Ketahui Pentingnya Data Pelanggan Bagi Perusahaan dan Penjagaannya

By Martina, 08 Januari 2021
Google Plus Share   Facebook Share   Linkedin Share

Bagi sebuah perusahaan, baik yang bergerak di industri Informasi Teknologi, Jasa maupun yang menjual produk langsung ke konsumen, data pelanggan merupakan salah satu dari beberapa hal di dalam bisnis yang sifatnya sangat rahasia dan penting. Pasalnya, meskipun sebuah perusahaan mengandalkan produk dengan kualitas yang baik sebagai alat utama transaksi dengan konsumen tetapi sebenarnya konsumen tidak hanya membeli sebuah produk kepada perusahaan tersebut namun juga rasa percaya.


Jika menilik dari semakin berkembangnya jumlah perusahaan yang semakin memanfaatkan teknologi seperti melakukan penjualan baik barang maupun jasa di aplikasi, website maupun marketplace, pentingnya menjaga data pelanggan menjadi salah satu topik yang semakin banyak diperhatikan oleh masyarakat. Tak sedikit perusahaan besar yang masuk ke dalam surat kabar dengan berita negatif seperti kebocoran data pelanggan yang tentunya akan membuat konsumen mereka merasa tidak aman ketika data diri yang seharusnya bersifat pribadi dan rahasia tetapi dapat diakses atau bahkan didapatkan dengan mudah oleh pihak lain. Rasa tidak aman konsumen akhirnya berubah menjadi rasa tidak percaya kepada perusahaan dan berhenti membeli dari perusahaan tersebut.


Hilangnya rasa percaya konsumen tidak hanya akan berdampak pada penurunan penjualan tetapi juga memberikan dampak yang sangat signifikan terhadap citra perusahaan tersebut. Padahal, membangun citra perusahaan agar dapat diingat oleh konsumen dengan cara yang positif tidak hanya membutuhkan dana yang besar tetapi juga waktu dan tenaga. Oleh karenanya, jika Anda pernah mencoba menghubungi sebuah agensi untuk meningkatkan citra perusahaan di mata masyarakat dan membuatnya dikenal secara lebih luas, biaya yang diberikan oleh agensi tersebut nominalnya tidak sedikit dan biasanya dibutuhkan usaha yang berkelanjutan karena citra sebuah brand tidak bisa didapatkan hanya dalam semalam atau hanya dalam satu kali proyek melainkan hasil dari usaha yang dilakukan secara bertahap. Sepenting itu lah bagi perusahaan untuk menjaga data pelanggan yang dimiliki.


Selain data pelanggan seperti informasi pribadi konsumen yang dimiliki perusahaan yang apabila berhasil diakses oleh pihak lain bisa menimbulkan dampak negatif, jenis data pelanggan lainnya yang perlu dijaga oleh perusahaan adalah data transaksi seperti berapa besaran jumlah transaksi yang dilakukan oleh konsumen Anda, untuk produk yang mana dan informasi lainnya yang berkaitan dengan nominal yang tergolong data sensitif. Jika data ini sampai dapat diakses oleh pihak yang tidak bertanggung jawab bisa saja dimanfaatkan untuk hal-hal yang merugikan seperti menjatuhkan perusahaan Anda atau menjualnya kepada kompetitor Anda agar mereka bisa mengungguli perusahaan Anda di pasar.


Pentingnya Data Pelanggan Bagi Perusahaan

Jika di atas telah disebutkan bahwa kepercayaan konsumen serta daya saing perusahaan Anda dapat terpengaruhi jika data pelanggan tidak dijaga dengan baik, berikut beberapa ini juga menjadi alasan pentingnya bagi perusahaan Anda untuk menjaga data yang dimiliki dan memanfaatkannya dengan baik demi kepentingan perusahaan.


  • Menganalisis Penjualan

Setiap perusahaan pasti ingin terus mengembangkan bisnisnya agar menjadi lebih baik dan lebih banyak diminati oleh konsumen. Data pelanggan yang dimiliki perusahaan bisa dianalisis untuk menawarkan produk baru baik kepada konsumen baru maupun konsumen lama. Dari data yang Anda miliki juga bisa diolah untuk mengetahui mengapa penjualan mengalami kenaikan dan penurunan.  Sehingga Anda bisa menyesuaikan strategi yang dilakukan ketika terjadi sesuatu.


  • Loyalty Program

Data pelanggan Anda juga dapat dimanfaatkan untuk mengembangkan loyalty program untuk mempertahankan konsumen agar tetap setiap dengan brand Anda seperti pelanggan tertentu sering membeli produk berjenis A, sehingga Anda bisa memberikan rekomendasi variasi produk lain dengan jenis yang sama kepada pelanggan tersebut.


  • Petunjuk Arah

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya bahwa salah satu alasan penting mengapa perusahaan harus menjaga data pelanggannya dengan baik adalah karena data tersebut dapat digunakan sebagai salah satu alat petunjuk bagi bisnis Anda untuk menyusun strategi penjualan yang tepat agar dapat memasuki pasar dengan lebih efektif dan efisien. Bayangkan apabila data ini diketahui oleh pesaing bisnis Anda?


  • Gambaran Potensi Pasar

Data pelanggan yang diolah dengan baik dan benar juga dapat memperlihatkan Anda gambaran potensi pasar yang didasari oleh area maupun kelompok umur. Sehingga Anda dapat menentukan produk apa yang sekiranya akan diminati dan merupakan produk yang tepat bagi konsumen brand Anda. Apabila penjualan mengalami penurunan di area tertentu, Anda juga bisa memanfaatkan data ini untuk mencari strategi yang berpotensi meningkatkan penjualan.


  • Customer Blacklist

Bagi seorang pebisnis, tentu waktu adalah uang. Oleh karenanya, jangan sampai Anda membuang waktu untuk menjual produk atau layanan Anda kepada orang yang salah. Data pelanggan dapat memberikan Anda informasi mengenai pelanggan yang bermasalah ketika melakukan transaksi jual beli dan dari sini Anda bisa memasukkan nama pelanggan yang bermasalah tersebut ke dalam kategori blacklist karena alasan tertentu seperti fake customer.


Cara Menjaga Data Pelanggan

Setelah mengetahui betapa pentingnya data perusahaan bagi perusahaan serta apa saja yang dapat dilakukan dengan data-data tersebut, sudah saatnya bagi Anda untuk mengetahui bagaimana caranya meningkatkan keamanan sistem perusahaan Anda agar dapat mencegah hal-hal yang tidak diinginkan seperti kebocoran data pelanggan.


Pada sebuah acara diskusi bertema “Secured Data Exchange and Protecting Customer Privacy” pada acara ICION (Indonesian CIO Network) 2020 yang digelar di Nusa Dua, Bali, membahas mengenai pentingnya perusahaan untuk selalu menjaga keamanan data perusahaan yang berisikan informasi sensitif. Pasalnya, di era serba digital seperti saat ini ketika semua hal tersambung dengan internet, tidak ada satu sistem pun yang tidak bisa diretas oleh para penjahat siber. Yang paling meresahkan lagi, data yang telah diretas tersebut dijual murah oleh para penjahat siber dan dijual bebas. Sehingga tidak ada batasan siapa yang bisa membeli data tersebut.


Untuk cara menjaga agar data pelanggan tetap aman, setidaknya ada tiga hal utama yang perlu diperhatikan oleh para pemilik bisnis yang disebutkan pada sesi diskusi tersebut. Yang pertama, yaitu security awareness atau kesadaran tentang keamanan. Banyak kasus dimana para pemilik bisnis tidak mengerti seberapa pentingnya memiliki tim IT serta sistem yang mumpuni untuk menjaga hal-hal yang tidak diinginkan dan berpotensi merugikan terjadi sehingga tidak jarang hanya melakukan seadanya untuk sistem keamanannya.


Yang kedua, sangat penting bagi perusahaan untuk menggunakan sistem keamanan yang sudah terstandarisasi. Meskipun hal ini tidak mencegah sepenuhnya bagi penjahat siber untuk meretas sistem Anda, tetapi dengan menggunakan sistem keamanan yang sudah terstandarisasi, paling tidak meminimalisir kemungkinan tersebut. Anda bisa menggunakan framework standar seperti ISO27001 untuk sistem keamanan perusahaan Anda.


Yang ketiga adalah perlunya berhati-hati dalam menggunakan tools keamanan yang juga penting untuk diperhatikan. Hal ini disebabkan karena apabila Anda tidak melakukan update pada tools tersebut bisa mengakibatkan bumerang atau bukannya memperkuat sistem keamanan malah menjadi kelemahan dari sistem keamanan perusahaan.


Selain itu, hal lainnya yang perlu dilakukan untuk memastikan data pelanggan aman adalah dengan melakukan enkripsi data, backup, membatasi akses kontrol atas data tersebut serta mengikuti regulasi yang telah diatur. Penting juga bagi perusahaan untuk selalu tahu perkembangan peraturan undang-undang tentang keamanan data. Apabila Anda tidak menerapkan sistem keamanan sesuai standar dan mengalami kebocoran data, bukan hanya reputasi perusahaan yang akan berdampak negatif oleh kejadian tersebut tetapi tidak kemungkinan juga berdampak pada operasional bisnis yang bisa saja dicabut oleh pemerintah.


Baca juga

Manfaat Big Data pada Industri Manufaktur

Syarat, Prosedur dan Cara Mengajukan Permohonan Update Data Wajib Pajak

10 Strategi Bisnis Food & Beverage (Kuliner) Agar Customer Datang ke Toko Anda

5 Strategi Meningkatkan Loyalitas Pelanggan

Memahami Definisi Customer Insight (Wawasan Pelanggan), Komponen Dasar dan Fungsinya dalam Meningkatkan Penjualan Suatu Usaha

© 2021 PT Ukirama Solusi Indonesia Bahasa Indonesia | English   Google Plus   Instagram   Facebook   Linkedin