Dalam suatu manajemen keuangan perusahaan modern, terdapat pengkategorian biaya berdasarkan fungsinya. Perusahaan umumnya sudah membuat alokasi dana untuk tiap sektor, termasuk memberi alokasi dana tidak terduga. Semua ini diperlukan guna menciptakan situasi keuangan yang sehat sehingga eksistensi perusahaan dapat terjaga. Terdapat beberapa kategori biaya yang dimulai dari proses produksi dan distribusi. Secara umum, dikenal beberapa istilah seperti biaya overhead, harga pokok produksi, dan harga pokok penjualan.

Apakah kalian pernah mendengar istilah Industri 4.0? Ya, istilah ini cukup sering disebutkan dalam berbagai pemberitaan industri dan bisnis. Industri 4.0 adalah industri yang menggabungkan teknologi otomatisasi dengan teknologi siber (cyber). Ini merupakan nama tren otomatisasi dan pertukaran data terkini dalam teknologi manufaktur atau pabrik. Istilah Industri 4.0 mencakup sistem siber-fisik/Cyber-Physic Systems (CPS), internet untuk segala/Internet of Things (IoT), komputasi awan (cloud computing), dan komputasi kognitif.

Bagi pelaku usaha tentu sudah tak asing dengan invoice. Ini merupakan lembar bukti dari sebuah transaksi yang dilakukan antar dua perusahaan atau lebih. Karena merupakan bukti tagihan pembayaran, maka pada invoice setidaknya ada beberapa keterangan yang harus ada seperti identitas perusahaan penagih, nomor invoice, nama dan identitas perusahaan yang ditujukan penagihannya, tanggal pembuatan, nomor Purchase Order (PO), uraian dari tagihan invoice, total biaya, rekening pembayaran, dan tentunya tanda tangan staff terkait.

ERP (Enterprise Resource Planning) merupakan sistem untuk perencanaan dan pengelolaan seluruh sumber daya pada sebuah perusahaan atau bisnis. Seperti namanya, ERP terdiri dari tiga elemen pembangun yaitu enterprise atau perusahaan/organisasi, resource atau sumber daya, dan planning atau perencanaan. Menurut Daniel E. O’Leary, ERP merupakan suatu sistem berbasis komputer yang didesain untuk memproses berbagai.

Software ERP (Enterprise Resource Planning) kian hari kian dikenal dan banyak digunakan oleh berbagai kegiatan bisnis dari yang berskala kecil hingga besar. ERP sebagai sistem pengintegrasi data kegiatan usaha terbukti memberikan banyak keuntungan untuk mengoptimalkan dan mengefisienkan kegiatan bisnis bagi sebuah perusahaan. Sistem ERP pada perusahaan bisa memiliki manfaat yang spesifik antara satu perusahaan dengan perusahaan lain.

ERP (Enterprise Resource Planning) merupakan sebuah konsep perencanaan untuk dapat memanfaatkan sumber daya yang ada dalam perusahaan. ERP sendiri lebih menekankan pada aspek perencanaan dan analisis sumber daya perusahaan seperti finansial, akuntansi, sumber daya manusia, rantai suplai, dan lain sebagainya. ERP menjadi sistem yang terintegrasi dan mempunyai tujuan untuk merangkum proses bisnis. Hal ini penting untuk membentuk suatu kolaborasi yang efisien dan efektif.

© 2019 PT Ukirama Solusi Indonesia Bahasa Indonesia | English   Google Plus   Instagram   Facebook   Linkedin