Yang Dimaksud Ekonomi Kreatif, Manfaat, dan Contoh Ekonomi Kreatif

By Aulia, 20 November 2021
Google Plus Share   Facebook Share   Linkedin Share

Dewasa ini, berkat semakin berkembangnya infrastruktur dan teknologi seiring dengan perubahan zaman, ekonomi pun ikut berkembang. Semua perubahan yang terjadi ini tentunya dilakukan untuk memenuhi kebutuhan dan keinginan masyarakat yang juga ikut berkembang. Apalagi, saat ini digitalisasi sudah semakin meluas dan perlahan-lahan menjadi kebiasaan setiap masyarakat perkotaan sehingga telah menjadi budaya tersendiri bagi orang-orang yang hidup di zaman ini.


Berkat perkembangan pesat penggunaan teknologi dan internet, saat ini ada istilah ekonomi kreatif berkat adanya perkembangan tersebut. Karena istilah ini baru muncul belakangan ini, pasti masih banyak orang yang belum benar-benar memahami apa yang dimaksud dengan ekonomi kreatif. Oleh karenanya, kali ini kita akan membahas lebih dalam tentang apa yang dimaksud dengan ekonomi kreatif, manfaatnya serta yang seperti apa contoh ekonomi kreatif yang saat ini ada di masyarakat.


Pengertian Ekonomi Kreatif

Yang dimaksud dengan ekonomi kreatif adalah suatu konsep di dalam bidang perekonomian yang ada di era ekonomi yang baru ini yang terpengaruhi oleh perkembangan teknologi dimana usahanya mengutamakan informasi dan kreativitas. Konsep usaha dalam ekonomi kreatif menitik beratkan pada sumber daya manusia yang memiliki pengetahuan dan ide untuk kemudian digunakan dalam produksi sebagai faktor utama.


Singkatnya, ekonomi kreatif lebih mengutamakan pengetahuan, ide, dan kreativitas dari sumber daya manusianya dimana tiga hal tersebut menjadi aset untuk memajukan perekonomian. Meskipun konsep usahanya yang terbilang asing dan sangat jauh berbeda dengan usaha konvensional yang sering dijumpai di kehidupan sehari-hari seperti menjual barang dan jasa, namun konsep dari ekonomi kreatif telah dibuktikan kontribusinya dalam membantu mengembangkan sektor perekonomian.


Untuk membuktikan bagaimana ekonomi kreatif benar-benar mengembangkan sektor perekonomian, sektor ekonomi kreatif memiliki pertumbuhan yang terus meningkat hingga mencapai 5,76% jika membandingkannya dengan pertumbuhan yang dimiliki oleh sektor pertanian, listrik, pertambangan dan penggalian, dan sektor lainnya. Apabila ekonomi kreatif terus didukung dan difasilitasi oleh pemerintah, maka tidak menutup kemungkinan bahwa sektor perekonomian Indonesia bisa semakin berkembang pesat serta menjadi lebih dikenal oleh dunia.


Manfaat Ekonomi Kreatif

Setelah memahami apa yang dimaksud dengan ekonomi kreatif serta masa depan yang bisa dicapai oleh Indonesia apabila sektor ini terus didukung dan difasilitasi dengan baik, kita akan membahas tentang manfaat apa saja yang ada pada sektor ekonomi kreatif. Berikut di bawah ini adalah beberapa manfaat dari ekonomi kreatif yang perlu diketahui, diantaranya adalah:

  • Menciptakan lebih banyak peluang kerja baru yang bisa dilakukan oleh masyarakat

  • Karena sifat sektor ekonomi kreatif yang mengutamakan ide dan kreativitas dari pelaku usahanya, tentunya hal ini dapat membuat masyarakat yang bergerak di bidang ekonomi kreatif menjadi semakin kreatif.

  • Dengan terciptanya peluang kerja baru yang bisa dilakukan oleh masyarakat, ekonomi kreatif berkontribusi dalam mengurangi angka pengangguran yang ada.

  • Dengan mengutamakan ide dan kreativitas, tentunya ada semakin banyak inovasi yang dihasilkan di berbagai bidang berkat ekonomi kreatif.

  • Ide dan kreativitas tidak dapat diukur. Berbeda dengan barang atau jasa yang bisa dengan jelas dilihat bagaimana baik dan buruknya sehingga lebih mudah untuk melakukan monopoli pasar. Oleh karenanya, ekonomi kreatif dapat menciptakan lingkungan kompetisi bisnis yang lebih adil dan sehat.


Contoh Ekonomi Kreatif

Mungkin beberapa contoh ekonomi kreatif yang akan dijabarkan di bawah ini sudah tidak asing lagi bagi kebanyakan orang karena sering dijumpai di kehidupan sehari-hari. Berikut ini adalah beberapa contoh usaha atau bisnis yang menggunakan konsep ekonomi kreatif pada bisnisnya, diantaranya adalah:

  1. Advertising

Seperti yang sudah bisa dibayangkan ketika mendengar kata advertising atau periklanan. Tentu saja komoditas utama yang ditawarkan adalah ide kreatif dan menarik untuk dapat menarik perhatian orang-orang yang menontonnya dan diharapkan setelah dapat menciptakan percakapan yang positif di masyarakat mengenai iklan tersebut.


Selain membutuhkan ide-ide kreatif untuk membuat sebuah iklan, advertising atau periklanan juga tidak hanya sekedar memiliki ide kreatif yang menarik perhatian konsumen, tetapi juga diperlukan strategi pemasaran yang dirasa tepat berdasarkan konten dari iklan tersebut dan target apa yang ingin dicapai dari iklan tersebut.


Advertising atau periklanan bisa dilakukan dengan berbagai cara, seperti melalui media elektronik smartphone, televisi, radio, dan juga media cetak seperti majalah dan koran. Dengan menerapkan konsep ekonomi kreatif pada karya periklanan, karena sifat ekonomi kreatif yang mengutamakan ide dan kreativitas, maka bisa dipastikan bahwa iklan yang dihasilkan bisa terlihat lebih menarik dan berbeda.


  1. Arsitektur

Selanjutnya, konsep ekonomi kreatif pun dapat diterapkan pada bidang arsitektur atau pembangunan. Hal ini bukan hal yang asing di zaman saat ini karena banyak mereka yang disebut sebagai generasi milenial menginginkan konsep sebuah tempat tinggal atau rumah yang unik yang sesuai dengan selera dan kepribadian si pemiliknya.


Selain itu juga konsep ekonomi kreatif dapat diterapkan pada kegiatan teknik sipil, perencanaan kota, pembangunan taman kota, dan lain sebagainya.


  1. Pasar Barang Seni

Seni sendiri merupakan ide dan kreativitas yang dituangkan dalam gambar, bentuk, dan warna. Sehingga konsep ekonomi kreatif sepertinya tidak dapat dipisahkan dari seni. Pasalnya, sudah menjadi rahasia umum bahwa setiap karya seni yang dihasilkan memerlukan kreativitas yang tinggi. Konsep dari ekonomi kreatif bisa diterapkan pada seni ketikan melakukan pameran maupun lelang.


  1. Craft (Kerajinan)

Sektor lainnya yang juga bisa menggunakan konsep ekonomi kreatif adalah sektor kerajinan. Umumnya, kerajinan yang menerapkan konsep ekonomi kreatif tidak memproduksi barang yang dijual dengan cara produksi massal tetapi dilakukan dengan cara tradisional atau dibuat langsung dengan tangan.


Hal ini dikarenakan proses pembuatan dengan tangan atau dengan cara tradisional memungkinkan pengrajin untuk menghasilkan barang yang lebih unik dengan kualitas yang lebih baik daripada yang dibuat dengan mesin. Tidak hanya mengutamakan ide kreatif untuk bentuk produk yang unik, namun dibutuhkan juga kemampuan sumber daya manusianya untuk menghasilkan produk kerajinan yang unik dan berkualitas tinggi. Tak sedikit pengrajin Indonesia yang menggunakan konsep ekonomi kreatif yang akhirnya memiliki produk yang mendunia.


  1. Desain

Usaha selanjutnya yang sulit untuk dipisahkan dari konsep ekonomi kreatif adalah desain. Membuat desain tentunya memerlukan sumber daya manusia yang memiliki kreativitas tinggi untuk menghasilkan desain yang unik untuk sebuah produk, desain interior, desain grafis, dan lain sebagainya yang membutuhkan kreativitas dan ide unik di dalam proses pembuatannya.


  1. Fashion

Konsep ekonomi kreatif pun dibutuhkan di dalam dunia fashion. Bisnis yang bergerak dalam menghasilkan baik pakaian, sepatu, aksesoris maupun tas, membutuhkan seorang perancang yang bisa memberikan ide unik dan kreatif untuk membedakan produknya dengan yang ada di pasaran sehingga menarik lebih banyak konsumen serta membedakan karya perancang tersebut dengan perancang lainnya.


  1. Musik

Bisa dikatakan musik merupakan salah satu dari perwujudan seni sehingga musik pun tidak dapat dipisahkan dari konsep ekonomi kreatif. Untuk dapat membuat lagu yang bagus, dibutuhkan kreativitas, inovasi, dan ide yang unik.


Selain itu, para musisi juga membutuhkan ide kreatif lainnya untuk memasarkan dan mendistribusikan lagi tersebut agar semakin banyak peminatnya. Sehingga pesan yang terkandung di dalam musik tersebut dapat tersampaikan kepada para penikmat musik.


  1. Game (Permainan Interaktif)

Di era masifnya penggunaan smartphone seperti saat ini, game telah menjadi salah satu kebutuhan untuk mengisi waktu luang atau melepas stress bagi beberapa orang. Pada umumnya, penikmat game ditargetkan kepada mereka yang masih anak-anak dan remaja. Oleh karena itu, dibutuhkan ide kreatif yang unik dan inovatif untuk menciptakan sebuah game yang tidak hanya digunakan sebagai sebuah hiburan semata tetapi juga berguna untuk memberikan edukasi kepada penggunanya.


Dengan begini, pandangan miring orang-orang terhadap game bisa sedikit demi sedikit dihilangkan.


  1. Televisi (Broadcasting)

Setiap program atau acara yang kita tonton di layar televisi merupakan hasil dari ide kreatif seseorang yang memang diciptakan dengan tujuan untuk menghasilkan acara yang menghibur. Namun sayangnya, belakangan ini acara atau program yang ditampilkan di layar kaca hanya memenuhi fungsinya sebagai penghibur saja dan fungsi mengedukasi pun semakin berkurang. 


Dengan menerapkan konsep ekonomi kreatif dengan sungguh-sungguh, maka diharapkan ide kreatif yang dihasilkan tidak hanya untuk menghibur semata, tetapi juga memberikan informasi yang berguna bagi penontonnya.


  1. Film, Video, dan Fotografi

Film, video, dan fotografi pun merupakan bentuk lain dari seni sehingga konsep ekonomi kreatif di bidang ini mampu menunjang proses produksinya agar dapat menghasilkan karya yang menarik dan unik.



Baca juga

3 Langkah Menghindari Fraud (Kecurangan) di Perusahaan

Jenis-Jenis Transaksi yang Terjadi pada Perusahaan Dagang

Cara Menghitung Keuntungan Perusahaan Kontraktor Secara Efisien

Siklus Akuntansi (Accounting Cycle) yang Terjadi pada Perusahaan Dagang

4 Langkah Melakukan Audit di Perusahaan

© 2021 PT Ukirama Solusi Indonesia Bahasa Indonesia | English   Google Plus   Instagram   Facebook   Linkedin