Jenis-Jenis Transaksi yang Terjadi pada Perusahaan Dagang

By Ryan, 24 April 2018
Google Plus Share   Facebook Share   Linkedin Share


Perusahaan dagang merupakan perusahaan dengan kegiatan usaha utamanya yaitu membeli barang dagangan dari supplier yang kemudian akan dijual kembali kepada para konsumen tanpa merubah wujud dan sifat barang dagangan tersebut. Ciri-ciri dari sebuah perusahaan dagang yaitu:

  • Kegiatan operasional usaha perusahaan berhubungan dengan pembelian dan penjualan barang dagangan.

  • Pendapatan perusahaan didapatkan dari penjualan barang dagangan yang dilakukan.

  • Untuk mengetahui laba atau rugi diperlukan adanya perhitungan harga pokok penjualan (HPP).

  • Beban operasional pada perusahaan dagang terdiri dari beban penjualan dan beban administrasi umum.


Pada kesempatan kali ini, akan dibahas mengenai jenis-jenis transaksi yang terjadi pada perusahaan dagang yaitu sebagai berikut:

  1. Transaksi pembelian barang dagang

Transaksi pembelian barang dagang adalah kegiatan membeli suatu produk dari sebuah toko, perusahaan, maupun perorangan. Transaksi pembelian barang dagang dibagi menjadi 2 yaitu transaksi pembelian barang dagang yang dilakukan secara tunai dan transaksi pembelian barang dagang yang dilakukan secara kredit.

  • Pembelian barang dagang secara tunai

Perusahaan membayar secara tunai kepada supplier atas barang yang telah dibelinya yang kemudian akan dijual kembali. Pencatatan pembelian barang dagangan dengan cara tunai dalam sebuah jurnal akan dicatat dalam akun pembelian di debit dan kas di kredit.

  • Pembelian barang dagang secara kredit

Perusahaan berhutang kepada supplier atas pembelian barang dagang yang akan diperdagangkan kembali nantinya oleh perusahaan. Pencatatan pembelian barang dagangan dengan cara kredit dalam sebuah jurnal akan dicatat dengan cara mendebit akun pembelian dan mengkredit akun utang dagang.

  1. Transaksi retur pembelian dan pengurangan harga

Apabila barang pesanan perusahaan ada yang mengalami kerusakan atau barang tidak sesuai dengan pesanan perusahaan, maka perusahaan akan mengembalikan atau meretur kembali barang yang rusak atau tidak sesuai tersebut kepada pihak penjual. Jenis transaksi ini jika dilakukan dengan kredit maka akan dicatat dalam jurnal dengan mengkredit akun retur pembelian dan pengurangan atau potongan harga serta mendebit akun utang dagang. Namun bila transaksi ini dilakukan dengan tunai maka pencatatan dalam jurnalnya adalah dengan mengkredit akun retur pembelian dan pengurangan harga serta mendebit akun kas.

  1. Transaksi potongan pembelian

Potongan pembelian merupakan potongan yang didapatkan oleh pembeli karena telah melunasi hutang dengan waktu yang lebih cepat dari waktu sebenarnya dan melakukan pembayaran secara tunai atau dapat dikatakan sebagai cash discount. Transaksi potongan pembelian dicatat dalam jurnal dengan mengkredit akun kas dan potongan pembelian serta mendebit akun utang dagang.

  1. Transaksi beban angkut pembelian

Transaksi beban angkut pembelian merupakan biaya beban angkut pada barang dagang dari gudang pihak supplier ke gudang pihak pembeli yang akan ditanggung oleh pihak pembeli. Saat pelunasan pembayaran sudah dilakukan maka akan diberikan potongan pembelian. Transaksi beban angkut pembelian dicatat dalam jurnal dengan mengkredit akun kas dan mendebit akun beban angkut pembelian.

  1. Transaksi penjualan barang dagang

Perusahaan menjual barang dagangan kepada konsumen yang pembayarannya dapat dilakukan secara tunai maupun kredit. Transaksi penjualan secara tunai akan dicatat dalam jurnal dengan mengkredit akun penjualan dan mendebit akun kas. Jika transaksi penjualan dilakukan secara kredit maka pencatatan dalam jurnalnya adalah dengan mengkredit akun penjualan dan mendebit akun piutang dagang.

  1. Transaksi retur penjualan dan pengurangan harga

Dalam jenis transaksi ini, perusahaan harus mengambil kembali barang dagangan yang telah dipesan oleh pihak konsumen yang dikarenakan barang mengalami kerusakan atau barang tidak sesuai dengan pesanan pembeli. Bila penjualan dilakukan secara kredit maka pencatatan akan dibuat dengan mengkredit piutang dagang dan mendebit akun retur penjualan dan pengurangan harga. Sedangkan untuk penjualan yang dilakukan secara tunai maka pencatatannya adalah dengan mengkredit kas dan mendebit akun retur penjualan dan pengurangan harga.

  1. Transaksi potongan penjualan

Di dalam transaksi potongan penjualan, perusahaan atau pihak penjual akan memberikan potongan penjualan kepada pihak pembeli yang telah melunasi piutangnya sesuai dengan waktu yang telah ditetapkan. Transaksi potongan penjualan dicatat dengan mengkredit akun kas serta mendebit akun kas dan potongan penjualan.

  1. Transaksi beban angkut penjualan

Transaksi beban angkut penjualan merupakan beban biaya angkut yang ditanggung oleh pihak penjual saat mengirimkan barang dagangan. Pencatatan dalam jurnal pada transaksi ini membutuhkan adanya bukti penerimaan kas atau bukti kuitansi.

  1. Transaksi persediaan barang dagangan

Sisa barang dagangan yang belum terjual habis oleh perusahaan akan dihitung jumlahnya dan kemudian dicatat dalam akun persediaan barang dagangan.

  1. Transaksi pembayaran utang

Perusahaan atau pihak pembeli wajib melunasi utang kepada pihak penjual atas pesanan pembelian barang dagang yang pembayarannya dilakukan secara kredit.

  1. Transaksi penerimaan piutang

Perusahaan atau pihak penjual memperoleh pelunasan piutang dari pihak pembeli atas pembeliaan barang secara kredit oleh pihak pembeli.


Berikut adalah informasi mengenai jenis-jenis transaksi yang terjadi pada perusahaan dagang. Transaksi yang terjadi di perusahaan Anda dapat tercatat pada suatu sistem yang terintegrasi seperti Ukirama ERP. Dalam sistem tersebut, transaksi yang diinput dapat diolah menjadi laporan-laporan yang bermanfaat bagi Anda. Informasi lebih lanjut mengenai Ukirama ERP dapat dilihat di sini. Semoga penjelasan yang disampaikan dapat memberikan pengetahuan lebih mengenai akuntansi.


Baca juga

Apa Saja 7 Prinsip Manajemen Keuangan Sebelum Masuk Ke Dunia Bisnis

Contoh Laporan Keuangan Perusahaan Jasa

Contoh Laporan Laba Rugi (Income Statement) Perusahaan Manufaktur

Contoh Laporan Arus Kas (Cash Flow) Perusahaan Manufaktur

Kapan Sebaiknya Perusahaan Manufaktur Menerapkan Software ERP?

© 2021 PT Ukirama Solusi Indonesia Bahasa Indonesia | English   Google Plus   Instagram   Facebook   Linkedin