Dalam evolusi sistem perencanaan produksi, istilah MRP I, MRP II, dan bahkan โ€œMRP 9000โ€ sering muncul. Namun, banyak yang masih bingung membedakan ketiganya.

Mari kita luruskan!

MRP I (Material Requirements Planning)

MRP I adalah sistem perencanaan kebutuhan material yang berkembang pada era 1960-an dan dipopulerkan oleh Joseph Orlicky.


Fokus utama

๐Ÿ‘‰ Perencanaan material

MRP I menjawab:

  • Material apa yang dibutuhkan?
  • Berapa jumlahnya?
  • Kapan harus tersedia?

Input utama

  • Master Production Schedule (MPS)
  • Bill of Materials (BOM)
  • Data stok & lead time

Kelebihan

  • Mengurangi kelebihan dan kekurangan stok
  • Produksi lebih terjadwal

Keterbatasan

  • Tidak menghitung kapasitas mesin
  • Tidak terhubung ke sistem keuangan
  • Masih bersifat silo

MRP II (Manufacturing Resource Planning)

MRP II adalah pengembangan dari MRP I yang memperluas cakupan perencanaan.

Fokus utama

๐Ÿ‘‰ Seluruh sumber daya manufaktur

Tidak hanya material, tetapi juga:

  • Kapasitas mesin
  • Tenaga kerja
  • Jadwal produksi
  • Biaya produksi

Fitur tambahan

  • Capacity Requirements Planning (CRP)
  • Production scheduling
  • Simulasi skenario (what-if analysis)
  • Evaluasi kinerja produksi

Kelebihan

  • Produksi lebih realistis
  • Perencanaan berbasis kapasitas aktual
  • Mulai terintegrasi dengan fungsi lain

Keterbatasan

  • Masih berfokus pada area manufaktur
  • Belum mencakup keseluruhan perusahaan

โ€œMRP 9000โ€ (ERP)

Perlu ditegaskan:MRP 9000 bukan istilah resmi dalam literatur manufaktur maupun sistem informasi.

Istilah ini biasanya muncul dalam konteks pemasaran atau penyebutan informal.

Biasanya merujuk pada:

๐Ÿ‘‰ Sistem ERP modern yang terintegrasi penuh.

Sistem ini mencakup:

  • Produksi
  • Inventory & purchasing
  • Akuntansi & keuangan
  • Penjualan & CRM
  • Supply chain
  • Laporan dan analitik real-time

Dengan kata lain, yang sering disebut โ€œMRP 9000โ€ sebenarnya adalah ERP (Enterprise Resource Planning).

AspekMRP IMRP IIERP
FokusMaterialSumber daya manufakturSeluruh bisnis
Kapasitas mesinโŒโœ…โœ…
Tenaga kerjaโŒโœ…โœ…
KeuanganโŒTerbatasโœ…
Integrasi lintas divisiโŒSebagianโœ…
Data real-timeโŒTerbatasโœ…

Kesimpulan

  • MRP I โ†’ Fokus pada perencanaan material
  • MRP II โ†’ Mengembangkan perencanaan ke seluruh sumber daya produksi
  • ERP โ†’ Mengintegrasikan seluruh proses bisnis dalam satu sistem

Jika perusahaan ingin tumbuh secara terstruktur dan terkontrol, sistem terintegrasi seperti ERP menjadi upgrade yang logis setelah MRP.