Persediaan barang adalah barang yang siap dipasarkan oleh perusahaan. Persediaan barang termasuk aset lancar Spesifik untuk perusahaan barang dagang, biasanya tidak akan mengubah bentuk fisik dari barang ketika membeli dan menjualnya kembali ....

Selain klasifikasi aset berdasarkan konvertabilitasnya, aset juga diklasifikasikan berdasarkan keberadaan fisiknya. Pembagian aset berdasarkan keberadaan fisiknya terbagi menjadi dua, yaitu tangible (aset berwujud) dan intangible assets (aset tidak berwujud). Klasifikasi aset berwujud misalnya tanah dan bangunan, mesin-mesin, peralatan hingga persediaan barang. Sementara aset yang tidak berwujud seperti merek dagang, hak paten, hak cipta dan aset-aset lainnya ....

Dalam memproduksi barang perusahaan Anda tentu akan menghitung dulu berapa cost yang keluar dalam satu kali proses produksi. Hal ini berhubungan dengan nilai jual barang yang Anda tawarkan. Jangan sampai harga jual jauh lebih rendah dari biaya produksi karena hal tersebut akan mengakibatkan kerugian pada perusahaan Anda. Kecuali kalau Anda sedang melakukan promosi sehingga harga jual barang bisa ditekan lebih rendah dengan kuantitas yang banyak, sehingga akan tetap menghasilkan keuntungan ....

Aset merupakan semua hal yang bisa dimanfaatkan oleh perusahaan untuk kegiatan operasionalnya. Aset perusahaan sendiri tidak terbatas pada benda fisik seperti gedung, gudang, uang kas, kendaraan, dan sebagainya, tetapi juga elemen non-fisik seperti merek dagang dan hak paten teknologi. Oleh karena begitu penting untuk keberlangsungan perusahaan tersebut, maka tentu setiap perusahaan akan sangat memperhatikan pengelolaan asetnya ....

Setiap perusahaan terutama manufaktur dan barang dagang tentu sangat memperhatikan soal persediaan (inventory) barang. Hal tersebut lantaran persediaan barang merupakan objek pokok dari aktivitas perusahaan. Persediaan meliputi segala macam barang yang menjadi objek pokok dari aktivitas perusahaan yang tersedia untuk diolah dalam produksi atau dijual ....

Keefektifan dari pelaksanaan proyek ini dipahami sebagai terlaksananya proyek dengan penggunaan sumber daya dan kegiatan yang sesuai dengan sasarannya. Jadi dalam hal yang kualitas, biaya, waktu, dan lain-lainnya proyek terlaksana sesuai yang direncanakan. Bagaimana dengan keefisienan pelaksanaan proyek? Proyek yang efisien dijelaskan sebagai proyek yang menggunakan sumber daya dan pemilihan sub-kegiatan secara tepat ....

© 2019 PT Ukirama Solusi Indonesia Bahasa Indonesia | English   Google Plus   Instagram   Facebook   Linkedin