Pentingnya Stok Opname Pada Perusahaan Manufaktur

By Ayu, 3 Desember 2018
Google Plus Share   Facebook Share   Linkedin Share

Bagi Anda yang bekerja di perusahaan yang bergerak pada bidang manufaktur tentu tidak asing lagi dengan istilah stock opname bukan? Stock opname sebenarnya bisa diterapkan oleh setiap perusahaan, tidak hanya untuk perusahaan manufaktur atau dagang. Hanya saja setiap perusahaan memiliki sistem dan prosedur yang berbeda, tergantung pada kebutuhan dan jenis usahanya. Berikut ulasannya.

  1. Pengertian Stock Opname

Stock opname merupakan kegiatan sebuah wirausaha yang berupa penghitungan fisik persediaan yang ada di gudang. Kegiatan ini dilakukan untuk mengetahui secara pasti tentang kebenaran dan keakuratan catatan pembukuan perusahaan.

Stock opname merupakan kegiatan yang penting dilakukan karena salah satu fungsi dari pengendalian stok secara internal. Pada dasarnya, stock opname  tidak hanya digunakan untuk menghitung stok persediaan saja, namun juga dapat digunakan untuk menghitung barang atau benda yang berkaitan dengan kegiatan operasional perusahaan. 

  1. Periode Stock Opname

Setiap perusahaan memiliki waktu pelaksanaan stock opname yang berbeda-beda tergantung kebijakannya. Secara umum periode melakukan stock opname yaitu pada saat akhir tahun. Namun, itu semua tergantung pada kebijakan dan kebutuhan perusahaan. Perusahaan dengan skala yang besar memiliki persediaan yang banyak sehingga stock opname akan dilakukan tidak cuma satu kali dalam setahun. Misalnya setiap akhir bulan, 3 bulan sekali, 4 bulan sekali, ataupun juga tidak masalah jika setahun sekali.Tentu saja stok opname akan berbeda dengan perusahaan yang berskala kecil. Mungkin hanya melakukan stock opname pada akhir tahun saja. Jenis usaha yang dilakukan juga dapat mempengaruhi perbedaan periode stock opname. Perbedaan banyak atau sedikitnya tidaklah menjadi suatu masalah. Intinya tetap sama yaitu menghitung persediaan stok barang secara fisik.

  1. Tujuan Stock Opname

Telah dibahas di atas bahwa stock opname sebenarnya tidak hanya dilakukan pada perusahaan bidang manufaktur. Stock opname juga bisa diterapkan pada akun-akun seperti perhitungan kas, piutang, utang dan aktiva lainnya.

Beberapa tujuan  dilakukannya stock opname adalah sebagai berikut.

a. Mencegah kerugian perusahaan yang disebabkan karena kelalaian perhitungan.

b. Mengetahui jumlah stok barang yang tepat.

c. Mengatur mutasi barang yang masuk dan keluar milik perusahaan.

d. Pengendalian internal

Stock opname biasanya dilakukan oleh auditor, bukan petugas pencatat persediaan. Sehingga biasanya hasil yang penghitungan yang didapat akan akurat karena dilakukan oleh pihak independen. 

  1. Manfaat Stock Opname

Stock Opname perlu dilakukan oleh perusahaan manufaktur secara teratur. Hal ini disebabkan karena banyak manfaat yang akan didapatkan oleh perusahaan tersebut. Manfaat yang bisa diperoleh diantaranya:

a. Mengetahui keakuratan perhitungan dengan cara mencocokan catatan pembukuan dengan stock barang yang ada di gudang penyimpanan.

b. Membantu mencari nominal harga pokok penjualan (HPP) pada saat pembuatan laporan keuangan secara physical Dan menghitung apakah ada stok barang yang sudah dibeli dan dimiliki namun hilang atau belum tercatat di pembukuan.

c. Sebagai pembanding dengan data pada tahun sebelumnya atau dengan data perusahaan sejenis. Data atau nilai persediaan stok barang saat ini bisa dibandingkan dengan persediaan sebelumnya, apakah mengalami kenaikan atau kah mengalami penurunan. Hal ini sangat bermanfaat untuk mengetahui secara pasti bagaimana perkembangan usaha yang dijalani.

d. Membantu mengetahui keberadaan persediaan yang sebenarnya dimiliki oleh perusahaan.

e. Membantu mengidentifikasi kecurangan atau kelalaian yang terjadi di bagian internal perusahaan.

f. Membantu perusahaan dalam hal pengambilan kebijakan.

g. Membantu mengetahui jumlah persediaan barang yang ada sehingga perusahaan bisa memperhitungkan kapan waktu yang tepat untuk mengajukan pinjaman ke bank untuk memperlancar bisnis anda.

Di antara banyak perusahaan, untuk menghindari risiko selisih dari stok barang, kegiatan stock opname ini dilakukan setiap akhir tahun yang bertujuan agar di tahun yang baru akan bisa memasok kebutuhan barang sesuai data dari perhitungan stock opname yang baru saja dilakukan.  Tujuan lainnya yaitu untuk mengetahui secara pasti perbedaan stok barang. Stock opname dapat dilakukan pada jeda waktu kerja atau ketika perusahaan sedang tidak beroperasi sehingga kegiatan produksi maupun proses perhitungan stock opname tidak saling terganggu.

Itulah ulasan tentang pentingnya stok opname pada perusahaan manufaktur. Semoga bermanfaat untuk Anda semua.


Baca juga

Ciri-Ciri Perusahaan Yang Menggunakan Metode Average Serta Contoh Perhitungannya

Langkah-langkah Tahapan Pencatatan Akuntansi Pada Perusahaan Jasa Beserta Contohnya

7 Kesalahan Yang Sering Terjadi Dalam Membuat Laporan Keuangan Perusahaan Dagang

12 Cara Meningkatkan Produktivitas Pekerja Pada Pabrik Anda

10 Cara Untuk Menurunkan Biaya Operasional Pada Perusahaan

© 2018 PT Ukirama Solusi Indonesia Bahasa Indonesia | English   Google Plus   Instagram   Facebook   Linkedin