Cara Menghitung Biaya dengan Metode Variable High-Low

Sindhu Partomo
Ilustrasi Variable dan Fixed Costing

Daftar Isi


Dalam menjalankan sebuah bisnis, perusahaan harus bekerja secara lebih efisien dan juga ekonomis sehingga mereka bisa beradaptasi di era globalisasi. Hal ini penting diterapkan karena perusahaan yang akan bertahan di dalam persaingan hanya perusahaan yang memang menjalankan semua kegiatannya secara lebih efisien, produktif, dan tentunya lebih ekonomis. Salah satu faktor untuk menunjang keberhasilan atau agar bertahan di era globalisasi adalah memiliki kemampuan di dalam menurunkan biaya. Namun di dalam penurunan biaya tersebut juga tidak sampai mengurangi atau bahkan mengorbankan mutu perusahaan. Oleh sebab itu setiap manajer perusahaan harus memahami dengan betul apa saja masalah yang akan dihadapi dan bagaimana cara penanganan terhadap masalah tersebut, terutama masalah yang berkaitan dengan biaya. Selain itu, hal lain yang harus diperhatikan adalah mengenai pemahaman mengenai penggolongan biaya sesuai dengan perilaku biaya. Setidaknya ada tiga faktor penting yang dapat mempengaruhi perilaku biaya. Setiap faktor tersebut saling berhubungan antara yang satu dengan yang lain. Diantara ketiga faktor tersebut, terdapat faktor perubahan volume kegiatan biaya. Faktor ini didasari oleh pengaruh perubahan volume pada perubahan biaya yang di dalamnya terdiri dari biaya variabel, biaya tetap, maupun juga biaya semi-variabel.Sebenarnya selain ketiga faktor di atas juga masih ada faktor lainnya yang dapat mempengaruhi perilaku biaya. Faktor tersebut bisa berasal dari internal maupun juga eksternal sosialisasi. Bukan hanya itu saja, masih ada faktor tradisional yang digunakan untuk menaksir biaya dan hanya digunakan untuk mempertimbangkan satu titik saja. Dengan begitu, di dalam penyusunan anggaran bisa lebih fleksibel karena sudah menggunakan rumus.

Cara Menghitung Biaya dengan Menggunakan Metode Variable High-Low

Di bawah ini kita akan membahas bagaimana cara menghitung biaya dengan menggunakan metode variable-high. Namun sebelum itu, kita perlu ingat bahwa metode yang akan digunakan ini masuk ke dalam kategori metode semi-variabel. Artinya, kita nanti akan mencampurkan nilai antara titik tertinggi dan titik terendah.

Metode titik tertinggi dan titik terendah ini juga dinamakan sebagai high and low method. Metode ini digunakan untuk memisahkan antara biaya variabel dan juga biaya tetap di dalam periode tertentu. Pemisahan biaya tersebut dilakukan antara dasar kapasitas dan juga biaya titik tertinggi dengan biaya titik terendah. High-low method ini memiliki beberapa kelebihan dan kekurangannya. Salah satu keunggulan yang dimiliki oleh metode ini adalah penggunaannya yang sangat sederhana sehingga dapat dihitung dan dapat dipakai dengan mudah. Sementara untuk kekurangannya adalah metode ini cenderung masih kurang teliti dan cermat. Mengapa? Karna penghitungannya hanya berdasarkan pada berapa besar tarif untuk variabel satuan. Jadi, persamaan Y = a + b (x) bisa ditentukan. Di bawah ini akan kami jelaskan bagaimana langkah-langkah yang harus kamu lakukan ketika hendak memisahkan antara biaya variabel dan juga biaya tetap dengan menggunakan metode titik tertinggi dan juga titik terendah.

Cara Menentukan Biaya Variabel Satuan = b

  • Untuk biaya titik tertinggi yaitu Yt = a + bxt
  • Untuk biaya titik terendah adalah Yr = a + bxr
  • Sementara untuk perbedaannya yaitu Yt – Yr = bxt – bxr
  • Jadi, b (xt – xr) = Yt – Yr
  • Yt = jumlah biaya yang ada pada titik tertinggi
  • Yr = merupakan jumlah biaya yang ada pada titik terendah
  • a = jumlah total dari biaya tetap
  • Xt = kapasitas tertinggi
  • Xr = kapasitas terendah

Cara Menentukan Total Biaya Tetap = a

Total biaya yang ada pada biaya tetap bisa dihitung dengan melalui biaya titik tertinggi maupun juga biaya titik terendah. Adapun rumus yang digunakan yaitu :

a = Yt - b * Xt

Cara Menentukan Besar Anggaran Fleksibel

Setelah sebelumnya kamu sudah berhasil menentukan nilai a dan b, maka langkah yang harus kamu lakukan selanjutnya adalah dengan menentukan berapa besar persamaan maupun rumus untuk biaya anggaran fleksibel. Rumusnya adalah:

Y=a+b x

Di bawah ini informasi mengenai biaya reparasi dan juga pemeliharaan dari PT. Indah Jaya dengan berdasarkan tingkat kegiatan tertinggi dan terendah.

Contoh Perhitungan Fixed & Variable Costing High-Low Method (1)

Jumlah Jam Mesin

Tingkat tertinggi: 8.000 Terendah: 4.000 Selisih: 4.000

Biaya Reparasi dan Pemeliharaan

Tertinggi: 1.000.000 Terendah: 400.000 Selisih: 600.000

Jadi, untuk biaya variabelnya adalah:

600.000 : 4.000 = 150 per jam mesin

Sementara itu, untuk perhitungan mengenai unsur biaya tetap di dalam biaya reparasi dan juga pemeliharaan mesin bisa kamu perhatikan berdasarkan keterangan tabel di bawah ini:

Contoh Perhitungan Fixed & Variable Costing High-Low Method (2)

Sekadar informasi bahwa fungsi dari adanya biaya reparasi dan juga pemeliharaan akan dinyatakan secara sistematis, yakni berbentuk fungsi linier dengan Y = 200.000 + 100x. Demikian informasi yang bisa kami jelaskan tentang bagaimana cara menghitung biaya dengan metode variable high and low. Kesimpulannya, di dalam menjalankan usaha harus dilakukan dengan persiapan yang matang. Perusahaan juga harus mampu beradaptasi dengan lingkungan, apalagi di era globalisasi sekarang ini maka perusahaan akan dituntut mampu bekerja dengan efektif, efisien, ekonomis, dan juga produktif.

Untuk itu perlu dilakukan berbagai terobosan untuk membuat perusahaannya tetap bertahan. Salah satu yang bisa dilakukan adalah dengan kemampuan untuk menekan biaya. Namun tetap tidak mempengaruhi mutu atau kualitasnya. Semoga informasi ini bermanfaat.

Kalau kamu mau tahu lebih banyak tentang akuntansi, ERP, atau ingin bisa menjalankan pencatatan dan analisis akuntansi secara serba otomatis, pelajari fitur dari Ukirama di sini.

Sumber: https://e-journal.uajy.ac.id/4860/3/2EA16131.pdf https://ejournal.unkhair.ac.id/index.php/trust/article/view/5584/3521

Ukirama ERP memudahkan ratusan perusahaan mengelola bisnis setiap hari

Jadwalkan Demo

Sindhu Partomo
Sindhu Partomo

Seorang penulis dengan fokus pada Branding dan Digital Marketing

You Might Also Like