Dalam Pelaporan Keuangan Perusahaan, Khususnya Laporan Laba Rugi, pasti tahu dengan Laporan Laba Rugi Komersial dan Laporan Laba Rugi Fiskal. Perbedaan tersebut dikarenakan adanya perbedaan pengakuan tentang pendapatan maupun biaya menurut kebijakan perusahaan (selaku Wajib Pajak) yang menggunakan Prinsip Akuntansi Berlaku Umum dengan pihak Ditjen Pajak ( selaku Fiskus yang mewakili negara) sesuai dengan undang-undang perpajakan.

Pajak Pertambahan Nilai dan Pajak Penjualan atas Barang Mewah yang terutang biasanya dihitung dengan cara mengalikan nominal tarif pajak dengan Dasar Pengenaan Pajak (DPP).

Seringkali kita mendengar istilah seperti PPh 21, PPh 23 maupun PPN dalam bidang perpajakan. Bagi masyarakat yang tidak bekerja, seperti ibu rumah tangga, anak-anak atau orang lainnya mungkin akan terdengar asing. Namun untuk mereka para karyawan ataupun pengusaha, hal tersebut sudah tidak asing lagi di telinga. Walaupun tidak asing didengar, baik karyawan perusahaan ataupun pengusaha, tidak semua dari mereka mengerti dengan benar apa itu PPh 21, PPh 23 dan PPN.

Persediaan merupakan salah satu pos dari aset lancar. Persediaan adalah semua barang yang dimiliki oleh perusahaan yang tujuannya untuk diperdagangkan maupun digunakan untuk kebutuhan operasional perusahaan. Pencatatan persediaan dalam akuntansi diakui dua metode yakni FIFO dan average. Metode FIFO singkatan untuk first in first out yakni barang yang diperjual belikan pertama ialah barang yang masuk pertama kali.

Persediaan tiap perusahaan berbeda tergantung dari lini bisnis yang dijalankan. Untuk perusahaan manufaktur persediaan terbagi atas beberapa jenis diantaranya ialah sebagai berikut :Persediaan barang jadi meliputi produk yang siap untuk dijual dan diserahkan ke pelanggan. Untuk menjadi bagian dari persediaan barang jadi produk tersebut harus lulus uji kualitas dan kelayakan yang sudah diterapkan sebelumnya.

Laporan keuangan merupakan catatan informasi keuangan yang disusun pada periode akuntansi yang fungsinya sebagai penggambaran atas kinerja perusahaan dalam periode tertentu. Laporan keuangan terdiri atas neraca, laporan laba rugi, perubahan ekuitas, arus kas dan catatan atas laporan keuangan. Pemakai laporan keuangan ini berasal dari pihak internal dan eksternal. Pihak internal meliputi karyawan, investor dan pemilik perusahaan itu sendiri. pihak eksternal sendiri ialah pemerintah untuk dijadikan perhitungan pajak pada tahun bersangkutan.

© 2018 PT Ukirama Solusi Indonesia Bahasa Indonesia | English   Google Plus   Instagram   Facebook   Linkedin