Mengenal Pengertian Penawaran dan Berbagai Faktor yang Mempengaruhinya

By Aulia, 16 April 2022
Google Plus Share   Facebook Share   Linkedin Share

Dalam ilmu ekonomi, penawaran adalah salah satu penentu utama  harga pasar. Dalam prakteknya, hukum penawaran dan permintaan  saling mempengaruhi dan terdapat hubungan yang erat  antara penjual dan pembeli. 

Apa itu Penawaran?

Penawaran adalah jumlah barang yang ditawarkan oleh produsen dengan  harga tertentu selama suatu periode. Untuk membangun pemahaman tentang penawaran, diperlukan suatu hipotesis, yaitu ceteris paribus.

Ceteris paribus adalah  asumsi di mana Anda bisa mengasumsikan bahwa semua faktor yang dapat mempengaruhi penawaran barang atau jasa tidak ada. Penggunaan asumsi ini diperlukan untuk membuat perkiraan  lebih mudah. 

Sebagai contoh, Anda dapat memperkirakan apa itu penawaran dan bagaimana penawaran suatu barang terbentuk tanpa harus memperhitungkan harga barang lain dan situasi ekonomi suatu negara.

Hukum Penawaran

Selain faktor harga, penawaran juga dipengaruhi oleh faktor lain seperti tingkat teknologi, jumlah produsen di pasar, dan ekspektasi atau perkiraan. Seperti permintaan, Anda tidak dapat memahami efek dari semua variabel ini sekaligus. 


Untuk kenyamanan, para ekonom sering memisahkan faktor-faktor ini dan menganalisisnya secara terpisah. Dari semua faktor tersebut, harga dianggap memegang peranan yang sangat penting dan menjadi acuan dalam  analisis penawaran.

Hukum penawaran adalah bahwa jika harga suatu barang atau jasa naik, begitu juga jumlah yang ditawarkan. Sebaliknya, jika harga suatu barang atau jasa turun, jumlah yang ditawarkan juga akan turun.

Kurva Penawaran

Apakah Anda mengerti apa itu penawaran? Jika iya, berikut penjelasan  kurva penawaran agar Anda lebih memahami konsep penawaran. Kurva penawaran, menurut hukum penawaran, adalah positif. 


Kemiringan positif dari kurva penawaran didefinisikan sebagai kuantitas yang ditawarkan meningkat setelah harga barang meningkat. Jika telah memahami busur, maka Anda akan memahami ciri-ciri kurva penawaran sebagai berikut:


  • Kurva merupakan garis lurus

  • Kurva ini bergerak dari kiri bawah menuku ke kanan atas

  • Jika kurva bergerak ke kanan berarti penawaran telah meningkat

  • Ada kemiringan  positif


Definisi Harga Pasar

Harga pasar adalah harga ekonomi dari suatu barang atau jasa yang ditawarkan di pasar. Dalam teori ekonomi, diasumsikan bahwa harga pasar adalah titik pertemuan antara kekuatan penawaran dan permintaan. 

Mengutip buku “Ekonomi” karya Alam S, naik  turunnya harga komoditas tersebut disebabkan adanya dinamika antara penawaran dan permintaan. Hal ini pada akhirnya membentuk harga keseimbangan atau yang dikenal dengan harga pasar dalam istilah ekonomi.

Mengapa jika ada kenaikan, harga yang diminta juga naik? Mengapa harga tinggi tidak memuaskan konsumen? Ingat hukum penawaran adalah bagaimana produsen bekerja untuk mengirimkan produk.

Tujuan produsen untuk mendapatkan keuntungan lebih mudah dicapai dengan harga produk yang lebih tinggi. Oleh karena itu, kenaikan harga menjadi angin segar bagi produsen.

Mengutip buku Distribusi Barang dan Jasa NIOS, penawaran didefinisikan sebagai barang atau jasa yang jumlahnya ditawarkan oleh penjual untuk dijual pada harga tertentu dan pada waktu tertentu.

Penawaran terdiri dari tiga hal pokok, yaitu:

  • Jumlah barang yang ditawarkan oleh penjual.

  • Harga barang tertentu.

  • Lamanya waktu penjual bersedia untuk menjual sejumlah barang atau produk barang dan jasa.


Faktor-faktor yang Mempengaruhi Penawaran

Faktor-faktor berikut dapat mempengaruhi penawaran, yaitu:

  1. Harga suatu produk

Harga suatu barang merupakan faktor utama yang mempengaruhi penawaran. Kenaikan dan penurunan harga barang akan mempengaruhi keuntungan yang diperoleh dari penjualan barang atau jasa tersebut. Spekulasi tentang harga suatu produk di masa depan dapat mempengaruhi penawaran suatu produk. 

Jika harga suatu produk meningkat di masa depan,  penawaran produk tersebut akan berkurang di pasar saat ini karena keuntungan penjual yang diharapkan di masa depan, dan sebaliknya.

  1. Kemajuan teknologi

Peningkatan teknologi berarti lebih sedikit input yang dibutuhkan  atau pengurangan biaya input yang dibutuhkan. Jika biaya produksi lebih rendah, produsen didorong untuk meningkatkan output.

  1. Biaya produksi

Dinamika biaya produksi juga memegang peranan penting dalam mempengaruhi penawaran barang dan jasa dari produsen. Jika biaya naik sangat tinggi, produsen cenderung mengurangi output, sehingga penawaran akan berkurang.

  1. Persediaan alat produksi

Produksi akan terhenti jika terjadi kekurangan alat produksi. Penawaran beras di beberapa daerah cenderung berkurang karena banyak lahan pertanian yang beralih fungsi menjadi kawasan industri.

  1. Peningkatan jumlah produsen


Jika penjualan suatu produk menguntungkan, kemungkinan besar investor baru akan masuk ke bisnis ini. Dengan penambahan produsen baru ini, penawaran barang atau jasa juga meningkat.

  1. Peristiwa alam

Jika terjadi banjir atau musim kemarau berkepanjangan, hasil panen padi akan menurun drastis. Peristiwa seperti ini akan mengurangi penawaran barang.

  1. Ekspektasi produsen

Jika produsen mengharapkan situasi ekonomi membaik tahun depan, mereka akan menjual lebih banyak barang atau jasa, sebaliknya.

  1. Harga Barang dan Jasa Lainnya

Beberapa barang dan jasa  bersifat komplementer,  yang lain bersifat substitusi. Misalnya, jika harga laptop meningkat, maka penawaran laptop juga meningkat.  ini mendorong produsen untuk juga meningkatkan  penawaran mereka, mulai dari printer hingga flash drive.

  1. Pajak

Pajak yang dipungut oleh pemerintah atas suatu produk dapat mempengaruhi kuantitas produk di pasar. Hal ini dapat terjadi karena biaya yang dikeluarkan untuk suatu produk akan meningkat dengan adanya pajak. Pajak akan mempengaruhi penawaran karena tingginya kuantitas produk tentu sebanding dengan pajak yang harus dibayar perusahaan.

Jenis Penawaran

Penawaran dibagi menjadi beberapa kategori, berikut penjelasannya.

  1. Penawaran Marginal

Adanya penawaran marjinal ketika produsen memilih untuk menawarkan produknya pada harga pasar. Ketika seorang produsen melakukan penawaran marjinal, itu tidak berarti bahwa dia tidak menghasilkan keuntungan. Masih menghasilkan keuntungan, tetapi mungkin tidak setinggi produsen dengan bentuk penawaran lainnya.

  1. Penawaran Sub-Marginal

Sesuai dengan namanya, penawaran submarjinal berasal dari produsen yang menempatkan produknya di pasar dengan harga di bawah harga pasar. Penawaran submarginal terjadi karena produsen menerima harga grosir yang lebih rendah atau ingin mendapatkan keuntungan yang lebih sedikit.

  1. Penawaran Super Marginal

Hypermarginal Supply terjadi ketika produsen dapat menawarkan produknya dengan harga premium di atas harga pasar. Ketika suatu produk dijual lebih dari harga pasar, konsumen belum tentu siap untuk membelinya. 

Namun, produsen yang melakukan hal ini seringkali memiliki posisi tawar yang tinggi, seperti memiliki persediaan akhir atau menjadi  produsen tunggal dari suatu komoditas yang permintaannya tinggi di suatu daerah.



Baca juga

Ketahui Apa Itu Capital Account (Akun Modal) dan Contohnya

Ini yang Dimaksud Gearing Ratio, Cara Menghitung serta Kelebihan dan Kekurangannya

Apa Itu Transaksi Modal dan Perbedaannya dengan Transaksi Keuangan

Perbedaan serta Contoh Produk Homogen dengan Produk Heterogen

Apa Itu Kapitalisasi Pasar (Market Capitalization)?

© 2022 PT Ukirama Solusi Indonesia Bahasa Indonesia | English   Google Plus   Instagram   Facebook   Linkedin