Software payroll hadir sebagai teknologi yang mendukung kemudahan pengelolaan penggajian bisnis.

Melalui software payroll ini, bisnis tidak perlu melakukan pengelolaan penggajian secara manual karena semuanya dapat dilakukan secara otomatis.

Ini membuat software payroll menjadi bagian dari kebutuhan bisnis yang tidak dapat dipisahkan lagi di era seperti saat ini.

Berikut 10 rekomendasi software payroll yang cocok untuk UMKM:

1. GajiHub

Rekomendasi pertama datang dari software payroll GajiHub.

GajiHub merupakan software payroll dan software absensi dengan basis cloud yang cocok untuk semua skala bisnis, termasuk untuk UMKM.

GajiHub dilengkapi dengan sistem otomatis di mana memudahkan perusahaan dalam mengelola data karyawan, menghitung gaji, hingga menyelesaikan kewajiban perpajakan dan iuran BPJS.

GajiHub juga menyediakan versi gratis selamanya dengan fitur-fitur dasar yang cocok untuk bisnis yang baru memulai digitalisasi penggajian.

Selain itu GajiHub juga memiliki fitur rekrutmen di mana memudahkan perusahaan dalam melakukan proses rekrutmen, mulai dari menyiapkan informasi lowongan kerja, menyeleksi berkas lamaran kerja, seperti CV, cover letter, hingga contoh portofolio kerja.

2. Gusto

Gusto merupakan software payroll dengan basis cloud yang khusus untuk UMKM.

Gusto dilengkapi dengan sistem integrasi antara penggajian, administrasi HR, hingga pengelolaan benefit yang ada di dalam satu platform yang mudah untuk digunakan.

Gusto dilengkapi dengan antar muka dengan fitur guided workflow di mana dapat membantu memandu HR dalam menyelesaikan proses payroll secara bertahap.

Cara ini dapat mengurangi risiko kesalahan sekaligus dapat mempercepat waktu proses.

3. OnPay

OnPay merupakan sistem payroll dengan basis cloud yang cocok untuk bisnis kecil hingga menengah yang mendukung penggajian otomatis.

Aplikasi ini memiliki fokus untuk UMKM yang membutuhkan fleksibilitas yang tinggi dan juga efisiensi operasional. Untuk harganya OnPay memiliki harga paling murah $449 per bulan dan untuk setiap penambahan karyawan memiliki biaya $6 per karyawan.

4. Zoho Payroll

Zoho People menjadi rekomendasi berikutnya yang menawarkan pengelolaan penggajian dengan basis cloud.

Zoho Payroll ini dirancang untuk menyederhanakan administrasi kompensasi karyawan, termasuk dukungan kepatuhan terhadap regulasi perpajakan yang dilakukan secara otomatis.

Integrasi dengan aplikasi Zogo, memudahkan bisnis memungkinkan melakukan sinkronisasi data lintas sistem yang dapat meminimalisir entri manual dan mengurangi potensi kesalahan administrasi.

5. Rippling

Rippling merupakan sistem payroll dengan basis cloud yang cocok untuk perusahaan dengan berbagai skala bisnis,

Rippling memiliki fitur payroll global, pajak otomatis, hingga onboarding digital, di mana ini dapat mendukung perusahaan hingga di lintas negara.

Salah satu kekuatan yang dimiliki oleh Rippling ada pada manajemen data organisasi yang terpusat. Ini terdiri dari jabatan, perangkat kerja, hingga lisensi sistem yang dapat dikelola di dalam satu alur.

Dengan begitu proses onboarding dan offboarding karyawan yang ada di lintas negara dapat lebih cepat dan meminimalisir hambatan teknis.

6. Paycom

Sebagai software payroll dengan fitur lengkap, Paycom memberikan pendekatan unik dengan filosofi “single-system HR & payroll” di mana ini artinya seluruh data SDM dan penggajian ada di dalam satu sistem terpadu, tanpa perlu dilakukan sinkronisasi pada lintas platform.

Cara ini dapat mengurangi risiko duplikasi data dan mempercepat proses administrasi HR secara signifikan.

Hal yang menarik dari Paycom ini adalah pilihan pembayaran harian atau daily payroll, di mana ini memungkinkan karyawan menerima gaji dengan fleksibel.

7. ADP Payroll

ADP payroll dikenal sebagai penyedia layanan penggajian paling mapan yang ada di dunia.

ADP Payroll ini memiliki pengalaman yang panjang di berbagai negara, sehingga ADP Payroll dapat menghadirkan software payroll yang dapat menangani berbagai kebutuhan perusahaan di lintas wilayah.

ADP Payroll memudahkan bisnis untuk mengelola kepatuhan yang disesuaikan dengan regulasi setiap negara.

Selain itu, ADP payroll juga memberikan fleksibilitas yang tinggi kepada perusahaan yang berada di banyak wilayah.

8. QuickBooks

QuickBook merupakan aplikasi payroll dengan basis cloud yang menggabungkan proses penggajian dan akuntansi di dalam satu sistem terpadu.

QuickBooks dilengkapi dengan integrasi dengan QuickBooks Accounting, di mana dengan aplikasi ini perusahaan dapat mengelola gaji, pajak, dan juga pencatatan keuangan tanpa perlu berpindah platform.

Proses perhitungan gaji juga dilakukan secara otomatis, pelaporan pajak, dan pencatatan pajak real time, dan pembayaran gaji dengan sistem same-day direct yang berjalan dengan lancar.

9. SAP Success Factor

Rekomendasi berikutnya adalah dari SAP Success Factor yakni sebuah sistem pengelolaan karyawan yang memudahkan pengelolaan seluruh siklus HR dari payroll global hingga manajemen pengalaman karyawan.

SAP Success Factor ini merupakan solusi untuk pengelolaan gaji, kompetensi, KPI, dan riwayat karier yang disimpan di dalam satu cloud yang nantinya jadi bagian “single source of truth” untuk perusahaan.

Melalui cara ini, perusahaan dapat lebih mudah dalam mengambil keputusan dengan basis data real time di seluruh wilayah operasional bisnis.

10. Paylocity

Paylocity merupakan sistem HR dan payroll dengan basis cloud yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan perusahaan dengan skala besar dan enterprise.

Paylocity memiliki kemampuan otomasi tinggi dan pelaporan yang dapat dikustomisasi secara granular, sehingga Paylocity ini cocok untuk mengelola banyak divisi dan wilayah kerja.

Paylocity memiliki dukungan penggajian otomatis yang dapat meminimalisir risiko duplikasi data dan kesalahan input.

Melalui cara ini tim HR dapat dengan leluasa untuk membangun laporan lintas unit, lengkap dengan berbagai wilayah, jabatan, dan periode waktu tertentu.

*Artikel ini hasil kerja sama antara GajiHub dengan Ukirama