Tutorial Cara Membuat Rencana Anggaran Biaya (RAB) Sederhana dengan Excel

By Ayu, 24 Juli 2021
Google Plus Share   Facebook Share   Linkedin Share

Istilah rencana anggaran biaya ini kerap kali digunakan dalam bidang konstruksi. Pada proyek-proyek pembangunan rumah maupun gedung, sebelum dilakukan pembangunan akan dibuatkan rencana anggaran biayanya terlebih dahulu. Biasanya RAB ini akan dibuat oleh pihak kontraktornya kemudian dibahas bersama pemilik rumah atau gedungnya untuk mendapat persetujuan sebelum pembangunan dilakukan. 


Rencana anggaran ini meliputi semua kebutuhan yang harus dipenuhi selama pembangunan rumah atau gedung apapun itu, mulai dari kebutuhan materialnya, jasa tukang dan kulinya hingga biaya-biaya lain yang meliputi. Semua kebutuhan itu diperincikan dan dianggarkan berapa total biaya yang harus disiapkan pemilik bangunan untuk mendanai proyek tersebut. 


Metode perencanaan anggaran keuangan ini sejatinya juga bisa diterapkan di bidang lainnya selain pada konstruksi. Misalkan pada bidang konveksi, distribusi, pengadaan barang-barang kantor, bisnis makanan ataupun pada bisnis agen distributor. Dasar-dasar dari perencanaan ini dapat diaplikasikan hampir di semua bidang bisnis, karena setiap proyek bisnis pasti membutuhkan anggaran. 


Sebuah proyek yang profesional tak mungkin dimulai tanpa adanya rencana anggaran biaya yang sudah matang sebelumnya. Apalagi jika proyek tersebut berskala besar, rencana anggaran biaya yang bisa bernilai milyaran tidak mungkin dibuat main-main. Makin besar anggarannya, makin banyak kebutuhannya, dan makin mendetail pula rencana anggaran biayanya. Kenapa? Karena ini berkaitan dengan uang yang amat sensitif. 

Melalui rencana anggaran biaya ini pemilik proyek yang memiliki modal pendanaan dapat mengetahui besaran biaya yang dibutuhkan sebelum semuanya dimulai. Apa keuntungannya? Kita bisa mengontrol besaran biaya tersebut sebelum disetujui dan dilaksanakan. Jika terlalu banyak bisa dikurangi. Jika kurang bisa ditambahkan. Nah, apa saja manfaat membuat rencana anggaran biaya ini dalam sebuah proyek bisnis? Yuk simak berikut ini.  


Kenapa Membuat RAB Penting?

Ada banyak sekali alasan kenapa membuat rencana anggaran biaya itu penting sekali sebelum sebuah proyek dilaksanakan. Mulai dari efisiensi biaya dan kurun waktu pengerjaan proyek, pemantauan kinerja selama proyek dilakukan hingga mencegah terjadinya pembengkakan biaya. Nah, lebih detailnya yuk kita uraikan berikut ini!

  1. Mengetahui gambaran besar proyek beserta biayanya 

Sebuah proyek, yang dalam hal ini adalah proyek pembangunan rumah, tentu memiliki begitu banyak hal yang butuh dipersiapkan. Ada design rumah, perizinan, sewa alat-alat, beli material, menggaji jasa tukang dan kuli dan sebagainya. Semua itu tentunya sudah masuk dalam perencanaan yang dibuat oleh kontraktornya dalam manajemen pembangunan rumah. 

Nah, seluruh kebutuhan tersebut akan tertera jelas rinciannya dalam RAB lengkap beserta biayanya. Dari rincian biaya itu kita bisa mengetahui bagaimana gambaran makro proyek pembangunan akan dijalankan. Pos mana saja yang membutuhkan biaya terbesar, yang berpotensi membengkak dan mana saja pos-pos yang tidak bisa diutak-atik lagi. 


  1. Estimasi lama pengerjaan akan mempengaruhi estimasi biaya 

Dari RAB itu kita juga bisa mengetahui berapa lama pengerjaan proyek akan selesai melalui rincian kebutuhan. Dari situ kita bisa melakukan estimasi berapa besar biaya yang harus dikeluarkan untuk gaji tukang dan kulinya. 


  1. Kontrol pembekakan biaya karena kejadian tak terduga

Dalam sebuah proyek pembangunan, tak dipungkiri adanya kemungkinan pembekakan biaya disebabkan oleh hal-hal teknis yang tidak masuk dalam rencana anggaran biaya. Tiba-tiba saja kebutuhan itu baru muncul ditengah jalan tanpa diprediksi sebelumnya. Kemudian harus menguras kantong cukup dalam jika tidak, bangunan tak akan selesai. Repot kan? 

Oleh karenanya, rencana anggaran biaya tak hanya berfungsi untuk mengetahui besaran anggaran di awal saja, namun juga sebagai pegangan dalam mengontrol pelaksanaan proyek di lapangan. Dengan memiliki rencana anggaran biaya tersebut, kita bisa mengetahui mana-mana saja pengeluaran yang seharusnya ada dan tidak perlu. Kita juga bisa mengestimasi jika pun terjadi pembengkakan, ada batas wajar yang kita buat untuk anggarannya, jika diatas itu maka bisa dipangkas atau dicarikan solusi lainnya. 

 

  1. Sebagai pijakan penentuan material dan kontraktor pelaksana proyek 

Kita bisa menentukan material apa saja yang akan digunakan dalam proyek berdasarkan kisaran harga yang sudah dibuat saat rencana anggaran biaya disetujui. Jangan sampai memilih material yang lebih mahal dari anggaran yang direncanakan karena itu akan membuat biaya membengkak. Begitu pun dengan jumlah bahan-bahan material yang perlu dibeli, berapa jumlah tukang dan kuli yang dipekerjakan dan kita juga bisa memilih kontraktor proyeknya berdasarkan anggaran dasar yang kita buat. 


Cara Membuat RAB dengan Excel

Membuat rencana anggaran biaya bisa kita lakukan dengan cara yang mudah dan sederhana melalui excel. Tak perlu pusing menghitung total biayanya, karena di excel sudah tersedia banyak rumus yang bisa kita aplikasikan secara otomatis. 

Microsoft excel tak pernah ditinggalkan meski saat ini mungkin sudah banyak berkembang aplikasi dan software yang lebih canggih yang bisa membantu pembuatan RAB secara otomatis. Kenapa? Karena microsoft excel begitu ramah pada pengguna baru. Mudah sekali untuk dipelajari dan digunakan tanpa harus berurusan dengan tools yang rumit. 

Selain itu excel dimiliki hampir semua orang dan sudah sangat familiar dengan kita. Karena itu, pembuatan rencana anggaran biaya ini sangat cocok dikerjakan menggunakan excel. Ada berbagai rumus matematika dasar yang dapat membantu mempercepat kerja kita, seperti sum, average, dan sebagainya. 

  1. Persiapkan data-data yang perlu dimasukkan

Data yang butuh disiapkan adalah kebutuhan material, alat-alat yang dibutuhkan untuk pembangunan, jumlah tukang dan kuli yang dibutuhkan dan estimasi anggaran biaya untuk tiap item tersebut. Data ini bisa didapatkan dari survei harga pasar atau bertanya pada yang lebih ahli. 


  1. Buatlah format tabel di dalam sheet

Format tabel anggaran sebetulnya banyak ragamnya, apapun kolom dan bentuk formatnya, yang penting semua kebutuhan bisa terpetakan dengan jelas dan juga anggaran biayanya terhitung secara mendetail. 


  1. Masukkan data-datanya sesuai dengan tabel

Setelah format pada excel jadi, kita hanya perlu memasukkan data yang sudah disiapkan, seperti contoh di bawah ini: 

Semoga artikel ini membantu Anda semakin paham membuat rencana anggaran biaya menggunakan excel. Semoga bermanfaat!



Baca juga

Cara Membuat Rencana Anggaran Biaya (RAB) Sederhana Menggunakan Microsoft Excel

Berikut Cara Mudah Membuat Laporan Keuangan Perusahaan Konstruksi (Kontraktor) Serta Contohnya!

Tips Jitu untuk Para Kontraktor Agar Perusahaan Konstruksi Dapat Untung serta Cara Menghitungnya

Cara Menghitung Keuntungan Perusahaan Kontraktor Secara Efisien

Cara Membuat Anggaran / Budget Proyek pada Perusahaan Kontraktor

© 2021 PT Ukirama Solusi Indonesia Bahasa Indonesia | English   Google Plus   Instagram   Facebook   Linkedin