Riset Pasar, Pengertian, Jenis, dan Tips dalam Menjalankannya

By Aulia, 24 Februari 2022
Google Plus Share   Facebook Share   Linkedin Share

Saat ini konsumen sudah semakin cerdas. Mereka bisa menentukan dan menilai sendiri seperti apa produk yang mereka gunakan. Kemudian pelanggan tersebut akan memutuskan apakah tetap dengan produk atau layanan tersebut atau mencari produk lain yang lebih berkualitas. 

Di sinilah pentingnya riset pasar. Anda harus melakukan penelitian untuk mengetahui apakah produk yang Anda berikan kepada konsumen mampu membuat mereka puas. Bukan hanya tentang kualitas melainkan tentang harga dan bagaimana cara Anda mengemasnya apakah mampu membuat mereka terkesan atau tidak.

Pengertian Riset Pasar

Apa itu riset pasar? Sebuah proses di dalam melakukan evaluasi terhadap kelayakan dari sebuah produk maupun layanan baru. Riset tersebut dilakukan langsung terhadap konsumen potensial. Melalui cara ini, produsen atau perusahaan bisa menentukan siapa target pasar mereka.

Riset pasar juga memungkinkan perusahaan, organisasi, atau pemilik bisnis dalam mendokumentasikan opini serta bisa menentukan keputusan secara tepat. Riset ini bisa dilakukan perusahaan secara langsung atau melalui lembaga yang memang mempunyai keahlian dalam bidang ini.

Cara melakukan riset pasar bisa bermacam-macam. Ada yang melalui survei, interaksi secara langsung dengan kelompok orang yang lebih kita kenal dengan sebutan sampel, ada juga cara lain yaitu melalui metode wawancara. Mengapa harus melakukan riset tersebut?

Tujuan utamanya yaitu agar bisa memeriksa serta memahami kondisi pasar tentang layanan atau produk tertentu. Riset pasar juga membantu dalam mengetahui bagaimana reaksi audiens terhadap produk maupun layanan tertentu. Informasi ini kemudian akan dijadikan sebagai bahan evaluasi di dalam menyesuaikan strategi serta aktivitas pemasaran atau marketing.

Jenis dan Metode Riset Pasar

Beberapa jenis serta metode dalam melakukan riset pasar antara lain:

Riset Pasar Primer (Gabungan Antara Riset Kuantitatif dan Kualitatif)

Riset pasar primer merupakan proses di mana bisnis maupun organisasi yang berhubungan dengan konsumen akhir. Bisa juga dengan meminta pihak ketiga agar melaksanakan studi yang sesuai dalam mengumpulkan data. Data tersebut bisa dalam bentuk kuantitatif atau kualitatif.

Ketika seseorang melaksanakan riset pasar primer, dia bisa mengumpulkan dua macam informasi yaitu Spesifikasi dan Eksplorasi. Sebuah riset eksplorasi adalah jenis riset yang terbuka. Sebuah masalah akan dieksplorasi dengan cara mengajukan beragam pertanyaan terbuka.

Pertanyaan tersebut berada dalam sebuah format wawancara secara terperinci dan selanjutnya akan mencari sampel. Adapun ukuran sampel bersifat terbatas yaitu antara 6 sampai 10 anggota. Sementara itu, untuk informasi spesifik atau khusus cenderung bersifat cepat. Menggunakan riset spesifik ketika ingin memecahkan masalah yang sudah teridentifikasi di dalam penelitian eksplorasi. 

Riset Pasar Sekunder

Sebuah penelitian pasar yang memanfaatkan informasi dari sumber luar. Sumber luar yang dimaksud seperti media, lembaga pemerintahan, dan lain sebagainya. Informasi tersebut akan dipublikasikan melalui majalah, surat kabar, website perusahaan, dan buku. Bisa juga melalui lembaga tertentu baik bersifat pemerintahan maupun non pemerntahan.

Manfaat Riset pasar

Dengan melakukan riset pasar, Anda bisa mengambil manfaat seperti berikut:

  • Mampu menentukan keputusan dengan baik

  • Mendapatkan informasi secara akurat

  • Menentukan seperti apa sistem penjualan produk yang sesuai

  • Mendapatkan informasi seputar ukuran pasar

  • Mengumpulkan informasi tentang perseptif pelanggan tentang produk Anda

  • Analisis terkait metode komunikasi yang sesuai terhadap pelanggan

  • Membuat bisnis lebih efektif dan produktif

Tips dalam Melaksanakan Riset pasar

Beberapa tips penting jika ingin melakukan penelitian pasar yaitu:

  1. Menentukan Tujuan

Tips pertama yaitu tentukan tujuan utama di dalam melakukan riset pasar. Tips ini berlaku sebelum memutuskan untuk memulai penelitian. Pikirkan mengenai apa saja yang ingin Anda capai berkaitan dengan bisnis yang Anda jalankan? Apakah Anda ingin meningkatkan penjualan? Mengubah target atau pelanggan?

Penting untuk memikirkan tujuan Anda sejak awal. Selanjutnya Anda bisa menyesuaikan tujuan Anda tersebut dengan bagaimana cara Anda di dalam memasarkan produk ke konsumen.

  1. Mempelajari Target Konsumen

Penting untuk Anda pahami adalah Anda sedang melayani pelanggan atau target tertentu. Mendefinisikan pelanggan secara lebih spesifik bisa menguntungkan. Hal ini bisa membuat Anda lebi paham tentang bahasa apa yang nanti Anda gunakan d dalam menyusun materi untuk kebutuhan pemasaran.

Target pasar juga bisa menentukan seperti apa pendekatan yang perlu Anda bangun untuk menjalin hubungan dengan pelanggan. Pada saat Anda meluangkan waktu dalam menentukan target, maka Anda bisa menemukan layanan maupun layanan terbaik apa yang akan Anda jual kepada mereka.

Anda juga harus mendapatkan informasi sebanyak mungkin tentang target pasar. Proses pengumpulan informasi bisa dengan beragam cara seperti melakukan pengamatan terhadap pelanggan yang sering mengunjungi dan tertarik terhadap produk Anda. Sebagai permulaan, silahkan Anda bisa mengumpulkan informasi terkait pekerjaan, usia, berapa penghasilan mereka, dan beberapa indikator lainnya.

  1. Mengetahui Siapa Pelanggan Anda untuk Menentukan Siapa yang Bukan Konsumen

Tips yang ketiga adalah mengetahui siapa saja yang menjadi pelanggan Anda. Misalnya Anda ingin membuka sebuah tempat makan steak yang mewah. Anda berfokus menyajikan berbagai makanan berbahan daging. Melalui menu tersebut secara tidak langsung Anda tahu bahwa restoran yang Anda miliki bukan untuk pelaku diet atau vegetarian.

Melalui informasi tersebut Anda bisa menghadirkan sebuah marketing yang lebih baik dengan memperhatikan siapa saja konsumen Anda. Selanjutnya Anda bisa mengetahui siapa saja yang sekiranya tidak termasuk pelanggan.

  1. Belajar dari Kompetitor

Tips riset pasar berikutnya adalah belajar dari kompetitor. Setiap orang yang menjalankan bisnis pasti ingin agar bisnisnya lebih baik dari para pesaing. Namun tidak ada salahnya untuk belajar dari pesaing demi membuat bisnis yang Anda jalankan semakin lebih baik.

Anda bisa mencari informasi melalui internet seputar toko, bisnis, atau produk yang menjadi andalan pesaing Anda. Kemudian Anda perlu mengecek siapa saja segmen pasar mereka. Lalu apakah konsumennya sama dengan yang datang ke produk Anda?

Dengan mengajukan berbagai pertanyaan seperti ini membuat Anda bisa mendapatkan banyak informasi. Anda bisa menentukan seperti apa strategi pemasaran dan bagaimana cara menerapkannya. Bukan tidak mungkin bisnis Anda bisa bersaing dan bahkan bisa mengalahkan para kompetitor Anda.


Baca juga

Apa itu Supply Chain Management (SCM)? serta Pentingnya Supply Chain Management (SCM) dalam Proses Bisnis

Ini Tips Menentukan Harga Makanan Anda di Aplikasi Pesan Makanan GoFood atau GrabFood

Mengidentifikasi Resiko pada Perusahaan Kontruksi dengan Metode Manajemen Resiko (Risk Management) dan Cara Menanggulanginya

Cara Pelaporan SPT pada Suatu Badan

Pengertian dan Perbedaan PPH, PPN, PPNBM, dan PBB untuk Pajak Suatu Perusahaan

© 2022 PT Ukirama Solusi Indonesia Bahasa Indonesia | English   Google Plus   Instagram   Facebook   Linkedin