Opportunity Cost: Manfaat dan Cara Menghitungnya

By Aulia, 23 Februari 2022
Google Plus Share   Facebook Share   Linkedin Share

Opportunity cost merupakan nilai kerugian yang berpotensi Anda alami pada saat memilih dua pilihan atau lebih. Pada saat Anda memutuskan, mungkin Anda merasa jika pilihan Anda dapat memberikan hasil lebih baik terlepas dari siapa dan apa yang akan Anda rugikan akan pilihan Anda tersebut. Sebagai seorang investor, biaya peluang menandakan bahwa opsi investasi Anda selalu berpotensi mempunyai keuntungan dan kerugian langsung.

Pada level yang lebih dasar, opportunity cost merupakan sebuah konsep yang rasional yang berusaha akan dieksploitasi oleh investor dan ekonom. Pengertian lain opportunity cost adalah sebuah kerugian yang Anda dapatkan untuk memperoleh keuntungan. Bisa jadi hilangnya satu profit atas keuntungan yang lainnya.

Masalah fundamental seputar ekonomi yaitu masalah kelangkaan. Maka dari itu, penggunaan serta distribusi harus dilakukan secara optimal. Ini menjadi sebuah masalah bersama yang harus sama-sama diatasi.

Di mana pun ketika terjadi kelangkaan, maka kita secara tidak langsung dipaksa agar bisa membuat keputusan. Misalnya, Anda memiliki uang Rp 150.000. Anda memiliki opsi apakah ingin membelikannya buku atau menggunakan uang tersebut untuk makan di tempat makan terkenal di daerah Anda.

Jadi, banyak pilihan juga bisa melibatkan banyak peluang. Anda harus bisa memilih di antara keduanya. Pilihan yang Anda buat tersebut akan memberikan perubahan di masa yang akan datang.

Manfaat Mengetahui Opportunity Cost

Dengan opportunity cost, Anda akan lebih paham tentang seperti apa perekonomian dalam dunia kerja. Beberapa manfaat memahami biaya peluang antara lain:

  1. Mengasah Kemampuan dalam Mengambil Keputusan

Pada dasarnya, konsep biaya peluang merupakan ilmu seputar pengorbanan. Dikarenakan sumber daya terbatas namun keinginan tidak terbatas, maka manusia harus menentukan beberapa hal tentang keinginan apa yang harus dipenuhi. Kemudian menyingkirkan keinginan yang tidak bisa terpenuhi.

Pemahaman seputar opportunity cost bisa membawa Anda lebih menyadari jika di dunia ini semuanya memerlukan pengorbanan. Semakin besar sesuatu yang Anda inginkan, maka semakin besar pengorbanan yang harus Anda lakukan.

  1. Lebih Bijaksana dalam Menerima Risiko

Ketika Anda sudah paham konsep opportunity cost, Anda bisa lebih bijaksana di dalam menerima risiko. Anda juga bisa melakukan pencegahan secara lebih baik. Pada konteks apa pun, untuk setiap keputusan yang Anda ambil berpotensi akan menghasilkan konsekuensi, terlepas dari baik atau buruk.

Misalnya, ketika Anda memutuskan untuk berhenti datang ke club malam, maka Anda akan memperoleh dampak yang baik. Dampak positif tersebut berupa kesehatan dan spiritual yang baik. Namun hal ini juga bisa menyebabkan dampak negatif yaitu Anda bisa kehilangan teman yang ada di club malam.

Ketika Anda berada dalam kondisi seperti ini, maka memahami opportunity cost adalah cara yang penting. Dengan begitu, Anda bisa menjadi seseorang yang lebih bijaksana di dalam menerima konsekuensi buruk yang Anda alami.

  1. Membentuk Pemahaman dan Pikiran Positif

Manfaat berikutnya adalah mampu membentuk sebuah pikiran dan pemahaman yang lebih positif. Kebijaksanaan di dalam menerima biaya peluang, terutama hal buruk bisa menghadirkan sebuah pikiran ke arah yang lebih baik. Hal ini membuat Anda dapat menjalani kehidupan secara lebih tenang serta lebih siap ketika menghadapi masalah.

  1. Potensi Peluang Lebih Maksimal

Selain berkaitan dengan pengorbanan, opportunity cost adalah sebuah teori yang isinya tentang peluang. Bukan hanya seputar dampak buruk, pilihan manusia juga bisa mendatangkan konsekuensi yang baik. Ketika Anda memahami konsep ini dengan baik, maka Anda akan selalu termotivasi agar bisa mendapatkan dampak yang positif atas keputusan yang Anda ambil. Dengan begitu, Anda bisa mengurangi membuat keputusan yang bisa membawa konsekuensi buruk di masa depan.

  1. Membantu dalam Merencanakan Masa Depan

Manfaat terakhir ketika Anda memahami konsep opportunity cost yaitu Anda bisa lebih mudah dalam merencanakan masa depan yang lebih baik. Konsep ini memudahkan Anda di dalam menjalankan mitigasi risiko seoptimal mungkin. Jadi, perencanaan yang Anda buat bisa lebi matang serta terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan.

Cara Menghitung Opportunity Cost

Setelah Anda mengetahui pengertian dan manfaat opportunity cost, lalu bagaimana cara menghitungnya? Jika Anda ingin menghitung konsep biaya peluang, maka rumusnya yaitu:

Opportunity Cost = Nilai yang Harus Dikorbankan atau Foregone Option – Nilai yang Didapat atau Chosen Option

Meskipun begitu, ruus di atas berlaku hanya ketika pilihan-pilihan yang tersedia bisa dikuantifikasi alias bisa Anda hitung dengan angka. Ketika pilihan tersebut tidak mempunyai nominal, sebaiknya Anda perlu mengikuti prinsip biaya peluang menggunakan rumus di atas, seperti:

‘ketika Foregone Option atau FO lebih bernilai dibandingkan Chosen Option atau CO, baik untuk jangka pendek atau maupun jangka panjang maka nanti pilihan Anda menjadi kurang menguntungkan. ketika nilai FO lebih kecil ari CO, maka ini akan menjadi sebuah keputusan yang bagus untuk Anda.

Contoh Biaya Peluang dalam Aktivitas Sehari-hari

Opportunity cost adalah sesuatu yang Anda alami dalam aktivitas sehari-hari baik Anda menyadarinya atau tidak. Untuk semakin mempermudah Anda dalam memahami konsep opportunity cost, di bawah ini kami akan memberikan beberapa contohnya.

Opportunity Cost Investasi

Contoh biaya peluang dalam aktivitas sehari-hari bisa datang dari kebutuhan investasi. Misalnya, ketika Anda bekerja di kantor dan mempunyai tabungan Rp 100 juta. Di dalam pikiran Anda, mungkin Anda memiliki banyak rencana yang ingin Anda lakukan dengan memakai dana tersebut. setelah Anda memikirkan banyak keinginan, terdapat ada dua hal yang menjadi prioritas dan Anda harus memilihnya yaitu:

  • Investasi SBR atau Savings Bond Ritel

  • Investasi tanah

Maka dengan uang tersebut, Anda bisa membeli tanah berukuran 5 x 10 meter dengan margin jualnya mengalami peningkatan sebesar 3% setiap tahun. Sementara itu, pemerintah baru-baru ini mengeluarkan SBR010 yang memiliki kupon bunga sebesar 5,1% setia tahun, pajak sebesar 15%, serta tenor 2 tahun. Perbandingan dari hasilnya yaitu

  • Kenaikan harga tanah untuk dua tahun lagi =

    • = [(3% X Rp100,000,000) X 2 tahun]

    • = Rp6,000,000

  • Return dari investasi SBR010 untuk 2 tahun lagi =

    • = [(5,1% X Rp100,000,000) X 2 tahun]

    • = Rp10,200,000

  • Return untuk investasi SBR010 setelah dikenakan pajak =

    • = Rp10,200,000 - (Rp10,200,000 X 15%)

    • = Rp10,200,000 - Rp1,530,000

    • = Rp8,670,000

Maka dari itu, untuk return dari investasi SBR mendapatkan selisih sebesar Rp 2,67 juta lebih tinggi dibandingkan kenaikan dari harga tangga. Jadi sebaiknya Anda lebih memilih untuk investasi SBR.

Demikian informasi seputar opportunity cost, fungsi, serta cara menghitungnya. Kesimpulannya, memahami konsep biaya peluang penting untuk kehidupan sehari-hari Anda. Anda bisa menentukan apakah keputusan yang Anda ambil memberikan dampak bagus atau tidak. Semoga bermanfaat.


Baca juga

Meningkatkan Manajemen Kinerja di Suatu Perusahaan

5 Kegunaan Pinjaman Bank untuk Ekspansi Bisnis Anda

Bisnis Anda di Bidang Kuliner? Mari Analisis SWOT dalam Bisnis Kuliner Anda

Kenali Lebih Lanjut Proyek Konstruksi dan Resiko Proyek Konstruksi

Deplesi: Pengertian, Penurunan, Penyusutan, dan Contoh Soal

© 2022 PT Ukirama Solusi Indonesia Bahasa Indonesia | English   Google Plus   Instagram   Facebook   Linkedin