Kurs: Pengertian, Jenis, dan Faktor yang Dapat Mempengaruhi Nilainya

By Aulia, 22 Februari 2022
Google Plus Share   Facebook Share   Linkedin Share

Kurs merupakan istilah yang sering kita temukan ketika melakukan penukaran mata uang. Namun sebenarnya banyak yang belum benar-benar mengetahui apa itu kurs dan jenis-jenisnya. Untuk itu kami akan memberikan penjelasannya secara lengkap.

Pengertian Kurs

Apa itu kurs? Kurs merupakan nilai tukar sebuah mata uang pada suatu negara dengan mata uang dari negara lain. Kurs merupakan sebuah perbandingan nilai. Artinya, ketika Anda melakukan penukaran mata uang, maka akan menghasilkan sebuah perbandingan pada masing-masing mata uang tersebut.

Ada juga yang menyebut kurs sebagai nilai tukar mata uang. Memahami kurs adalah hal yang sangat penting ketika Anda ingin bertransaksi, terutama berkaitan dengan impor dan ekspor. Mengapa? Karena Anda bisa mengetahui serta memperkirakan nilai dari negara-negara yang menjadi lokasi Anda untuk melakukan aktivitas transaksi tersebut.

Kurs juga berperan penting untuk pasar valuta asing yang juga biasa dikenal dengan istilah forex. Pada pasar forex, akan terjadi pertukaran antar mata uang menggunakan kurs yang sebelumnya telah disepakati pihak-pihak yang bersangkutan.

Kurs mengalami dua perubahan yaitu apresiasi serta depresiasi. Apresiasi merupakan peningkatan mata uang pada mata uang asing yang lain. Kondisi ini terjadi ketika terdapat daya tarik terkait penawaran dan permintaan yang sangat kuat pada pasar valuta asing.

Ketika mata uang suatu negara mengalami apresiasi, itu menandakan kegiatan ekspornya akan lebih mahal serta kegiatan impor menjadi lebih murah. Sementara untuk depresiasi terjadi ketika nilai mata uang suatu negara mengalami penurunan terhadap nilai mata uang negara lain. Ketika sebuah mata uang mengalami depresiasi mengakibatkan ekspor yang lebih murah sementara impor akan lebih mahal.

Jenis-jenis Kurs

Terdapat tiga jenis kurs yang berlaku saat ini di seluruh dunia. ketiga kurs tersebut yaitu kurs jual, kurs beli, dan kurs tengah.

Kurs Beli

Jenis kurs yang dipakai pihak bank, pedagang valuta asing, serta penukaran mata uang asing. Secara sederhana, kurs jenis yang pertama ini juga dinamakan harga beli mata uang asing yang biasa diberlakukan oleh money charger, bank, serta para trader forex. Contohnya, ketika Anda ingin menukar 50 USD dengan uang rupiah, maka Anda harus menerapkan kurs beli.

Kurs Jual

Beberapa yang menggunakan kurs jual adalah money charger, bank, dan para pedagang forex atau valuta asing. Contoh penerapan kurs beli adalah ketika Anda ingin menukar Rp 1.000.000 dengan mata uang Yen. Maka kurs yang Anda terapkan adalah kurs jual.

Kurs Tengah

Jenis kurs yang ketiga adalah kurs tengah yang berbeda dengan jenis sebelumya. Di sini Anda bisa memperoleh nilai kurs dengan cara menjumlahkan antara kurs jual serta kurs beli. Kemudian hasil penjumlahannya akan dibagi dua.

Jenis Transaksi Kurs di Dalam Pasar Forex

Dalam sebuah pasar forex atau valuta asing, ada beberapa jenis transaksi seperti spot, berjangka, serta swap. Penjelasan selengkapnya bisa Anda simak keterangan berikut ini.

Transaksi Spot atau Spot Transaction

Transaksi spot adalah proses di mana transaksi jual beli pada mata uang asing langsung dilakukan pada lokasi penukaran. Secara umum, transaksi jenis ini berlaku untuk sebuah keperluan mendesak. Bisa juga berlaku ketika ada keperluan yang bersifat praktis.

Transaksi Berjangka atau Forward Transaction

Jenis transaksi dengan menggunakan sejumlah mata uang asing dimana transaksinya berlangsung di waktu yang akan datang maupun di lain hari. Pada proses transaksi berjangka, setiap pihak di dalamnya telah membuat kesepakatan terkait penukaran mata uang di waktu serta harga yang memang sudah disepakati.

Transaksi Swap atau Swap Transaction

Jenis transaksi kurs yang ketiga adalah transaksi swap. Ini merupakan transaksi terkait penjualan maupun pembelian yang mana prosesnya berlangsung secara bersamaan. Transaksi tersebut juga berlangsung pada jumlah tertentu terhadap mata uang dengan adanya dua tanggal penyerahan yang berbeda.

Faktor yang Bisa Mempengaruhi Kurs

Terdapat lima faktor yang bisa berpengaruh terhadap kurs, di antaranya:

Inflasi

Inflasi merupakan kenaikan harga terhadap barang serta jasa. Inflasi juga dikenal dengan sebutan penurunan yang terjadi pada nilai mata uang lokal. Adapun yang menjadi dasar pasar forex yaitu perdagangan internasional di antara suatu barang maupun jasa. Kondisi ini menyebabkan terjadinya perubahan harga mata uang lokal serta mata uang asing. Hal tersebut mengakibatkan pergerakan kurs valuta asing.

Kegiatan pada Neraca Pembayaran

Nilai tukar mata uang dapat berpengaruh secara langsung ketika ada aktivitas neraca pembayaran. Ketika neraca pembayaran aktif, maka terjadi peningkatan terhadap permintaan yang berasal dari debitur asing. Kondisi ini membuat nilai mata uang lokal meningkat.

Namun, saldo pembayaran yang pasif di mana para debitur di dalam negeri menjual semua asetnya menggunakan mata uang asing. Hal ini bisa berdampak pada penurunan nilai tukar pada mata uang nasional. 

Tingkat keterbukaan ekonomi juga bisa menentukan ukuran serta dampak neraca pembayaran terhadap nilai tukar mata uang. Misalnya efek perubahan tarif, subsidi ekspor, kuota perdagangan, pembatasan impor, dan sebagainya.

Perbedaan Suku Bunga yang Ada di Berbagai Negara

Tingkat bunga merupakan harga yang digunakan pada jangka waktu tertentu. Ketika suku bunga tinggi bisa berpengaruh terhadap arus modal internasional. Jadi, ketika suku bunga naik maka menyebabkan modal asing masuk.

Suku bunga juga ikut berpengaruh terhadap aktivitas pasar valuta asing. Hal ini karena ketika melakukan transaksi, semua pihak bank melihat perubahan suku bunga di pasar modal global maupun nasional.

Kontrol Pemerintah

Kontrol pemerintah juga ikut berpengaruh terhadap kurs valuta asing. Misalnya, melalui kebijakan pemerintah bisa menghindari permasalahan terkait nilai tukar mata uang serta perdagangan internasional.

Ekspektasi

Faktor terakhir adalah ekspektasi dari nilai tukar yang bisa terjadi di masa depan. Pasar valuta asing bisa memberikan reaksi secara cukup agresif di setiap isu maupun berita yang kemudian memberikan efek di masa yang akan datang.

Sekian penjelasan mengenai kurs, jenis, dan apa saja faktor yang mempengaruhinya. Semoga informasi ini bisa meningkatkan wawasan kita seputar nilai tukar mata uang.


Baca juga

Pengenalan Customer Relationship Management (CRM)

Apa yang Dimaksud dengan Koreksi Fiskal Jenis-jenis Koreksi Fiskal

Pengertian Akuntasi dan Jenis-jenis Akuntasi

Memahami Hubungan Istimewa (Transfer Pricing) dalam Bidang Akuntansi dan Pajak

Keuntungan Sewa Software Dibanding Membuat Software Sendiri

© 2022 PT Ukirama Solusi Indonesia Bahasa Indonesia | English   Google Plus   Instagram   Facebook   Linkedin