Mengenal Apa Itu Modal dan Cara Mendapatkannya

By Aulia, 27 Februari 2022
Google Plus Share   Facebook Share   Linkedin Share

Dunia bisnis memang tak pernah lepas dari modal. Semua aktivitas yang diperlukan untuk berbisnis memerlukan modal, mulai dari proses produksi, distribusi produk, hingga promosi.Langkah awal mendirikan bisnis pun membutuhkan modal. Ibarat kendaraan yang tak akan bisa berjalan tanpa bahan bakar, begitu pula dalam berbisnis. Modal adalah “bahan bakar” agar bisnis bisa berjalan. Sebenarnya, apa itu modal dan bagaimana cara mendapatkannya? Simak ulasan lengkapnya di bawah ini:

Definisi Modal

Modal adalah segala sesuatu yang dibutuhkan agar kita bisa menghasilkan nilai. Modal bisa berupa uang, sosial, fisik, dan intelektual. Dalam dunia bisnis, modal didefinisikan sebagai sumber daya yang tersedia untuk mendanai kegiatan operasional dan ekspansi di masa depan.  Modal dalam bisnis juga terbagi menjadi 3 jenis, seperti berikut:

  1. Uang

Bentuk modal uang yang paling umum adalah hutang dan ekuitas. Hutang adalah pinjaman atau kewajiban keuangan yang harus dilunasi di masa depan. Modal jenis memiliki beban bunga yang melekat sebagai bagian dari biaya pinjaman uan. Uang tunai yang diterima dari pinjaman uang kemudian digunakan untuk membeli aset dan mendanai operasional bisnis, yang pada gilirannya menghasilkan pendapatan bagi perusahaan.


Sementara itu, ekuitas adalah kepemilikan saham di sebuah perusahaan. Pemilik ekuitas akan menerima nilai sisa perusahaan jika dijual atau ditutup. Tidak seperti hutang, ekuitas tidak harus dilunasi dan tidak memiliki beban bunga. Ekuitas digunakan untuk mendanai bisnis dan membeli aset penghasil pendapatan.


  1. Sumber daya manusia

Modal berupa sumber daya manusia dapat digunakan untuk menciptakan produk dan melakukan layanan, yang nantinya bisa menghasilkan pendapatan bagi perusahaan. Jenis modal sumber daya manusia bisa berupa intelektual dan keterampilan/bakat.

Intelektual adalah kecerdasan seseorang, yang dapat digunakan untuk menjalankan perusahaan, berpikir kreatif, memecahkan masalah, membentuk strategi, dan bersaing dengan kompetitor.


Keterampilan dan bakat juga dapat digunakan untuk membantu bisnis beroperasi dan menghasilkan pendapatan. Keterampilan tidak selalu membutuhkan kapasitas mental dan dapat mencakup pekerjaan manual, pengerahan tenaga fisik dan sejenisnya.


  1. Sumber daya alam

Modal berupa sumber daya alam juga dapat digunakan untuk menghasilkan pendapatan dan meningkatkan produksi dalam bisnis. Banyak bisnis menggunakan sumber daya alam seperti air, angin, matahari, hewan, pohon, tanaman, dan tanaman untuk mengoperasikan perusahaan mereka dan meningkatkan nilai dari waktu ke waktu.


Manfaat Modal

Ketika Anda memiliki modal yang cukup, Anda dapat menggunakannya untuk mengembangkan bisnis. Berikut adalah beberapa manfaat modal dalam bisnis:


  1. Membeli bahan produksi

Modal diperlukan untuk membeli semua hal yang diperlukan dalam kegiatan produksi, seperti bahan baku, alat pendukung, dan mesin. Tanpa semua itu, sebuah perusahaan tentu tidak bisa menghasilkan produk.


  1. Membayar upah pekerja

Memiliki orang yang mampu memberikan ide dan energinya untuk proses produksi dan perkembangan bisnis kita tentu sangat membantu, bukan? Namun, tentu saja semua itu perlu modal. Sebab, tidak ada orang yang mau bekerja tanpa dibayar. Jadi, Anda juga perlu menyiapkan dana untuk membayar hak karyawan seperti gaji, tunjangan, atau asuransi kerja.


  1. Simpanan

Tak hanya untuk operasional perusahaan, modal juga bisa berupa simpanan yang nantinya digunakan untuk membiayai hal-hal tak terduga, seperti kekurangan biaya operasional peningkatan pasar, atau defisit.

Jenis-jenis modal

Modal juga terdiri dari berbagai jenis. Berikut jenis-jenis modal yang ada dalam bisnis:

  1. Berdasarkan sumber

Berdasarkan sumbernya, modal terdiri atas modal eksternal dan internal. Modal eksternal didapatkan dari luar perusahaan, bisa berupa pemegang saham atau dana dari kreditur. Sementara itu, modal internal didapatkan dari dalam perusahaan. Contoh modal internal antara lain saham, kendaraan atau laba yang diinvestasikan.


  1. Berdasarkan wujudnya

Berdasarkan wujudnya, modal dibedakan menjadi dua jenis. Pertama adalah modal abstrak yang tak bisa dilihat secara kasat mata seperti  skill karyawan, hak cipta, koneksi, dan lain-lain. Kedua adalah modal konkret yang bisa dilihat dengan kasat mata. Contoh modal konkret adalah gedung, mesin, dan bahan baku.


  1. Berdasarkan sifatnya

Jika dilihat dari sifatnya, modal terdiri atas modal tetap dan modal lancar. Modal tetap bisa digunakan dalam kegiatan produksi untuk waktu yang lama seperti kendaraan, komputer, bangunan. Modal lancar adalah modal yang habis dalam sekali pakai seperti bahan baku atau bahan bakar mesin produksi.


  1. Berdasarkan pemiliknya

Dilihat dari segi kepemilikan, modal bisa dibedakan menjadi modal sosial dan perseorangan. Modal sosial berasal dari masyarakat yang bisa Anda manfaatkan untuk operasional perusahaan Anda. Contoh modal sosial antara lain pasar, pelabuhan, jembatan, dan sejenisnya. Sedangkan modal perseorangan berasal dari mereka yang mampu memudahkan semua aktivitas bisnis dan memberikan keuntungan untuk pemiliknya. Contoh modal perseorangan antara lain lahan, deposito, saham, dan sejenisnya.

Cara Mendapatkan Modal

Ada berbagai cara untuk mendapatkan modal dalam bisnis. Berikut cara mendapatkan modal untuk bisnis:

  1. Investasi

Anda bisa melakukan investasi di reksadana pasar uang untuk jangka pendek atau saham jika modal diperlukan dalam jangka panjang. Setelah dirasa return hasil investasi cukup, Anda bisa menggunakan uang tersebut sebagai modal awal untuk memulai bisnis Anda.


  1. Mencari partner bisnis

Jika Anda sudah memiliki ide yang bagus, konsep yang baik dan perencanaan yang matang, carilah partner yang memiliki visi dan misi sama dalam membangun bisnis. Setelah itu, buatlah kesepakatan mulai dari modal usaha, pembagian tugas, bagi hasil agar tidak terjadi kesalahpahaman di tengah jalan.


  1. Pinjaman bank

Modal bisnis juga bisa Anda peroleh dengan mengajukan pinjaman kredit di bank. Biasanya, beberapa bank memang bekerjasama dengan pemerintah untuk melakukan peminjaman modal bisnis. Namun, Anda perlu membuat proposal bisnis yang baik agar pihak bank menerima pengajuan pinjaman Anda.


  1. Mencari investor

Modal juga bisa Anda dapatkan melalui investor. Jika ingin mencari modal dengan cara ini, Anda juga perlu menemukan investor yang memiliki visi misi bisnis yang sama dengan Anda. Jika sudah menemukannya, Anda harus membuat proposal penawaran dan melakukan presentasi yang menarik agar investor mau memberikan uangnya untuk Anda kelola dalam sebuah bisnis. 


Demikian penjelasan mengenai modal dan cara mendapatkannya. Bisa dibilang, modal adalah hal penting dalam sebuah bisnis. Tanpa modal, bisnis tentu saja tidak bisa berjalan. Karena itu, Anda harus melakukan pencatatan modal terlebih dahulu sebelum mengimplementasikan rencana bisnis Anda.


Baca juga

Apa yang Dimaksud dengan E-Faktur / Faktur Pajak Elektronik

Perbedaan Rekening Tabungan dan Giro serta Fungsinya dalam Perusahaan

4 Cara Kerja Bisnis Konsinyasi (Consigment)

Tujuan dan Fungsi Akuntansi dalam Bisnis Perusahaan

5 Fungsi Rekening Koran Bagi Perusahaan yang Perlu Anda Ketahui

© 2022 PT Ukirama Solusi Indonesia Bahasa Indonesia | English   Google Plus   Instagram   Facebook   Linkedin