Sebuah perusahaan akan dikatakan profesional jika dalam penyusunan laporan keuangan terdapat informasi yang lengkap dan akurat. Laporan keuangan ini bisa meliputi neraca, laporan laba rugi, laporan arus kas, laporan piutang, laporan hutang, perubahan ekuitas, dan lain-lain. Nah, jika salah satu dari laporan keuangan tersebut tak ada, maka manajerial dalam sebuah perusahaan perlu ditinjau ulang untuk dilakukan perbaikan ....

Distribusi adalah kegiatan ekonomi yang menjembatani kegiatan produksi dan konsumsi. Jadi, perusahaan distribusi adalah perusahaan perantara yang menyalurkan produk dari pabrikan (manufaktur) ke pengecer (retailer).

Untuk masuk ke dalam dunia bisnis, ada banyak hal yang harus anda pelajari. Salah satunya adalah prinsip manajemen keuangan. Manajemen keuangan sendiri merupakan segala kegiatan yang berkaitan dengan cara memperoleh dana, cara menggunakan dana, cara mengalokasikan dana hingga cara mengelola aset yang ada. Nah, faktanya untuk menjalankan manajemen keuangan ini tidaklah mudah, khususnya untuk anda yang masih awam di bidang ini. Untuk bisa menjalankan manajemen keuangan dengan baik, anda harus mampu memahami dan menjalankan 7 prinsip manajemen keuangan ini.

Perusahaan jasa merupakan sebuah perusahaan yang bergerak di bidang pelayanan jasa. Beberapa contoh perusahaan jasa adalah bank, salon, rental, ekspedisi (pengiriman), bengkel dan lain sebagainya. Perbedaan bidang usaha ini sedikit banyak juga ikut mempengaruhi sistem akuntansi dan operasional perusahaan. Meski begitu, untuk laporan keuangan perusahaan jasa tidaklah berbeda jauh dengan perusahaan dagang dan manufaktur. Beberapa perbedaan kecil yang ada di laporan keuangan perusahaan jasa adalah jenis barang yang dijual dan pajak yang dibebankan.

Sebuah perusahaan yang baik pasti memiliki sistem akuntansi yang baik pula. Salah satu indikator yang menunjukkan sistem akuntansi yang baik pada perusahaan adalah keberadaan laporan keuangan. Laporan keuangan pada perusahaan manufaktur sedikit berbeda dengan perusahaan dagang dan jasa. Dalam laporan keuangan perusahaan manufaktur terdapat laporan Harga Pokok Penjualan, selain laporan laba rugi, laporan perubahan ekuitas, neraca dan laporan arus kas. Nah, kali ini kita akan mengulas mengenai laporan laba rugi perusahaan manufaktur.

Pada dasarnya ada tiga jenis perusahaan yang dikenal di dalam akuntansi yaitu perusahaan jasa, perusahaan dagang dan perusahaan manufaktur. Dari ketiga jenis perusahaan tadi, perusahaan jasa menjadi perusahaan yang paling sederhana dalam pengoperasiannya. Sebaliknya perusahaan manufaktur menjadi perusahaan yang paling rumit dari segi operasinya. Meski berbeda jauh di segi operasional, namun untuk masalah laporan keuangan ketiga perusahaan ini memiliki laporan yang tidak jauh berbeda.

© 2019 PT Ukirama Solusi Indonesia Bahasa Indonesia | English   Google Plus   Instagram   Facebook   Linkedin