penukaran dalam membeli barang atau jasa. Akan tetapi, mengingat beberapa bank menawarkan fitur keamanan terhadap cek yang hilang atau dicuri sekaligus tidak berlakunya beberapa jenis kartu debit dan prabayar di luar negeri, penggunaan cek perjalanan masih dianggap perlu. 

Sejarah Cek Perjalanan

Bila dihitung, konsep cek perjalanan sudah berumur lebih dari 200 tahun lho! Cek perjalanan pertama kali diterbitkan pada tanggal 1 Januari 1772 oleh London Credit Exchange Company dan bisa digunakan di 90 kota besar Eropa. Inovasi ini lalu diikuti oleh perusahaan miliki Thomas Cook dengan mengeluarkan surat edaran atau circular notes dengan fungsi yang menyerupai cek perjalanan. Walau demikian, hak cipta cek perjalanan dimiliki oleh Marcellus F. Berry tahun 1891. 


Kala itu, James C. Fargo seorang pebisnis Amerika terkenal pergi ke Eropa pada tahun 1890 menggunakan cek jenis ini namun tak dapat mencairkan uangnya sama sekali. Berry kemudian mengusulkan dan meyakini bahwa solusi terbaik untuk mengambil uang di luar negeri menggunakan cek perjalanan harus menyertakan tanda tangan pembawa dan merancang produk-produk yang akan ditukarkan menggunakan cek tersebut. Itulah mengapa, cek perjalanan hingga hari ini akan selalu dilengkapi dengan tanda tangan basah dan nama lengkap pembawa.

Bagaimana Cek Perjalanan Digunakan? 

Walau bernama cek perjalanan, sebenarnya cek perjalanan mirip dengan cek biasa. Cek ini memiliki kode seri yang unik yang dapat dikenali ketika dimasukkan sistem saat ditukarkan. Ketika cek perjalanan hilang atau dicuri maka bank atau penerbit cek akan memperbaharui kode seri tersebut dan menghapus kode sebelumnya sehingga cek sebelumnya dibatalkan. Seperti yang sudah dijelaskan pada bagian sebelumnya, cek perjalanan digunakan layaknya uang tunai jadi dapat dijadikan alat pembayaran barang atau jasa. Bahkan, pelanggan juga dapat menukarkan cek menjadi uang tunai yang mana lembaga keuangan menerbitkan cek perjalanan sedangkan bank atau serikat kredit lainnya menjual cek perjalanan. Biaya pembelian antara 1-2% walau akhir-akhir ini sudah semakin menurun dan digratiskan. Walau demikian, setiap transaksi menggunakan cek akan tetap dikenai biaya operasional dengan besaran yang berbeda-beda. American Express, Visa, dan AAA adalah beberapa contoh perusahaan yang masih menerbitkan cek perjalanan sampai hari ini. 

Cek diterbitkan oleh bank-bank ternama yang sudah stabil secara finansial dan dibuat dalam mata uang US Dollar, Poundsterling, Yen, dan Euro. Pada cek perjalanan, tanggal kadaluarsa tidak berlaku dan informasi pribadi pelanggan tidak diperlukan sehingga pencurian identitas dapat dihindari. Sistem yang digunakan pada cek perjalanan atau cek pada umumnya adalah dual signature, yang mana Anda harus menandatangani saat membelinya dan menandatangani kembali saat mencairkannya. Hal ini untuk mencegah terjadinya penipuan sehingga cek tidak dapat diambil oleh orang lain. Walau sudah banyak hotel yang menerima cek sebagai uang tunai, namun lembaga untuk mencairkan cek perjalanan semakin sulit ditemukan karena menjamurnya penggunaan TravelMoney atau kartu lain. 

Keuntungan Cek Perjalanan

Dari penjelasan diatas, dapat ditarik kesimpulan bahwa memiliki cek perjalanan dapat memberikan Anda beberapa keuntungan. Pertama adalah dari segi kemudahan. Anda bisa menggunakan cek perjalanan tanpa harus membawa uang tunai dalam jumlah besar selain itu, kartu debit dan kartu kredit yang mungkin tidak bisa digunakan di beberapa tempat khususnya luar negeri bisa Anda atasi dengan memiliki cek perjalanan. Keuntungan kedua adalah menghindari resiko pencurian atau kehilangan uang. Anda bisa membawa ratusan juta dalam satu cek tanpa takut hilang atau tercecer.


Keuntungan selanjutnya adalah masa berlaku yang tak terbatas. Cek perjalanan bisa digunakan kapanpun tanpa batasan kadaluarsa. Tapi, gunakanlah cek perjalanan sesegera mungkin ya karena inflasi pada uang pasti terjadi bila Anda menggunakannya jauh di masa depan. Keempat, cek perjalanan lebih aman dengan segudang fitur keamanan oleh penerbit. Cek perjalanan mengharuskan pengguna melakukan dual signature selain itu pihak bank juga menawarkan refund seandainya cek hilang atau rusak. Kelima, ketika perjalanan telah usai sehingga cek sudah tidak berlaku Anda masih tetap bisa menukarkan sisa uang yang belum digunakan selama perjalanan kepada pihak penerbit.


Selain itu, berikut ini adalah ciri-ciri dari cek perjalanan:

  1. Tanpa umur waktu sehingga bisa digunakan kapanpun

  2. Cek umumnya bisa digunakan di hotel, restoran, bank dan tempat rekanan

  3. Nominal uang cek telah tertuang dalam bentuk US Dollar dengan pecahan 10, 20, 50, hingga 500. Walau dalam beberapa cek perjalanan, nominal bisa dalam mata uang lain. 

  4. Cek perjalanan tidak dikenai bea materai.

  5. Tanda tangan sebanyak dua kali saat membeli dan mencairkan uangnya.

  6. Tanda tangan dalam cek hanya dilakukan oleh satu orang dan tak dapat diwakili.


Nah, itu dia ulasan mengenai cek perjalanan mulai definisi, kegunaan, hingga keuntungannya. Walau saat ini orang lebih banyak menggunakan kartu debit dan prabayar, namun cek tetap dirasai penting ketika kartu-kartu tersebut tidak berlaku di wilayah terkait. Semoga artikel ini bermanfaat untuk Anda, ya!


Baca juga

Berbagai Jenis Transaksi Perusahaan Dagang

Pentingnya NTPN (Nomor Transaksi Penerimaan Negara) dalam Pembayaran dan Pelaporan Pajak

Definisi dan Contoh Transaksi Jurnal Koreksi pada Perusahaan serta Cara Penyelesaiannya

Mengenal Kode SWIFT Bank dalam Transaksi Keuangan, Fungsi dan Daftar Kode SWIFT

Cara Pencatatan Jurnal untuk Transaksi Cashback (Uang Kembali)

© 2020 PT Ukirama Solusi Indonesia Bahasa Indonesia | English   Google Plus   Instagram   Facebook   Linkedin