Faktor yang Mempengaruhi Permintaan dan Penawaran

By Ayu, 25 July 2018
Google Plus Share   Facebook Share   Linkedin Share

Di dalam setiap kegiatan jual beli baik dalam bentuk skala kecil seperti transaksi jual beli di pasar hingga dalam bentuk skala besar seperti transaksi ekspor impor antara negara satu dengan negara lainnya, pasti terdapat yang namanya permintaan dan penawaran. Permintaan dan penawaran merupakan konsep ekonomi yang tidak dapat dipisahkan satu sama lain. Permintaan dan penawaran yang ada haruslah mencapai titik keseimbangan antara kedua belah pihak yaitu antara pihak penjual dan pembeli.


Pengertian dari permintaan (demand) itu sendiri adalah keinginan konsumen untuk meminta atau membeli barang atau jasa dengan tingkat harga dan waktu tertentu sesuai dengan kesepakatan bersama dengan pihak penjual yang disertai dengan kemampuan konsumen untuk membeli barang atau jasa tersebut. Banyaknya barang yang ingin dibeli oleh konsumen didasarkan pada harga barang yang dijual, selera konsumen, pendapatan atau kemampuan konsumen untuk membeli barang.


Sedangkan pengertian dari penawaran (supply) itu sendiri merupakan keinginan seorang produsen atau penjual dalam menawarkan dan menjual barang atau jasanya berdasarkan kuantitas dan kualitas barangnya kepada para konsumen dengan tingkat harga dan waktu tertentu yang telah ditentukan antara kedua belah pihak.


Dalam sebuah permintaan dan penawaran terdapat berbagai macam faktor yang mempengaruhi timbulnya permintaan dan penawaran tersebut. Berikut akan dibahas faktor-faktor yang mempengaruhi permintaan dan penawaran dalam kegiatan transaksi jual beli.


Faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat permintaan akan barang dan jasa dalam kegiatan jual beli adalah sebagai berikut:

  1. Harga barang yang ditawarkan atau dijual

Faktor pertama yang mempengaruhi permintaan adalah harga suatu barang atau jasa yang ditawarkan oleh produsen kepada konsumen. Tentunya, konsumen akan lebih memilih untuk membeli barang-barang dengan harga yang relatif lebih murah. Dengan demikian, konsumen dapat memperoleh untung yang lebih besar saat barang tersebut dijual kembali. Jika harga barang relatif lebih mahal di pasaran atau harga barang mengalami inflasi/kenaikan, maka permintaan konsumen akan turun. Jika harga barang sedang turun, maka permintaan konsumen pun akan naik.

  1. Jumlah pendapatan konsumen

Ketika jumlah pendapatan yang didapatkan konsumen cenderung banyak maka permintaan konsumen akan pembelian barang kepada produsen menjadi meningkat. Namun, jika jumlah pendapatan yang diperoleh oleh konsumen berkurang maka permintaan konsumen akan pembelian barang dagang akan mengalami penyusutan.


  1. Keinginan berdasarkan selera konsumen

Para produsen yang ingin menjual atau menawarkan barang dagangannya harus memperhatikan dengan baik selera konsumen masa kini. Selera konsumen yang berbeda-beda setiap waktu sangat berpengaruh terhadap permintaan barang yang diterima oleh produsen. Produsen yang menawarkan barang dagang sesuai dengan selera para konsumen masa kini, akan mendapatkan permintaan pembelian yang banyak. Sebaliknya, permintaan pembelian akan menyusut atau bahkan tidak ada permintaan pembelian sama sekali dari konsumen jika barang yang ditawarkan tidak sesuai dengan selera konsumen masa kini atau dapat disebut dengan old tren.


  1. Jumlah penduduk dalam suatu negara

Banyaknya jumlah penduduk dalam suatu negara berpengaruh penting dalam permintaan akan barang atau jasa dalam kegiatan ekonomi. Suatu negara yang memiliki jumlah penduduk yang besar akan memiliki permintaan barang atau jasa yang besar pula. Hal ini akan menyebabkan meningkatnya permintaan akan kebutuhan oleh konsumen. Begitu pula sebaliknya, negara yang memiliki jumlah penduduk yang kecil atau sedikit maka permintaan konsumen akan kebutuhan barang cenderung rendah.


Faktor-faktor yang mempengaruhi penawaran dalam kegiatan jual beli adalah sebagai berikut:

  • Biaya produksi barang

Jika biaya produksi barang yang dihasilkan suatu perusahaan lebih rendah dibanding harga di pasaran maka perusahaan akan mendapat keuntungan. Keuntungan dapat diperoleh dengan cara perusahaan menawarkan barang dalam jumlah yang besar dengan biaya produksi relatif rendah. Namun, jika biaya produksi barang yang dihasilkan suatu perusahaan lebih tinggi dibanding harga-harga yang terdapat di pasaran maka jumlah barang yang diproduksi dan yang akan ditawarkan kepada konsumen relatif lebih kecil sehingga menghambat keuntungan yang dapat diperoleh suatu perusahaan.


  • Persediaan barang pengganti

Di dalam memproduksi barang utama yang akan dijual kepada konsumen, ada baiknya bagi suatu perusahaan untuk juga memproduksi barang lain yang dapat dijadikan sebagai barang pengganti terhadap barang utama. Hal yang perlu diperhatikan tentunya adalah kebutuhan dan selera konsumen akan barang-barang masa kini. Ketersediaan barang pengganti dapat membantu sebuah perusahaan dalam menjual barang dagangannya.

Saat perusahaan lain memiliki produk yang sama dengan harga yang lebih murah dan kualitas yang lebih baik, maka perusahaan dapat mengganti barang utama tersebut dengan barang pengganti yang tentunya penawaran terhadap barang utama akan mengalami penurunan dan penawaran terhadap barang pengganti dapat mengalami peningkatan.


  • Tanggungan pajak atas barang yang diproduksi

Barang-barang yang diproduksi dan dijual oleh sebuah perusahaan selain terdapat biaya produksi juga terdapat biaya tambahan seperti pajak. Pajak wajib dibayar oleh perusahaan yang menyelenggarakan kegiatan produksi. Jika biaya pajak pada sebuah produk besar, maka harga produk akan menjadi semakin mahal dan hal ini menyebabkan berkurangnya permintaan dari para konsumen. Tetapi jika biaya pajak sebuah produk kecil maka perusahaan dapat memberikan penawaran tinggi dengan harga relatif lebih rendah dibandingkan harga di pasaran kepada konsumen. Hal tersebut akan membawa keuntungan bagi perusahaan itu sendiri.


Demikian penjelasan mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi permintaan dan penawaran dalam kegiatan jual beli. Semoga penjelasan di atas bermanfaat bagi Anda.


Baca juga

Cara Pencatatan Akuntansi Perusahaan Yang Menggunakan Mata Uang Asing

Penyebab Terhambatnya Pelaksanaan SOP Dalam Perusahaan Dan Cara Mengatasinya

Hal Yang Harus Diperhatikan Sebelum Membuka Cabang Perusahaan

Alasan Pengelolaan Akuntansi Secara Otomatis Sangat Diperlukan Oleh Perusahaan

10 Tanda Kondisi Keuangan Perusahaan Sedang dalam Bahaya

© 2021 PT Ukirama Solusi Indonesia Bahasa Indonesia | English   Google Plus   Instagram   Facebook   Linkedin