Definisi dan 8 Jenis Akun Kontra

By Martina, 17 Juli 2021
Google Plus Share   Facebook Share   Linkedin Share

Ilmu akuntansi memiliki banyak hal untuk dipelajari apalagi bagi mereka yang baru saja menginjakkan kakinya di dunia bisnis. Pasalnya, mungkin hanya dunia bisnis lah yang dapat membuat orang-orang yang sebelumnya tidak pernah terpikirkan untuk memahami ilmu akuntansi lebih dalam tetapi malah sebaliknya. Karena sifat bisnis yang dinamis dan kompleks, tak salah jika laporan keuangan yang menunjukkan kinerja serta keadaannya pun turut mengikuti.


Pada ilmu akuntansi, terdapat istilah Akun Kontra atau yang disebut juga dengan Contra Account. Sudah dipastikan banyak masyarakat awam yang belum pernah mendengar istilah ini, apalagi terbayang seperti apa bentuknya. Pun tak jarang ada kasus dimana orang yang mempelajari ilmu akuntansi mungkin pernah mendengar istilah ini namun tidak tahu apa yang dimaksud dengan Akun Kontra dan seperti apa tampilannya. Oleh karena itu, kali ini kita akan membahas tentang istilah Akun Kontra dan memahaminya dengan lebih baik.


Ini Yang Dimaksud Akun Kontra

Akun merupakan sebuah media dalam akuntansi yang digunakan sebagai tempat untuk mencatatkan setiap transaksi keuangan yang dilakukan oleh bisnis yang memberikan perubahan pada aktiva/harta, utang/kewajiban, ekuitas/modal, serta beban/biaya dan pendapatan. Definisi resmi dari Akun Kontra adalah sebuah item yang terletak pada satu sisi akun yang mengimbangi sepenuhnya atau sebagian dari sisi yang berlawanan dari akun yang secara teknis sama. Akun kontra merupakan akun yang posisi saldo normal yang berbeda.


Sedangkan maksud dari Akun Kontra dengan penjelasan yang lebih mudah, dimana biasanya mungkin Anda pernah melihat Akun Kontra pada neraca, merupakan semua akun ditampilkan pada nilai bersih setelah semua penyesuaian. Misalnya, nilai dari suatu mesin yang dimiliki oleh perusahaan dicatatkan setelah nilai awalnya dikurangi dengan depresiasi mesin tersebut. Cara lainnya yang dapat digunakan selain menampilkan nilai yang telah disesuaikan, yaitu dengan tetap mencatatkan nilai penuh dari mesin tersebut pada neraca dan setelahnya barulah dikurangi dengan jumlah depresiasi mesin.


Agar Anda bisa mencatatkan semua informasi tersebut di dalam neraca, dibutuhkan akun kontra untuk memungkinkan pencatatan tersebut. Hal ini dikarenakan hanya dengan menggunakan akun kontra lah Anda bisa mengimbangi masing-masing akun aset yang ada pada neraca. Pada contoh yang disebutkan sebelumnya di atas, akumulasi dari penyusutan nilai mesin yang dimiliki adalah akun kontra permesinan. Dengan menggunakan akun kontra juga Anda jadi memiliki lebih banyak informasi seperti biaya pembelian mesin, berapa banyak depresiasinya, dan lain sebagainya.


Dengan kata lain, akun kontra akan selalu memiliki saldo kredit atau negatif yang akan diimbangi dengan akun aset berpasangan dan menunjukkan saldo bersih akun aset pada neraca.


Kegunaan Lain Akun Kontra

Penggunaan akun kontra mendorong untuk meningkatkan transparansi pada laporan keuangan dengan lebih baik. Dengan memahami konsep dari akun kontra, dengan hanya melihat catatan akuntansi perusahaan melalui akun kontra, Anda bisa melihat kembali jejak transaksi yang dilakukan di masa lampau dan melihat kondisi perusahaan pada saat itu dan memahami bagaimana semuanya berkaitan dengan kondisi saat ini.


Jenis-jenis Akun Kontra

Terdapat beberapa jenis akun kontra yang perlu diketahui. 


Akun Kontra Aset (Contra Asset Account)

Akun aset pada umumnya memiliki saldo debit sehingga akun aset kontra memiliki saldo kredit. Akun aset kontra mencakup penyisihan piutang ragu-ragu (Allowance for Doubtful Debt - ADD) dan akumulasi penyusutan (Accumulated Depreciation).


Membuat penyisihan piutang ragu-ragu (Allowance for Doubtful Debt) mewakili persentase piutang usaha yang diyakini tidak dapat ditagih oleh perusahaan. Penyisihan piutang ragu-ragu (Allowance for Doubtful Debt) ini akan mengimbangi akun piutang perusahaan. Sedangkan akumulasi penyusutan (Accumulated Depreciation) sendiri mengimbangi aset properti nyata yang dimiliki oleh perusahaan, seperti gedung, mesin, dan juga peralatan. Akumulasi penyusutan (Accumulated Depreciation) merupakan jumlah kumulatif dari biaya penyusutan yang dibebankan pada suatu aset. Penyusutan yang terakumulasi ini mengurangi nilai suatu aset yang dimiliki oleh perusahaan.


Akun Kontra Liabilitas (Contra Liability Account)

Kata liability sering disebut juga dengan kewajiban. Kewajiban (Liability) pada umumnya memiliki saldo kredit. Contoh dari akun liabilitas kontra meliputi diskonto utang obligasi dan juga diskonto wesel bayar yang memiliki saldo debit normal.


Diskon tegak atas utang obligasi merupakan selisih antara jumlah uang tunai yang diterima oleh perusahaan pada saat menerbitkan obligasi dan nilai obligasi pada saat jatuh tempo. Komponen ini akan mengurangi nilai sebuah obligasi. Sedangkan untuk wesel bayar merupakan kewajiban yang dibuat pada saat perusahaan melakukan penandatanganan perjanjian tertulis untuk melakukan pinjaman sejumlah uang tertentu. Pemberi pinjaman tersebut bisa menawarkan diskon kepada perusahaan apabila dapat membayar kembali pinjaman tersebut lebih awal. Pemberian diskon tersebut mengurangi jumlah total wesel untuk mencerminkan diskon yang diberikan oleh pemberi pinjaman.


Akun Kontra Ekuitas

Pada dasarnya akun kontra ekuitas mengurangi jumlah total saham yang beredar yang terdaftar pada neraca perusahaan. Saham Treasury atau yang juga dikenal dengan Treasury Stocks mewakili akun kontra ekuitas. Pada saat perusahaan tercatat membeli kembali sahamnya dari pasar terbuka, akun kontra ini mencatatkan transaksi tersebut dengan melakukan pendebetan pada rekening saham treasury. Suatu perusahaan dapat mengambil keputusan untuk membeli kembali sahamnya ketika manajemen merasa bahwa saham tersebut dinilai terlalu rendah atau bisa juga karena ingin membagikan dividen saham kepada para pemegang sahamnya.


Akun Kontra Pendapatan (Contra Revenue Account)

Selanjutnya ada akun kontra pendapatan, dimana biasanya mencakup retur penjualan, tunjangan penjualan, dan juga diskon penjualan. Pada akun kontra ini memiliki saldo debit dan berpengaruh pada pengurangan jumlah total pendapatan yang diperoleh perusahaan.


Perhitungan atas pendapatan kotor yang dikurangi dengan jumlah yang tercatat pada akun kontra pendapatan sama dengan pendapatan bersih perusahaan. Entri seperti ini biasanya dibuat di bawah akun retur penjualan pada saat pelanggan mengembalikan produk yang telah mereka beli kepada perusahaan. Sedangkan memberikan tunjangan penjualan merupakan pemberian diskon kepada pelanggan untuk tetap menyimpan produk yang telah dibeli daripada mengembalikannya lagi kepada perusahaan.


Lalu, untuk diskon pada akun penjualan mewakili jumlah diskon yang diberikan oleh perusahaan kepada pelanggannya sebagai bentuk insentif dari membeli produk atau layanannya.


Baca juga

Definisi dan Perbedaan Akun Biaya (Cost) dan Beban (Expense) Beserta Contohnya

Pengertian Saldo Normal Akun dan Tips Cara Mudah Menghapalnya

Memahami Definisi Account Payable (AP) dan Account Receivable (AR) dalam Akuntansi

Definisi, Tujuan, dan Perlakuan Aktiva Goodwill dalam Akuntansi beserta Contohnya

Definisi dan Perbedaan Akuntansi Perusahaan Dagang dan Akuntansi Perusahaan Jasa

© 2021 PT Ukirama Solusi Indonesia Bahasa Indonesia | English   Google Plus   Instagram   Facebook   Linkedin