7 Perbedaan Aplikasi ERP dengan Aplikasi Akuntansi

Sindhu Partomo
Ilustrasi ERP

Daftar Isi


Apa itu ERP?

ERP atau enterprise resource planning adalah sistem terpadu yang digunakan oleh perusahaan untuk mengintegrasikan atau menghubungkan proses proses yang ada serta merencanakan kebutuhan sumber daya dari perusahaan. Sistem ERP bertugas membantu perusahaan dalam mengelola operasional seperti penjualan, pembelian, produksi, keuangan, rantai pasok (supply chain), bisa juga sampai manajemen proyek dan sumber daya manusia.

Apa Manfaat Aplikasi ERP?

Perusahaan yang masih baru atau berskala kecil mungkin masih memakai spreadsheet manual atau software accounting untuk operasionalnya, tapi kini, banyak perusahaan di seluruh dunia beralih ke ERP. Aplikasi ERP kini sering direkomendasikan sebagai solusi terbaik untuk menyediakan laporan dengan cepat dan akurat, bahkan otomatis. Tidak cuma untuk divisi sales atau accounting, semua divisi yang diberi akses oleh manajemen bisa mendapatkan laporan rutin dengan otomatis.

7 Perbedaan Aplikasi ERP dengan Aplikasi Akuntansi

1. Cakupan Bisnis

Perbedaan pertama dan utama antara ERP dan aplikasi akuntansi, adalah cakupan ERP yang lebih luas. ERP adalah aplikasi yang jadi sistem untuk mengelola keseluruhan bisnis, sedangkan aplikasi akuntansi hanya berfungsi untuk pembukuan dan laporan keuangan.

2. Fleksibilitas

Karena fungsinya terbatas, aplikasi akuntansi umumnya tidak bisa disesuaikan dengan kebutuhan spesifik perusahaan. Kalau kamu butuh laporan stok berdasarkan resep untuk memproduksi makanan dan minuman, misalnya, aplikasi akuntansi tidak bisa melayani kebutuhan yang spesifik pada industri tersebut. Sebaliknya, ERP dirancang dengan berbagai modul yang bisa diatur sesuai kebutuhan bisnis di industri yang digeluti perusahaan kamu.

3. Analisis Bisnis

Karena menangani data dari pembelian, penjualan, gudang, sampai gaji karyawan, aplikasi ERP bisa memberikan analisis yang lengkap tentang profitabilitas perusahaan. Kamu bisa tahu cabang toko mana yang paling untung dan mana yang merugi, misalnya. Kamu bisa juga mencari tahu produk mana yang menghasilkan profit paling besar. Fungsi analisis in tidak ada di aplikasi akuntansi, yang terbatas pada laporan keuangan standar.

4. Skalabilitas Bisnis

Aplikasi akuntansi bisa dipakai oleh bisnis mikro dan kecil yang cukup dengan sistem pembukuan sederhana. Masalahnya, ketika suatu perusahaan mulai berkembang, berdiri cabang-cabang baru, perusahaan pun butuh analisis stok, cabang, dokumentasi inventaris dan pengiriman, serta masih banyak lagi. Aplikasi ERP dirancang untuk bisnis dengan skala yang terus membesar, sedangkan aplikasi akuntansi tidak bisa mengakomodasi kebutuhan perusahaan besar yang semakin kompleks.

5. Dapat Digunakan Oleh Semua Divisi

Aplikasi ERP memiliki fungsi untuk divisi akuntansi, keuangan, sales, gudang, sampai human resources. Dengan ERP, semua divisi bisa berbagi informasi dan laporan setiap saat, tanpa harus repot dalam komunikasi. Sedangkan dengan aplikasi akuntansi, semua divisi harus melakukan pembukuan dan mengakses laporan secara manual.

6. Menggunakan Bahasa Operasional

Aplikasi akuntansi menggunakan bahasa akuntansi, yang kadang tidak bersahabat untuk pengguna dari divisi selain keuangan dan akuntan. Sedangkan aplikasi ERP dirancang mengusung bahasa operasional yang mudah dipahami oleh karyawan sehari-hari.

7. Integrasi Fitur

Perusahaan yang memakai aplikasi akuntansi, akan membutuhkan berbagai software terpisah lainnya untuk mengelola gudang, cabang, online marketplace, dan sebagainya. Bedanya, dengan aplikasi ERP, semua fungsi sudah terintegrasi. Laporan penjualan akan terkoneksi dengan data stok di gudang maupun laporan keuangan, sehingga tidak ada data yang berselisih.

Selain fungsi dan data yang terintegrasi, pengeluaran perusahaan juga bisa lebih hemat, karena tidak perlu membeli dan mengurus beberapa macam aplikasi. Apalagi, tidak semua aplikasi akuntansi, gudang, dan penjualan bersifat gratis saat melakukan update.

Salah satu aplikasi ERP yang lengkap dan tidak memerlukan biaya tambahan untuk maintenance adalah Ukirama. ERP dari Ukirama sudah memiliki modul lengkap mulai dari accounting, finance, purchase & sales, inventory, project management, hingga human resources, yang semuanya terintegrasi. ERP dari Ukirama punya fitur andalan seperti dashboard dengan visualisasi business intelligence, pemberian approval tunggal maupun bertingkat untuk setiap dokumen, dan sebagainya. Dengan modul lengkap dan basis cloud yang tidak perlu biaya perawatan, Ukirama ERP bisa menjadi pilihan untuk perusahaan yang ingin solusi software jangka panjang, didukung oleh customer support yang baik, cepat dan mudah diimplementasikan.

Pelajari lebih lanjut tentang perbedaan ERP dan software akuntansi di sini.

Ukirama ERP memudahkan ratusan perusahaan mengelola bisnis setiap hari

Jadwalkan Demo

Sindhu Partomo
Sindhu Partomo

Seorang penulis dengan fokus pada Branding dan Digital Marketing

You Might Also Like