Mengenal Arti Budaya Organisasi dan Manfaatnya Bagi Perusahaan

By Aulia, 02 Maret 2022
Google Plus Share   Facebook Share   Linkedin Share

Budaya organisasi adalah hal yang sangat vital dalam mengelola bisnis. Budaya adalah hal yang tak bisa lepas dalam kehidupan sehari-hari, begitu pula saat kita berbisnis. Budaya organisasi yang baik adalah kunci untuk memenuhi semua hal yang diperlukan dalam kesuksesan bisnis. Perusahaan yang memiliki budaya organisasi yang sehati dua kali lebih mungkin mengalami pertumbuhan pendapatan sebanyak 15% hanya dalam waktu tiga tahun. Sayangnya, hanya sedikit pelaku bisnis yang percaya bahwa budaya organisasi adalah kebutuhan penting untuk mendorong bisnis masa depan.

Mengenal Budaya Organisasi

Budaya organisasi adalah kumpulan nilai, harapan, dan praktik yang bisa digunakan sebagai pedoman semua orang yang terlibat dalam suatu bisnis atau usaha. Budaya organisasi berpengaruh besar pada perilaku karyawan atau tim dalam suatu organisasi.  Budaya organisasi yang baik akan mampu membuat orang yang terlibat di dalamnya melakukan hal-hal positif yang mendorong peningkatan kinerja. Sebaliknya, perusahaan yang memiliki budaya organisasi yang buruk biasanya sulit mengalami perkembangan.  


Dengan kata lain, kita bisa mendefinisikan budaya organisasi sebagai seperangkat kebiasaan bersama yang bisa dijadikan panduan untuk bekerja dan berperilaku dalam suatu organisasi atau kegiatan usaha. Budaya organisasi mempengaruhi cara orang dan kelompok berinteraksi satu sama lain, baik itu dengan klien, pemangku kepentingan, atau sesama karyawan. 

Jenis-Jenis Budaya Organisasi

Ada empat jenis budaya organisasi yang biasanya terdapat di dalam perusahaan. Berikut jenis-jenis budaya organisasi tersebut:

  1. Budaya klan

Jenis budaya organisasi ini biasanya digunakan oleh bisnis kecil, perusahaan rintisan, atau perusahaan keluarga. Penerapan budaya ini berfokus pada bagian internal perusahaan dengan tujuan meningkatkan hubungan interpersonal, komunikasi dan kolaborasi. Tujuan budaya organisasi ini adalah menciptakan hubungan kekeluargaan yang harmonis.


  1. Budaya Adhokrasi

Jenis budaya organisasi ini sangat menghargai inovasi dan inisiatif. Budaya ini cocok untuk lingkungan kerja yang sangat dinamis.  Tujuan budaya adhokrasi adalah memandu karyawan agar mampu bangkit dari kegagalan dengan cepat sekaligus belajar dari kesalahannya. Jenis budaya organisasi ini sering dipakai oleh perusahaan teknologi. 


  1. Budaya Pasar

Jenis budaya organisasi ini paling agresif. Perusahaan yang menerapkan budaya organisasi ini selalu berfokus pada target, tenggat waktu, dan segala hal untuk mencapai hasil. Kinerja tim juga dipantau secara ketat dalam perusahaan yang menerapkan budaya ini. Perusahaan dengan budaya ini selalu menganggap reputasi adalah hal penting. Biasanya, budaya pasar digunakan oleh perusahaan besar yang sudah lama berdiri.


  1. Budaya hierarki

Budaya hierarki biasanya digunakan oleh perusahaan yang masih menganut nilai-nilai tradisional. Perusahaan yang menggunakan budaya ini menempatkan pemimpin di puncak komando. Karena itu, budaya ini dianggap kurang mampu mendorong kreativitas dan inovasi.


Manfaat Budaya Organisasi

Budaya organisasi mempengaruhi semua aspek bisnis Anda, mulai dari ketepatan waktu, ritme kerja, hingga persyaratan kontrak dan tunjangan karyawan. Ketika budaya organisasi di tempat kerja selaras dengan karyawan atau tim di dalamnya, hal itu akan mengundang rasa nyaman dan aman, sekaligus membuat semua orang yang terlibat merasa dihargai dan mendapat dukungan. Perusahaan yang memprioritaskan budaya organisasi juga dapat melewati masa-masa sulit dan perubahan dalam lingkungan bisnis dan menjadi lebih kuat. Secara rinci, berikut manfaat budaya organisasi yang baik:


  1. Meningkatkan kenyamanan di tempat kerja

Manfaat utama dari budaya organisasi adalah membuat karyawan atau tim merasa lebih nyaman dan gembira di tempat kerja. Dengan begitu, mereka akan merasa bersemangat dalam menjalani setiap pekerjaan dan mampu menyelesaikan pekerjaan dengan baik. Budaya organisasi yang baik juga membantu mengurangi stress kerja para karyawan dan membuat semua orang yang terlibat merasa bahagia saat berada di tempat kerja. 


  1. Meningkatkan produktivitas kerja

Seperti yang disebutkan sebelumnya, budaya organisasi yang baik dan selaras dengan karyawan akan membuat mereka merasa nyaman. Pada akhirnya, hal tersebut bisa membuat mereka bersemangat dalam kerja dan produktivitas pun semakin meningkat. Karena itu, budaya organisasi harus mewakili nilai-nilai semua orang yang terlibat di dalamnya, baik itu dari hubungan rekan kerja hingga pemasaran produk atau layanan Anda.


  1. Karyawan mudah berkembang

Jika budaya organisasi benar-benar tertanam dalam mentalitas karyawan, mereka akan menghargai gaya kerja yang diterapkan, termasuk dalam hal menerima kritik. Budaya kerja yang baik juga bisa menciptakan proses terstruktur agar tim di dalamnya bisa menyampaikan pendapat dan menerima umpan balik. Dengan begitu, karyawan akan mudah berkembang.


  1. Meningkatkan retensi karyawan

Perusahaan yang tidak memiliki budaya organisasi yang baik rentan ditinggalkan oleh karyawannya. Karena itu, memiliki budaya organisasi yang baik akan membuat karyawan betah bekerja dan tidak akan berpikir untuk resign karena sudah merasa nyaman dengan perusahaan. Selain itu, budaya organisasi juga membantu proses memberikan informasi dan orientasi yang rinci pada calon karyawan, sehingga mereka yang diterima bekerja adalah orang-orang yang cocok dengan nilai-nilai yang ada di dalam perusahaan tersebut.

Ciri-ciri Budaya Organisasi yang Baik

Budaya organisasi setiap perusahaan berbeda-beda karena harus mampu mempertahankan keunikan perusahaan tersebut. Namun, budaya organisasi yang baik biasanya mengandung unsur-unsur berikut:


  1. Keselarasan

Nilai-nilai dalam budaya organisasi harus selaras dengan nilai-nilai semua orang yang terlibat di dalamnya. Keselarasan terjadi ketika tujuan perusahaan dan motivasi karyawan mengarah ke arah yang sama. Karena itu, budaya organisasi harus mampu menjadi panduan dalam membangun keselarasan yang berkelanjutan dengan visi, tujuan, dan sasaran mereka.


  1. Apresiasi

Apresiasi sangat dibutuhkan agar karyawan merasa dihargai. Apresiasi dapat berupa pujian publik, ucapan terima kasih, atau promosi.


  1. Kepercayaan

Kepercayaan sangat penting bagi sebuah perusahaan. Dengan budaya kepercayaan, anggota tim dapat mengekspresikan diri dan mengandalkan orang lain untuk mendukung mereka ketika mencoba sesuatu yang baru.


  1. Performa

Performa adalah kunci penting bagi keberlangsungan sebuah perusahaan. Karena itu, budaya organisasi dalam suatu perusahaan harus mampu membuat para karyawan berbakat saling memotivasi agar lebih unggul. Cara ini tentu sangat ampuh untuk meningkatkan profitabilitas dan produktivitas.


  1. Ketahanan

Ketahanan juga menjadi aspek penting lingkungan kerja yang dinamis. Budaya organisasi yang baik bisa menjadi panduan para pemimpin untuk memperhatikan dan merespons perubahan dengan mudah.


  1. Kerja tim

Kerja tim meliputi kolaborasi, komunikasi, dan rasa hormat antara anggota tim. Ketika semua orang di tim saling mendukung, karyawan akan mampu menyelesaikan lebih banyak pekerjaan dan merasa lebih bahagia saat melakukannya.


Itulah penjelasan lengkap mengenai budaya organisasi. Agar lingkungan kerja menyenangkan dan produktivitas meningkat, para pemimpin perlu membuat budaya kerja yang selaras dengan nilai-nilai yang dianut oleh tim. Dengan begitu, tim atau karyawan akan merasa senang saat bekerja dan produktivitas pun meningkat.


Baca juga

4 Macam Standar Akuntansi Keuangan (SAK) yang ada di Indonesia

Cara menghitung Harga Pokok Penjualan (HPP) Perusahaan Manufaktur

Perbedaan dan Contoh Metode Average, FIFO, LIFO, FEFO Dalam Akuntansi Persediaan

Apa itu kebijakan fiskal : Pengertian, Tujuan, dan Jenis-jenis Kebijakan Fiskal Lengkap

Contoh Laporan Laba Rugi (Income Statement) Perusahaan Jasa

© 2022 PT Ukirama Solusi Indonesia Bahasa Indonesia | English   Google Plus   Instagram   Facebook   Linkedin