Tujuan dan Jenis-Jenis Anggaran

By Ayu, 26 July 2018
Google Plus Share   Facebook Share   Linkedin Share

Anggaran sangat penting dan diperlukan oleh sebuah perusahaan guna untuk memantau laju pertumbuhan ekonomi dalam sebuah perusahaan itu sendiri. Dengan adanya anggaran, perusahaan akan tahu laba rugi yang terjadi pada perusahaannya sehingga bisa meminimalisir terjadinya kerugian di masa yang akan datang. Anggaran sendiri memiliki arti yaitu suatu rencana yang telah disusun secara sistematis, biasanya dalam bentuk angka dimana meliputi semua kegiatan perusahaan yang dinyatakan dalam unit kesatuan moneter aktif untuk jangka waktu atau periode tertentu yang akan datang.


Jika diatas adalah arti dari anggaran itu sendiri, maka pengertian dari anggaran perusahaan adalah sebuah proses perencanaan dan pengendalian seluruh kegiatan operasi perusahaan yang dilakukan dalam bentuk kegiatan yang diselenggarakan oleh perusahaan. Tujuan dari adanya anggaran dalam suatu perusahaan adalah untuk mengestimasikan biaya operasi aktivitas perusahaan ke dalam estimasi keuangan pada perusahaan.


Berikut adalah beberapa tujuan dari penyusunan sebuah anggaran dalam suatu perusahaan:

  1. Untuk menyatakan target dan harapan sebuah perusahaan secara jelas dan formal. Dengan demikian dapat menghindari terjadinya kerancuan dan dapat memberikan arah terhadap manajemen atas tujuan yang hendak dicapainya.

  2. Untuk menginformasikan target dan harapan dari manajemen kepada pihak-pihak yang berkaitan dengan perusahaan sehingga anggaran yang dibuat oleh manajemen dapat didukung, dimengerti, dan dilaksanakan oleh pihak-pihak yang berhubungan dengan perusahaan.

  3. Untuk menyediakan rencana mengenai aktivitas yang akan dilakukan oleh perusahaan secara terperinci dengan tujuan untuk mengurangi ketidakpastian dan memberikan pengarahan yang jelas kepada pihak-pihak yang berkaitan dengan perusahaan dengan maksud untuk mencapai tujuan bersama dalam sebuah perusahaan.

  4. Untuk mengkoordinasikan suatu metode atau cara yang akan dilaksanakan oleh berbagai pihak dalam perusahaan dalam rangka memaksimalkan sumber daya yang tersedia pada suatu perusahaan.

  5. Untuk memfasilitasi alat pengukur serta mengendalikan kinerja yang dimiliki oleh seorang individu maupun kelompok, dan memberikan suatu informasi yang mendasari perlu tidaknya melakukan tindakan koreksi.


Anggaran memiliki beragam jenis bentuk. Berikut akan dibahas mengenai jenis-jenis anggaran yaitu sebagai berikut:

  1. Anggaran penjualan

Anggaran penjualan adalah suatu anggaran yang menjelaskan secara terperinci dan teliti penjualan dalam sebuah perusahaan dimasa yang akan datang, dimana di dalam anggaran tersebut memuat tentang jenis-jenis barang, jumlah barang, harga barang, waktu pembuatan barang, dan tempat penjualan barang. Anggaran penjualan memuat rencana penjualan perusahaan selama periode anggaran yaitu pada umumnya 1 tahun yang dinyatakan dalam satuan uang. Anggaran penjualan dapat disebut sebagai anggaran kunci karena anggaran ini merupakan dasar dari penyusunan jenis anggaran lainnya seperti anggaran produksi, anggaran kas, dan lainnya.

  1. Anggaran produksi

Anggaran produksi adalah suatu anggaran yang dibuat untuk satu periode anggaran dimana dalam anggaran ini memuat rencana-rencana unit pada suatu perusahaan. Anggaran produksi merupakan dasar dari pembuatan anggaran biaya produksi seperti biaya bahan baku, biaya overhead pabrik, dan biaya tenaga kerja langsung.

  1. Anggaran biaya bahan baku

Anggaran biaya bahan baku adalah anggaran yang sangat berpengaruh terhadap berjalannya proses produksi. Anggaran ini memberikan tafsiran mengenai bahan baku yang diperlukan dalam proses produksi yang dinyatakan dalam satuan uang, jumlah dan kuantitas bahan baku. Anggaran ini dijadikan patokan dalam menyusun anggaran kas dan laba rugi suatu perusahaan.

  1. Anggaran biaya tenaga kerja langsung

Anggaran ini memberikan tafsiran mengenai biaya tenaga kerja langsung selama periode atau waktu anggaran yang telah ditetapkan perusahaan. Terdapat 2 macam dasar perhitungan untuk menyusun perhitungan biaya tenaga kerja langsung yaitu upah per jam dan upah per unit suatu produk. Anggaran ini juga dipakai sebagai patokan dalam menyusun anggaran kas dan laba rugi suatu perusahaan.

  1. Anggaran overhead pabrik

Anggaran ini memberikan tafsiran mengenai biaya overhead pabrik selama periode anggaran yang akan digunakan dalam penyusunan anggaran kas dan laba rugi.

  1. Anggaran persediaan

Anggaran persediaan merupakan suatu anggaran yang menjelaskan secara rinci dan jelas jumlah persediaan yang tersisa untuk periode yang akan datang. Anggaran persediaan berisi tentang persediaan yang dimiliki perusahaan selama periode tertentu.

  1. Anggaran biaya produksi

Anggaran ini terdiri atas anggaran biaya pemasaran dan anggaran biaya administrasi serta umum yang didalamnya memuat tafsiran mengenai biaya pemasaran, biaya administrasi dan biaya umum. Anggaran biaya produksi menjadi dasar dalam pembuatan anggaran kas dan laba rugi.

  1. Anggaran program

Anggaran program merupakan suatu anggaran yang berlandaskan sebuah aktivitas operasi suatu perusahaan yang telah direncanakan dan disusun berdasarkan program utama perusahaan yang berwujud jenis produk seperti program pengembangan dan penelitian.

  1. Anggaran pertanggungjawaban

Anggaran ini merupakan anggaran atas suatu kegiatan yang telah direncanakan dan disusun berdasarkan pusat pertanggungjawaban yang ada di dalam perusahaan tersebut. Anggaran ini digunakan oleh seorang manajer sebagai alat pengendali

  1. Anggaran pengeluaran modal

Anggaran ini berisi tentang rencana perubahan aktiva tetap suatu perusahaan dalam periode anggaran tertentu. Anggaran ini dijadikan dasar dalam penyusunan anggaran perusahaan seperti biaya kas, biaya overhead pabrik, dan biaya non produksi.

  1. Anggaran kas

Anggaran kas berisi tafsiran mengenai estimasi sumber dan penggunaan kas dalam periode tertentu yang disusun berdasarkan anggaran operasi dan pengeluaran modal. Anggaran ini dijadikan dasar dalam penyusunan anggaran neraca.

  1. Anggaran laba rugi

Anggaran ini berisi tafsiran mengenai laba rugi perusahaan selama periode anggaran. Anggaran ini juga dijadikan dasar dalam pembuatan anggaran neraca.

  1. Anggaran neraca

Isi dari anggaran neraca yaitu mengenai rencana posisi keuangan seperti aktiva, modal, dan utang sebuah perusahaan dari awal hingga akhir periode. Anggaran ini dijadikan tolak ukur dalam penyusunan anggaran peeubahan posisi keuangan.

  1. Anggaran perubahan posisi keuangan

Anggaran ini memuat tentang rencana perubahan aktiva, modal, dan utang perusahaan selama periode anggaran.


Demikian penjelasan mengenai tujuan dan jenis-jenis anggaran dalam sebuah perusahaan. Semoga pembahasan di atas menambah pengetahuan dan bermanfaat bagi Anda.


Baca juga

10 Ciri-Ciri Manajer Profesional

Pentingnya Manajemen Keuangan Bagi Bisnis Perusahaan

5 Kelebihan Menggunakan Software Cloud ERP

Pengendalian Piutang Usaha Bagi Perusahaan Dagang

Contoh Laporan Penjualan Pada Perusahaan Dagang

© 2021 PT Ukirama Solusi Indonesia Bahasa Indonesia | English   Google Plus   Instagram   Facebook   Linkedin