Mengenal Apa itu Produsen, Distributor, dan Konsumen

By Aulia, 31 Maret 2022
Google Plus Share   Facebook Share   Linkedin Share

Dalam kegiatan ekonomi, ada tiga aspek yang berperan penting dan tak bisa dipisahkan, yaitu produsen, distributor, dan konsumen. Masing-masing dari mereka memiliki peranan vital yang menunjang keberlangsungan kegiatan ekonomi. Sebenarnya, apa peran produsen, distributor, dan konsumen dalam ekonomi? Berikut penjelasannya:

 

Mengenal Produsen

Produsen adalah orang yang membuat dan memasok barang atau jasa.  Dalam ilmu ekonomi, produsen adalah unit ekonomi yang memproduksi atau mengkomersilkan barang atau jasa. Sederhananya, ini adalah entitas yang memasok sistem ekonomi.

 

Produsen membayar upah kepada pekerja. Upah meliputi gaji, bonus, dan tunjangan seperti asuransi kesehatan. Apa yang dibayar produsen untuk modal disebut sewa ekonomi. Sewa ekonomi termasuk pembayaran bunga. Apapun yang tersisa untuk pemilik bisnis disebut keuntungan ekonomi.

Dengan menggunakan dan menggabungkan faktor-faktor produksi (tanah, tenaga kerja, modal dan teknologi), produsen menghasilkan suatu output. Output ini merupakan sisi penawaran pasar. Produsen sangat penting agar sistem ekonomi berfungsi dengan baik.

 

Jumlah produsen yang rendah dapat meningkatkan risiko tingkat inflasi yang tinggi, pengangguran, monopoli dan kelangkaan. Dengan memperluas jangkauan dan jumlah produsen dalam perekonomian, pasokan di pasar meningkat dan produsen mulai bersaing satu sama lain, yang pada gilirannya meningkatkan produktivitas dan lingkungan ekonomi yang lebih baik.

 

Fungsi dan peran produsen

Produsen sangat penting dalam suatu sistem ekonomi. Produsen membuat barang dan jasa yang dijual kembali ke konsumen, baik secara langsung atau melalui distributor.Produsen juga berperan penting dalam meningkatkan lapangan kerja karena mereka menciptakan pekerjaan bagi orang-orang yang membuat produk atau jasa. Produsen bisa berupa bisnis, pemerintah, dan individu.

 

Salah satu contoh produsen adalah General Motors. General Motors memproduksi mobil. Industri ini menyediakan lapangan kerja bagi banyak orang yang bekerja langsung di bidang manufaktur mobil. Namun, banyak orang lain juga bekerja di industri yang terkait dengan industri otomotif. Beberapa industri terkait antara lain industri baja, industri ban, dan industri konstruksi. Dengan demikian, General Motors adalah produsen yang memiliki dampak jauh melampaui industri otomotif.

 

Pemerintah juga bisa berperan sebagai produsen. Pemerintah menyediakan berbagai layanan dasar yang menjadi sandaran masyarakat. Ini termasuk polisi dan layanan pemadam kebakaran serta menyediakan air minum yang aman. Pendidikan publik juga merupakan layanan yang disediakan oleh pemerintah. 

 

Mengenal Distributor

Distributor adalah entitas yang membeli produk dalam jumlah besar dari produsen dan mendistribusikannya baik secara langsung ke konsumen atau ke pengecer yang kemudian menjualnya ke konsumen. Distributor terkadang juga disebut dengan grosir.

 

Dalam menjalankan bisnisnya, distributor membeli produk dari produsen dengan harga rendah dan menjualnya kembali ke pengecer atau pengguna akhir dengan harga yang lebih tinggi. Untuk memaksimalkan keuntungan, distributor harus mengadakan perjanjian yang menawarkan harga pembelian rendah untuk markup tinggi sambil berfokus pada efisiensi operasional untuk menjaga biaya tetap rendah.

 

Menentukan barang yang dapat dibeli dengan harga murah dengan peluang markup tinggi memerlukan tinjauan ke depan terhadap tren pasar dan harga komoditas. Beroperasi secara efisien membutuhkan infrastruktur dan perencanaan rute yang canggih. Karena hal tersebut, banyak produsen dan pengecer akan memilih menyewa distributor pihak ketiga untuk mendistribusikan produk daripada membeli barang secara langsung.

 

Peran distributor dalam ekonomi

Distributor adalah komponen kunci dari model rantai pasokan yang digunakan oleh Produsen dan Pengecer karena memungkinkan perusahaan untuk mengkhususkan atau memfokuskan operasi pada kekuatan utamanya baik memproduksi barang atau menjual ke konsumen. 

 

Distributor berperan penting dalam menghubungkan produsen dan konsumen. Tanpa adanya distributor, pasokan produk ke konsumen bisa terhambat. Hal ini bisa memicu penumpukan produk di produsen. 

 

Distributor membantu mempercepat waktu respons, meningkatkan jangkauan perusahaan, dan bahkan membuat paket nilai tambah yang melengkapi penawaran atau cakupan produk perusahaan. Tanpa distributor, baik pembeli atau penjual harus menjalankan fungsi-fungsi ini, yang berdampak buruk pada laba.

 

Dengan pasar yang semakin global dan kompleksitas produk yang berkembang, melayani pelanggan secara eksklusif dari kantor pusat perusahaan tidaklah realistis dan juga tidak praktis.distributor memainkan peran unik karena mereka adalah mitra bisnis dan pelanggan. Tangani distributor Anda seperti halnya klien terbaik Anda dan bangun hubungan dengan mereka. Distributor juga perlu mengetahui tentang produk Anda untuk merancang, menjual, dan memperbaikinya. 

 

Mengenal konsumen

Konsumen adalah orang yang memutuskan pembelian barang atau jasa untuk penggunaan pribadi, berdasarkan preferensi pribadi, keyakinan, dan kebutuhan atau pengaruh iklan. Memahami perilaku konsumen membantu perusahaan meluncurkan produk yang dibutuhkan dan diinginkan orang, sehingga meningkatkan penjualan dan profitabilitas. 

Jika sebuah perusahaan gagal untuk memahami apa yang dibutuhkan konsumen atau bagaimana mereka akan menanggapi peluncuran produk baru, kemungkinan besar akan mengalami kerugian

 

Di sisi lain, perilaku konsumen sangat kompleks karena melibatkan pola pikir individu seseorang, preferensi dan sikap pribadi, dan tingkat konsumsi yang berbeda. Khususnya pada saat krisis keuangan, konsumen mengalami perubahan taraf hidup yang berdampak pada preferensi dan tingkat pengeluaran untuk konsumsi.

 

Ciri-ciri konsumen

Konsumen dan distributor sama-sama membeli barang.  Namun, konsumen membeli barang hanya untuk dirinya sendiri. Semenara itu, distributor membeli barang untuk dijual kembali ke konsumen. Konsumen hanya membeli barang yang dia butuhkan. Sementara itu, distributor membeli barang sesuai kebutuhan pasar. Jadi, barang yang dibeli konsumen selalu memiliki manfaat atau kegunaan tertentu untuk dirinya.

Selain itu, konsumen juga memiliki barang yang berkualitas atau sudah terjamin mutunya. Karena itu, barang yang menjadi pilihan konsumen biasanya memiliki kesesuaian dengan kualitas yang dimilikinya.

 

Konsumen tidak selalu datang dalam bentuk perorangan, namun juga bisa dalam bentuk organisasi atau kelompok. Konsumen perorangan menggunakan satu produk untuk keperluan pribadinya. Sementara itu, konsumen kelompok membeli barang untuk kebutuhan kegiatan atau operasional kelompoknya.

 

Peran konsumen dalam ekonomi

Jika jumlah konsumen yang membutuhkan suatu produk terlalu banyak dan produsen yang membuat produk tersebut terlalu sedikit, maka bisa terjadi kelangkaan barang. Kelangkaan barang tersebut bisa memicu kenaikan harga atau inflasi. 

Sebaliknya, saat jumlah konsumen sedikit dan barang yang tersedia berjumlah banyak, maka harga barang tersebut bisa murah. Harga akan seimbang ketika jumlah barang di pasar sebanding dengan konsumen yang membelinya.

 

Itulah pengertian produsen, distributor, dan konsumen dalam kegiatan ekonomi. Masing-masing pihak memiliki peran penting dalam keberlangsungan ekonomi. Jika satu pihak saja tidak menjalankan fungsinya, maka kegiatan ekonomi pun bisa kacau. 


Baca juga

Kendalikan Biaya Bahan Baku untuk Bisnis Manufaktur dengan Metode Ini

Apa itu Fleksibilitas Harga, Jenis-jenis, dan Strateginya?

Perbedaan Penjualan (Sales) dan Pemasaran (Marketing) Dalam Bisnis

Perbedaan Akuntansi Keuangan Dan Akuntansi Manajemen

7 Cara Meyakinkan P2P Lending untuk Memberikan Anda Modal Usaha

© 2022 PT Ukirama Solusi Indonesia Bahasa Indonesia | English   Google Plus   Instagram   Facebook   Linkedin