Mengenal Proses Seleksi Calon Karyawan dengan Screening Interview

By Martina, 29 April 2021
Google Plus Share   Facebook Share   Linkedin Share

Salah satu budaya Indonesia yang menjadi pedang bermata dua adalah rasa tidak enak kepada orang lain. Mungkin pada momen-momen tertentu, sifat yang satu ini diperlukan untuk menjaga tata krama. Namun, sifat tidak enakan kepada orang lain ini bisa merugikan apabila diterapkan pada sesuatu yang bersifat profesional, salah satunya dalam pekerjaan.


Sudah menjadi rahasia umum bahwa proses perekrutan karyawan di masa lalu banyak yang menggunakan koneksi atau kenalan sehingga tidak perlu repot-repot melakukan proses seleksi. Alhasil, tidak sedikit perusahaan yang kesulitan untuk berkembang karena karyawan yang dipekerjakan hanya berdasarkan kenalan atau koneksi, bukan berdasarkan kemampuan yang memang dibutuhkan oleh perusahaan. Untungnya, saat ini sudah semakin banyak perusahaan-perusahaan yang lebih objektif dalam menerima kandidat karyawan yang diharapkan dapat memberikan kontribusi yang sesuai. Apabila perusahaan Anda sedang mempertimbangkan untuk menambah tenaga kerja ke dalam tim, pastikan Anda memahami pentingnya Screening Interview dan pentingnya bagi perusahaan.


Jika perusahaan Anda sudah memiliki tim HR sendiri, mungkin Anda tidak perlu terlalu khawatir. Namun, jika Anda masih harus melakukan interview kandidat pelamar sendiri karena belum ada tim HR yang bisa melakukannya, berikut ini bisa dijadikan referensi bagi Anda untuk memahami proses interview.


Apa sih Screening Interview?

Screening Interview adalah wawancara kerja singkat yang berguna bagi perusahaan untuk mengetahui apakah kandidat pelamar tersebut memenuhi persyaratan karyawan yang dibutuhkan oleh perusahaan Anda. 


Pada umumnya, yang termasuk ke dalam kegiatan Screening Interview adalah memberikan pertanyaan singkat mengenai latar belakang pendidikan dan pekerjaan di perusahaan sebelumnya jika memang ada, alasan mengapa ingin mencari pekerjaan di tempat lain, dan juga apabila kandidat tersebut diterima di perusahaan, kapan mereka bisa mulai bekerja di perusahaan Anda. Selain kualifikasi kandidat pelamar, Anda juga bisa menanyakan besaran gaji yang diharapkan oleh kandidat pelamar.


Tidak hanya secara tatap muka, Screening Interview pun juga dapat dilakukan melalui telepon atau video call. Nantinya, hasil dari interview akan menentukan apakah kandidat pelamar bisa lanjut ke proses perekrutan selanjutnya atau tidak. Proses perekrutan selanjutnya ini juga tergantung dari perusahaan Anda apakah akan ada tes selanjutnya yang harus dijalani oleh kandidat atau mereka bisa langsung diterima sebagai karyawan.


Fungsi Screening Interview bagi Perusahaan

Setelah mengetahui apa yang dimaksud dengan Screening Interview, Anda perlu tahu apa fungsi dan keuntungannya bagi perusahaan dengan melakukan Screening Interview. Bagi beberapa orang, mungkin Screening Interview dianggap terlalu membuang waktu, upaya, dan tenaga. Oleh karenanya, banyak yang lebih memilih untuk mempekerjakan seseorang berdasarkan rekomendasi dari kenalan atau karyawan yang bekerja di perusahaan tersebut.


Mencari kandidat pelamar berdasarkan rekomendasi seseorang yang telah dikenal sebenarnya tidak salah. Banyak perusahaan yang memiliki program referral karyawan dimana karyawan bisa merekomendasikan seseorang yang dikenalnya yang dirasa cocok untuk menduduki posisi pekerjaan yang ditawarkan. Hal ini dikarenakan rekomendasi dari karyawan biasanya memang bisa lebih dipercaya.


Namun, kandidat yang direkomendasikan tersebut tidak serta merta langsung diterima di perusahaan. Mereka tetap harus melewati proses interview terlebih dahulu agar perusahaan benar-benar yakin apakah kandidat tersebut memang talenta yang dicari dan dibutuhkan demi memajukan perusahaan.


Jadi, sangat penting bagi Anda untuk tetap melakukan Screening Interview meskipun pada kandidat yang direkomendasikan oleh keluarga maupun kenalan Anda agar pengeluaran perusahaan untuk membayar gaji karyawan tidak sia-sia. Tentunya dengan mempekerjakan talenta yang tepat dan benar-benar dibutuhkan oleh perusahaan menjadi salah satu kunci sebuah perusahaan bisa berkembang dan sukses.


Cara melakukan Screening Interview

Setelah mengetahui fungsi dan pentingnya melakukan Screening Interview, berikut di bawah ini cara melakukan Screening Interview yang bisa dijadikan referensi bagi perusahaan yang belum memiliki tim HR sendiri.


Biasanya para perusahaan akan memberikan informasi perihal lowongan pekerjaan yang ada di perusahaannya pada platform pencari pekerjaan yang saat ini sudah ada banyak tersedia. Setelahnya, Anda hanya perlu menunggu para kandidat melamar pada lowongan yang tersedia dan melakukan review atas CV yang masuk. Disarankan untuk tidak melakukan interview pada semua kandidat yang melamar karena hal tersebut akan menghabiskan waktu Anda. Sehingga pilihlah kandidat berdasarkan CV yang dirasa memenuhi persyaratan karyawan yang dibutuhkan dan akan Anda undang untuk melakukan Screening Interview


Tak sedikit perekrut yang bingung apa saja yang sekiranya harus ditanyakan kepada kandidat pada saat melakukan Screening Interview. Berikut di bawah ini adalah beberapa pertanyaan yang biasa digunakan pada saat interview:

  • Meminta kandidat menceritakan tentang diri mereka

Hal ini dilakukan agar kandidat tidak terlalu tegang dan bisa dengan lebih nyaman menceritakan diri mereka dan menunjukkan karakter serta kepribadiannya. Dengan mengetahui karakter dan kepribadian kandidat, Anda bisa lebih tahu apakah sekiranya mereka akan cocok bekerja di posisi tersebut dan budaya perusahaan Anda.


  • Meminta kandidat untuk menceritakan pengalaman kerja mereka

Selain membantu Anda dalam memeriksa fakta yang tertera pada CV, pertanyaan ini memungkinkan Anda untuk mengetahui bagaimana kandidat tersebut mendapatkan keterampilan dan pengalamannya. Anda juga bisa mengetahui karakteristik mereka dari cara mereka menjelaskan sesuatu.


  • Pertanyaan mengenai gaji yang diharapkan

Setelah mengetahui kepribadian kandidat serta pengalaman kerja mereka, Anda bisa menanyakan perihal besaran gaji yang kandidat harapkan. Biasanya ada beberapa kandidat yang memang memiliki keterampilan dan memenuhi semua persyaratan perusahaan yang memiliki persyaratan gaji yang harus dipenuhi oleh perusahaan agar mereka menerima penawaran untuk menduduki posisi yang perusahaan Anda tawarkan.


  • Tanyakan mengapa mereka menginginkan posisi tersebut

Pertanyaan ini memungkinkan Anda untuk mengetahui seberapa besar minat kandidat tersebut untuk bekerja pada posisi yang disediakan. Hal ini diperlukan agar Anda terhindar dari kandidat yang hanya ingin melamar agar dapat bekerja tetapi kemungkinan mereka akan memberikan kontribusi yang kecil. Tentunya hal ini tidak diinginkan karena seharusnya tujuan Anda mencari kandidat untuk posisi tersebut adalah untuk memberikan kontribusi yang dapat mendorong kemajuan perusahaan.


  • Pertanyaan seputar keterampilan yang diperlukan untuk posisi yang tersedia

Contohnya, apabila posisi yang sedang dicari adalah Customer Service, Anda bisa tanyakan apakah kandidat pernah bekerja dengan menggunakan aplikasi atau sistem tertentu yang dapat mendukung layanan Customer Service pada umumnya. 


  • Pengetahuan mengenai perusahaan Anda

Beberapa perusahaan ada yang memberikan pertanyaan mengenai sampai sejauh mana mereka mengenal perusahaannya. Tidak hanya agar Anda mengetahui apakah mereka mengerahkan upaya untuk mengenal perusahaan yang berpotensi menjadi tempat kerja mereka, tetapi juga kandidat yang mengenal perusahaan Anda biasanya akan lebih siap dengan pekerjaan sehari-hari yang harus mereka selesaikan.



Baca juga

Contoh Perhitungan Bonus Akhir Tahun Karyawan dan Cara Pencatatannya

Panduan Bekerja dalam Situasi New Normal Pasca PSBB yang Wajib HR Ketahui

Berbagai Insentif Karyawan yang Bisa Anda Terapkan di Perusahaan

Cara Menghitung PPh 21 Untuk Karyawan Harian

6 Keuntungan yang Perusahaan Dapat dengan Memberikan Pelatihan kepada Karyawan

© 2021 PT Ukirama Solusi Indonesia Bahasa Indonesia | English   Google Plus   Instagram   Facebook   Linkedin