Pengertian Usaha Perdagangan dan Jenisnya

By Aulia, 13 Januari 2022
Google Plus Share   Facebook Share   Linkedin Share

Kegiatan berdagang sudah ada sejak masa lampau. Dagang adalah usaha pertama yang dilakukan para pendahulu untuk mendapatkan kebutuhan hidupnya dari orang lain. Caranya dengan menukar apa yang dimiliki dengan yang dimiliki orang lain. Kuncinya, kedua pihak saling membutuhkan barang yang ditukar tersebut. Awalnya adalah pertukaran barang yang dinamakan barter. 

Seiring berjalannya waktu, manusia menginginkan keuntungan lebih. Pertukaran tidak lagi dengan sesama barang melainkan dengan mata uang. Setiap orang yang ingin menukarkan barang yang dimilikinya untuk memperoleh uang tersebut, dinamakan dagang. Usaha menukarkan barang ini juga boleh dinamakan menjual, dan setiap penjual berusaha mendapatkan keuntungan dengan harga yang lebih mahal dari yang ia beli. 

Semakin tahun zaman makin berkembang, kebutuhan manusia semakin kompleks, usaha perdagangan pun jadi berkembang. Perkembangan itu terjadi pada jenis produk, cara berdagang, cara pembayaran, tingkat kebutuhan, jenis keinginan, dan banyak lagi. Perdagangan yang kemudian semakin berkembang pesat ini menarik banyak pedagang baru untuk ikut terjun dalam dunia bisnis ini. 

Persaingan dagang pun tidak dapat dihindari. Pedagang yang memenangkan hati pelanggan mampu berkembang menjadi besar dan terus tumbuh, sementara yang tidak mampu bersaing terpaksa gulung tikar. Untuk lebih memahami dunia perdagangan, dapat Anda simak penjelasannya selengkapnya di bawah ini. 

Apa itu Usaha Dagang?

Usaha dagang adalah usaha mendapatkan keuntungan dari penjualan barang ataupun jasa. Tidak hanya terpaut pada produk-produk barang saja, seperti perdagangan yang sudah biasa kita saksikan, jasa pun juga termasuk ke dalam perdagangan ini ketika dilakukan untuk memperoleh keuntungan. 

Contohnya seperti jasa ojek online, jasa pengiriman barang ataupun bimbingan belajar, merupakan beberapa contoh perdagangan dalam bentuk jasa. 

Perdagangan menjadi salah satu sektor ekonomi yang menopang pendapatan nasional negara. Perdagangan juga mendominasi hampir delapan puluh persen kegiatan ekonomi masyarakat Indonesia. Di kota maupun pedesaan, perdagangan menjadi salah satu kegiatan ekonomi krusial. Tanpa kegiatan perdagangan ini, ekonomi dapat macet, sebab hasil produksi yang melimpah tidak dapat terdistribusikan kepada konsumen. Jika sudah begitu, tidak akan terjadi perputaran keuangan, produsen merugi dan konsumen tidak dapat memenuhi kebutuhannya. 

Faktor yang berperan dalam kesuksesan usaha dagang 

Ada beberapa faktor yang dapat menjadi penentu untuk sukses atau tidaknya dalam dunia perdagangan ini. Faktor-faktor yang mempengaruhi  diantaranya adalah kualitas produknya, bagaimana prospektus pasar yang ditarget, bersaing dengan kompetitor dan bagaimana kualitas layanan yang diberikan. Berikut ini adalah penjelasannya: 

  1. Kualitas produk  

Produk tetap menjadi variabel terpenting yang menentukan survive tidaknya usaha dagang, meskipun tidak dipungkiri jika produk bukan satu-satunya penentu. Produk adalah alat tukar yang ditawarkan untuk mendapatkan keuntungan dari penjualan. Semakin berkualitas produk yang dimiliki, semakin tinggi harga yang dapat kita tawarkan kepada pelanggan. Produk yang berkualitas dan mampu memuaskan pelanggan dapat mendatangkan pembelian kembali. Pembelian yang terus berulang ini dapat menjadi pelanggan loyal. Semuanya bermula dari bagaimana produk yang kita tawarkan dapat memenuhi kebutuhan dan memberikan kepuasan kepada pelanggan. 


  1. Prospektus pasar 

Bagaimana kondisi pasar menjadi variabel kedua yang sama pentingnya dengan produk. Sebaik apapun produknya, ketika tidak menemukan pasar yang tepat untuk membeli produk kita. Pasar yang prospek adalah pasar yang memiliki kebutuhan dan daya beli yang sesuai dengan produk kita. Adanya kecocokan antara kebutuhan pasar terhadap produk kita yang membuat pasar bersedia membeli dan mengonsumsi. Sedangkan daya beli berperan sebagai sumber daya pasar untuk membeli produk kita. Kedua hal ini menjadi variabel penentu apakah pasar tersebut merupakan target yang prospek ataukah tidak. Kita perlu menemukan segmen pasar yang paling prospek untuk menawarkan produk kepada mereka. 


  1. Persaingan dan harga 

Kompetisi dengan para pedagang lain dengan produk dan target pasar yang sama tentu menjadi variabel yang tidak boleh dilupakan. Persaingan ini menjadi salah satu penentu bisakah sebuah usaha dagang bertahan dan besar atau justru gulung tikar. Dari segi harga pun juga sangat sengit. Oleh karenanya kita butuh melakukan riset untuk menentukan harga yang kompetitif  agar dapat bersaing dengan kompetitor. 


Usaha Dagang dengan Prospek Besar

Banyak ragam usaha perdagangan yang kini merebak dan terus menjamur di masyarakat. Ini dia jenis-jenis usaha dengan peluang keuntungan yang tinggi: 

  1. Kuliner 

Berdagang makanan adalah yang paling besar peluang keuntungannya. Makanan merupakan kebutuhan dasar manusia, sehingga semua orang pasti membutuhkan makanan. Berbagai bisnis kuliner bermunculan, yang kecil dan besar bersaing dengan sehat dengan mengunggulkan produk masing-masing. 

Bisnis kuliner terbagi dalam beberapa jenis produk, makanan berat dan camilan, makanan yang segar tanpa pengawet atau jajanan ringan yang mampu tahan hingga beberapa hari. Bisnis kuliner merupakan bisnis yang dapat dimulai dengan modal kecil. Oleh karena itu bisnis kuliner ini dapat dilakukan oleh semua orang.


  1. Fashion 

Satu tingkat di bawah bisnis kuliner, fashion juga memiliki peminat yang tinggi karena merupakan kebutuhan dasar manusia, yaitu sandang. Produk fashion sangat beragam, memiliki banyak klasifikasi baik dari segi harga, model, gaya, yang mana semuanya memiliki segmentasi pasarnya masing-masing. Fashion dengan merk mahal tentu menyasar pasar kelas menengah atas dan atas, sedangkan fashion yang biasa saja, dapat dijangkau pasar menengah ke bawah. 


  1. Teknologi (alat komunikasi)

Perdagangan IT juga sedang mengalami kenaikan antusiasme yang tinggi, apalagi saat ini perkembangan IT senantiasa mengalami pembaruan dan semakin canggih. Banyak sektor kehidupan yang saat ini mengandalkan kecanggihan teknologi. Tingkat kebutuhan masyarakat akan produk-produk teknologi pun juga semakin tinggi. Oleh karenanya berdagang produk IT memiliki prospektus yang baik. 


  1. Transportasi (kendaraan)

Jenis perdagangan berikutnya adalah bidang transportasi. Kita tahu bahwa kemajuan teknologi juga akan mengiringi semakin canggihnya alat transportasi. Kedua hal ini seakan tidak bisa dipisahkan. Produk-produk transportasi juga senantiasa mengalami perkembangan dari waktu ke waktu. Masyarakat pun seakan tidak pernah puas dengan kendaraan yang dimiliki saat ini dan masih memiliki permintaan yang tinggi terhadap alat transportasi yang lebih canggih dan baru. Oleh karena itu berdagang alat-alat transportasi menjadi jenis perdagangan dengan tingkat prospektus yang tinggi.



Baca juga

Pengertian Akuntansi Pemeriksaan dan Manfaatnya Pada Perusahaan

Mengenal Jenis-Jenis Badan Usaha di Indonesia

8 Keuntungan Anda Dapatkan dengan Berbisnis Waralaba (Franchise)

Mengenal Istilah Markup dan Markdown Pada Bisnis Retail Beserta Cara Menghitungnya

Ternyata E-commerce Punya Banyak Jenis, Ketahui Manfaat dan Kelebihannya

© 2022 PT Ukirama Solusi Indonesia Bahasa Indonesia | English   Google Plus   Instagram   Facebook   Linkedin