Pernahkah kamu kelabakan mencari truk mendadak karena permintaan pengiriman naik tiba-tiba? Atau justru sebaliknya — armada yang kamu sewa sering pulang kosong setelah mengantar barang, padahal biaya jalannya tetap harus dibayar penuh?
Kalau iya, kamu tidak sendirian. Berdasarkan data Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, biaya logistik nasional Indonesia masih berada di kisaran 14,29% terhadap PDB — jauh di atas rata-rata negara maju yang berada di angka 8–10%. Pemerintah sendiri menargetkan penurunan biaya logistik nasional menjadi 12,5% dari PDB pada 2029 melalui RPJMN 2025–2029. Salah satu penyebab utamanya: ketergantungan tinggi pada transportasi darat yang belum dikelola secara efisien.
Masalah Umum Bisnis yang Masih Mengandalkan Truk Secara Manual
- Armada sering kosong atau nganggur setelah antar barang (backhaul tidak termanfaatkan)
- Susah dapat truk mendadak saat permintaan naik
- Tidak ada visibilitas real-time atas posisi barang di jalan
- Biaya logistik membengkak karena rute dan penjadwalan tidak optimal
Kabar baiknya, sudah banyak aplikasi dan platform digital di Indonesia yang dibuat khusus untuk mengatasi masalah ini — mulai dari marketplace yang mempertemukan kamu dengan ribuan truk, sampai software manajemen armada untuk bisnis yang sudah punya kendaraan sendiri. Berikut 15 pilihannya, dikelompokkan berdasarkan jenis kebutuhan.
Kategori 1: Marketplace Trucking B2B (Sewa Truk On-Demand)
Platform jenis ini cocok untuk bisnis yang butuh armada fleksibel tanpa harus memiliki truk sendiri. Kamu tinggal pesan, dan sistem akan mempertemukanmu dengan transporter yang sudah terverifikasi.
1. Kargo Technologies
Salah satu pelopor marketplace logistik trucking di Indonesia, berdiri sejak 2018 dan kini menjangkau seluruh Nusantara. Kargo punya transport management system sendiri bernama Kargo Nexus, dan tahun ini sedang menggenjot elektrifikasi armada — menargetkan 2.500 kendaraan listrik pada 2026 menuju 40.000 unit pada 2035. Cocok untuk perusahaan yang butuh kepastian harga dan pelacakan pengiriman antar pulau.
2. Ritase
Startup logtech yang sudah beroperasi sejak 2018 ini menawarkan fitur Load Planning dan Live Tracking, serta mendukung transportasi multimoda — darat, laut, dan udara — sejak 2019. Ritase juga menyediakan dompet digital bagi transporter untuk pencairan pembayaran. Pilihan tepat kalau bisnismu sering mengirim barang antar pulau dengan kombinasi moda transportasi.
3. Waresix
Salah satu integrator logistik terbesar di Indonesia, mengelola puluhan ribu truk dan ratusan gudang di lebih dari 100 kota. Perusahaan induknya, PT BSA Logistics Indonesia Tbk, baru saja resmi melantai di Bursa Efek Indonesia dengan kode saham WBSA pada April 2026 — menjadikannya startup logistik pertama yang IPO di bursa domestik tahun ini. Cocok untuk bisnis skala menengah-besar yang butuh solusi angkutan sekaligus pergudangan dalam satu atap.
4. Logisly
Platform B2B yang menghubungkan shipper dengan lebih dari 1.500 perusahaan truk di jaringannya. Logisly menyediakan transport management system gratis untuk memantau pengiriman, dan uniknya, pemesanan bisa dilakukan lewat bot WhatsApp. Sudah dipercaya sejumlah brand FMCG besar untuk kebutuhan distribusi rutin.
5. Deliveree
Aplikasi sewa truk on-demand dengan pilihan armada terlengkap, dari mobil pickup sampai Tronton berkapasitas hingga 15 ton. Fitur unggulannya termasuk kalkulator harga instan, pelacakan lewat peta real-time, dan asuransi kargo otomatis. Sudah melayani lebih dari 1 juta pelanggan dan cocok untuk pengiriman tanpa kontrak jangka panjang.
Kategori 2: Pengiriman Instan dengan Opsi Armada Besar
Kalau kebutuhanmu lebih ke pengiriman cepat dalam kota atau antar kota terdekat, kategori ini lebih relevan dibanding marketplace trucking skala besar.
6. Lalamove
Aplikasi pengiriman instan asal Asia ini makin banyak dipakai pelaku usaha Indonesia untuk distribusi jarak menengah. Lalamove mencatat pertumbuhan pengiriman jarak jauh sebesar 47% secara tahunan pada periode Januari–April 2026, didorong oleh sektor retail dan wholesale yang butuh distribusi antarwilayah yang fleksibel tanpa harus punya armada sendiri.
7. GoBox (Gojek)
Layanan kargo dalam kota yang terintegrasi langsung di aplikasi Gojek. Kamu bisa memilih armada mulai dari pickup, mobil box, hingga truk engkel, dengan kemampuan mengantar sampai 15 titik tujuan dalam satu pemesanan. Praktis untuk kebutuhan logistik dalam kota yang sifatnya mendadak.
8. Troben
Platform sewa truk daring dengan jaringan yang menjangkau hingga daerah terpencil di Indonesia. Troben menyediakan fitur cek tarif instan dan pelacakan real-time, dengan pilihan jenis truk mulai dari Engkel, Fuso, hingga Tronton Box untuk kebutuhan antar kota maupun antar pulau.
9. TheLorry
Aplikasi sewa truk yang populer untuk kebutuhan pindahan kantor, gudang, maupun pengiriman barang bisnis. Pemesanan bisa dilakukan lewat aplikasi atau langsung via WhatsApp ke tim customer service untuk kebutuhan yang lebih spesifik.
Kategori 3: Agregator Logistik & Fulfillment
10. Shipper
Berbeda dari marketplace trucking, Shipper berperan sebagai agregator yang menyatukan puluhan mitra kurir dan ekspedisi — mulai dari JNE, SiCepat, hingga GoSend — dalam satu dashboard, lengkap dengan layanan fulfillment dan jaringan lebih dari 120 gudang di Indonesia. Cocok untuk bisnis e-commerce yang ingin membandingkan tarif pengiriman dan mengelola stok tanpa berurusan dengan banyak vendor terpisah.
Kategori 4: Software Manajemen Armada (Fleet Management & TMS)
Kalau bisnismu sudah punya armada truk sendiri, kategori ini lebih relevan dibanding marketplace sewa truk — fokusnya pada pemantauan dan efisiensi kendaraan yang kamu miliki.
11. MileApp
Platform transportation management system (TMS) untuk tenaga kerja lapangan, digunakan oleh lebih dari 50.000 pengguna yang memproses 1,5 juta tugas setiap harinya. Klien besarnya termasuk Unilever, Mitsubishi, dan POS Indonesia. MileApp fokus pada optimasi rute pengiriman dan efisiensi bahan bakar armada distribusi.
12. TransTRACK
Fleet management dan telematika asal Indonesia dengan fitur GPS tracking, Driver Score, tombol darurat (panic button), hingga pengingat servis KIR/SIM/STNK kendaraan. TransTRACK mengklaim sebagai satu-satunya penyedia telematika armada di Indonesia yang menawarkan kompensasi kecelakaan berbasis data GPS-nya sendiri — banyak dipakai perusahaan trucking dan bus AKAP.
13. Cartrack Indonesia
Penyedia sistem manajemen armada berbasis GPS tracker dengan fitur pelacakan real-time, pemantauan perilaku pengemudi, dan efisiensi konsumsi bahan bakar. Pilihan perangkat yang fleksibel membuatnya bisa disesuaikan untuk berbagai skala armada bisnis.
Kategori 5: Software ERP dengan Modul Logistik/Transportasi
14. ScaleOcean
Vendor ERP yang juga menawarkan modul Fleet Management System terintegrasi, membantu perusahaan memantau posisi armada secara real-time sekaligus merancang rute paling efisien. Relevan untuk bisnis yang ingin menggabungkan operasional keuangan dan armada dalam satu sistem.
15. HashMicro
Provider ERP dan solusi trucking yang cukup dikenal di Asia Tenggara, termasuk Indonesia, Filipina, dan Singapura. HashMicro menawarkan kustomisasi mendalam untuk integrasi end-to-end antara operasional logistik dan sistem bisnis lainnya.
Cara Memilih Aplikasi Trucking yang Tepat
Sebelum memutuskan, ada baiknya kamu pertimbangkan beberapa hal berikut:
- Apakah kamu punya armada sendiri atau tidak — kalau belum, marketplace trucking lebih relevan; kalau sudah, fleet management lebih dibutuhkan
- Skala dan rute pengiriman — dalam kota, antar kota, atau antar pulau
- Kebutuhan integrasi — apakah data pengiriman perlu masuk ke sistem akuntansi atau inventory bisnismu
- Model biaya — sebagian aplikasi menawarkan estimasi harga instan, sebagian lain menggunakan skema kontrak korporat yang perlu dikonsultasikan langsung
- Dukungan layanan — pastikan ada customer support yang responsif, terutama untuk pengiriman lintas kota
FAQ
Apa bedanya aplikasi marketplace trucking dan software fleet management? Marketplace trucking (seperti Kargo atau Deliveree) menghubungkanmu dengan truk milik pihak lain untuk disewa. Software fleet management (seperti TransTRACK atau Cartrack) dipakai untuk memantau dan mengelola armada yang sudah kamu miliki sendiri.
Apakah aplikasi-aplikasi ini cocok untuk UMKM? Sebagian besar, ya — terutama yang berbasis on-demand seperti Lalamove, GoBox, Troben, dan Deliveree, karena tidak mengharuskan kontrak jangka panjang dan harga bisa dicek langsung di aplikasi.
Berapa biaya menggunakan aplikasi-aplikasi ini? Bervariasi tergantung platform dan jenis layanan. Untuk kepastian harga, cara paling akurat adalah mengecek langsung di aplikasi atau menghubungi tim masing-masing penyedia, karena skema harga bisa berbeda untuk kebutuhan korporat.
Apakah aplikasi trucking bisa terhubung dengan sistem akuntansi atau ERP bisnis? Sebagian menyediakan API untuk integrasi, tapi cakupannya biasanya terbatas pada data pengiriman. Untuk mencatat invoice, stok, dan laporan keuangan secara menyeluruh, bisnis biasanya tetap membutuhkan sistem ERP terpisah yang bisa disambungkan dengan data pengiriman tersebut.
Aplikasi Trucking Menyelesaikan Setengah Masalah — Sisanya Ada di Belakang Layar
Semua aplikasi di atas membantu bagian yang paling terlihat: memindahkan barang dari titik A ke titik B. Tapi begitu barang sampai, bisnis tetap perlu mencatat pesanan, menerbitkan tagihan, memantau stok di gudang, sampai menyusun laporan keuangan — dan ini yang sering luput jadi beban tersendiri kalau masih dikerjakan manual di Excel.
Di sinilah software ERP seperti Ukirama berperan sebagai pelengkap. Modul Pembelian & Penjualan Ukirama membantu kamu mengelola order, pengiriman, dan tagihan dalam satu sistem, sementara modul Inventory Management memantau stok multi-gudang secara real-time — jadi begitu truk dari salah satu aplikasi di atas selesai mengantar barang, datanya bisa langsung tercatat rapi tanpa input ulang manual. Ukirama sudah dipercaya oleh 120+ perusahaan di Indonesia, Singapura, Australia, dan Filipina, dengan waktu implementasi hitungan hari.
Kalau bisnismu bergerak di bidang trading dan distribusi dan butuh sistem yang menyatukan urusan stok, keuangan, dan operasional di belakang layar, kamu bisa konsultasikan gratis kebutuhan bisnismu dengan tim Ukirama.

